"RUU Penghapusan KekerasanSeksual adalah RUU yang Islami" Tread Merespon Petisi Maimon Herawati yg Anggap RUU-PKS Pro Zina

Menelisik lebih dalam pengertian zina
1
Laily Fitry @MahameruLee

Muslima Feminist Theologian-in-training @ND_Grad, Columnist @jakpost @the_magdalene @conversationIDN, The head behind @NDFemTheo: "God also has R-H-M"

Laily Fitry @MahameruLee

Baru saja sy bikin twit pamitan u/ tdk ber-twitter u/ sementara, sy menemukan petisi viral yg kontra dg RUU-PKS dg brbagai alasan yg terdengar relijius. Mengingat pentingnya isu tsb, Ini akan mnjadi utas terakhir sy sblum off dr Twitter. "RUU-PKS ADALAH RUU YG ISLAMI":

29/01/2019 15:24:46 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

1. Salah satu kontra-argumen yg mendasar dr petisi itu menyatakan bahwa RUU-PKS akan melegitimasi praktik zina, & dengan demikian tidak dpt dibenarkan secara Islami.

29/01/2019 15:24:46 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

2. Respon sy: Entah mungkin si pembuat petisi & pendukungnya belum membaca draf rancangan RUU terkait, krn kalau mrk membacanya maka akan jelas bahwa yg ingin dihapuskan adl 'KEKERASAN SEKSUAL' & MENGHAPUSKAN KEKERASAN SEKSUAL TDK SAMA DENGAN MELEGITIMASI ZINA.

29/01/2019 15:24:46 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

3. Jadi begini, definisi zina dlm Fiqh itu trgantung kpd 2 aspek: 1, apakah ada tali legalitas? 2, apakah ada persetujuan kedua pihak u/ bersenggama?.

29/01/2019 15:24:47 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

4. Dlm hukum Islam, zina adl senggama yg dilakukan DILUAR 3 konteks legal (pernikahan, kumpul kebo brsama budak2 perempuan, & relasi seks antara pemilik & budaknya) dg PERSETUJUAN kedua belah pihak. Hukumannya adl hadd krn zina trmasuk dlm pelanggaran Hak2 Ketuhanan.

29/01/2019 15:24:47 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

5. Tuduhan zina hanya bisa dijustifikasi melalui 4 saksi mata berintegritas tinggi yg melihat scr langsung bahwa ada penis yg memasuki vagina. Tuduhan yg tdk memenuhi prasyarat tsb disebut sbg Qadhf & sang penuduh harus dihukum scr hadd juga.

29/01/2019 15:24:47 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

6. Namun, dlm hukum Islam juga ada yg namanya Istikrah 'ala al-Zina (Zina yg dipaksa). Inilah klasifikasi hukum Islam u/ berbagai bentuk kekerasan seksual, mulai dari perkosaan & berbagai kekerasan fisik lainnya.

29/01/2019 15:24:47 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

7. Prinsip Istikrah 'ala al-Zina ada dua: 1, sang perempuan & laki2 tdk berada dlm konteks hubungan legal yg dijelaskan diatas, 2. tidak ada persetujuan dri perempuan u/ senggama.

29/01/2019 15:24:48 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

8. Soal hukuman, pelaku kekerasan dlm Istikrah zina dikenai 2 hukuman, 1, ganti rugi kpd korban, 2, hukuman hadd (bisa cambuk/rajam tergantung pendapat ulama) krn dia telah melakukan zina. Korban dlm hal ini harus dilindungi & diberi ganti rugi.

29/01/2019 15:24:48 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

9. Itu hukum fiqh yg terbentuk dr abad ke-8 sampai abad ke-12 Masehi, tentunya tdk sempurna krn belum ada pemahaman soal HAM. Tapi, apa kita tdk malu dg manusia2 di abad ke-8 yg sudah mengadvokasi soal hak2 korban sementara kita di abad 21 malah menghukum korban?

29/01/2019 15:24:48 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

10. Maka, jika pendukung & penulis petisi itu benar2 ingin mengikuti hukum Islam. Mrk harusnya mengikuti klasifikasi Istikrah zina yg merupakan tindakan kriminal di mata Islam.

29/01/2019 15:24:48 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

11. Namun bgmana dg zina yg mjdi bagian dari kehidupan masyarakat? Spt yg sudah dijelaskan, zina bisa dihukum hanya jika saksi2 memenuhi syarat2 diatas. Dg demikian, razia di hotel2/kos2an tdk memenuhi syarat2 kesaksian itu & digolongkan sbg Qadhf.

29/01/2019 15:24:48 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

12. Dg kata lain, justru mrk yg mlakukan razia zinalah yg hrs dihukum scr hadd. Selama anda tdk melihat hubungan organ intim scr langsung, & selama integritas moral anda sendiri sbg 'saksi' tdk terbukti baik, maka andalah yg harus dihukum.

29/01/2019 15:24:49 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

13. Bgmana soal perkosaan dlm pernikahan? Disinilah fiqh tdk bs memberi jawaban krn fiqh yg masih digunakan hingga saat ini adl produk hukum suatu era dimana perempuan scr literal merupakan anggota masy. kelas 2.

29/01/2019 15:24:49 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

14. Namun, fiqh juga memiliki mekanisme u/ menjawab tantangan zaman. Melalui Ijtihad, bahtsul masa'il, qiyas, dsb, fiqh dpt berevolusi sesuai dg permasalahan yg muncul di konteks & era tertentu.

29/01/2019 15:24:49 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

15. Evolusi fiqh u/ melindungi perempuan dlm konteks domestik harus dilakukan krn hal itu merupakan prinsip Qur'ani juga. Hubungan domestik dlm al-Qur'an dijelaskan dlm prinsip saling menyayangi & melindungi.

29/01/2019 15:24:49 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

16. Bbrp hadith juga menyebutkan tindakan Nabi yg melindungi perempuan2 yg menjadi korban KDRT. Bahkan dlm 1 hadith, Nabi mengijinkan seorg perempuan u/ bercerai dr suaminya krn pernikahannya dilakukan tdk atas kehendak sang perempuan.

29/01/2019 15:24:49 WIB
Laily Fitry @MahameruLee

17. Intinya, RUU-PKS adl hal yg sangat Islami krn 'kekerasan seksual sbg aksi kriminal' sejalan dg prinsip Istikrah zina dlm fiqh. Pun, perlindungan hak2 prempuan selaras dg pesan2 Qur'ani, & prilaku Nabi dlm sirah & hadith. Lalu siapa yg tdk Islami? Mereka yg menentangnya.

29/01/2019 15:24:49 WIB
Kunderemp Pradana @kunderemp

@gloriaglorio @MahameruLee @ChangeOrg_ID Tidak benar. Itu hoax. Beredar melalui di antaranya situs Hidayatullah dengan penulis Ragil Rahayu Wilujeng. Saya tak tahu asal hoax itu. RUU PKS yang asli ada di situs DPR: dpr.go.id/doksileg/prose…

29/01/2019 18:41:37 WIB
Kunderemp Pradana @kunderemp

@gloriaglorio @MahameruLee @ChangeOrg_ID Saya yakin ada yang banyak terkecoh seperti Anda. Sebagai gantinya, beritakan bahwa RUU PKS yang asli ada di situs DPR dan bukan berisi berita yang menyebar seperti yang anda dapat.

29/01/2019 18:53:17 WIB
mariobross @neaaara3

@kunderemp @gloriaglorio @MahameruLee @ChangeOrg_ID Kenapa berita2 itu g kasih tautan ini ya? Pdhal tinggal comot g perlu ijin g perlu repot

30/01/2019 06:30:52 WIB
Load Remaining (15)

Comment

No comments yet. Write yours!