0
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Jika calon pemimpin maju ke muka publik dengan terus menerus membaca teks/konsep. Artinya isi kepala calon pemimpin tadi, dipastikan minim dan tidak orisinil. #SelamatTinggalJKW pic.twitter.com/tifdJotmP3
Expand pic
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Kadang dalam pertarungan, adakalanya musuh menggunakan TOPENG orang jujur sederhana. Utk sembunyikan wajah aslinya. Di medsos, wajah aslinya udah lama terkuak. Penuh make up, tidak berisi, dan yg pasti palsu. #SelamatTinggalJKW
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Klo tiap petarung selalu gunakan hati. Maka tak ada kepala pengkhianat terpenggal oleh pedang kebenaran. Hilangkan sejenak rasa kasihanmu, karena musuhmu pandai bermain mimik muka. Menikam disaat kau obati lukanya. Menerjang saat kau bantu berdiri. Hajar !! #SelamatTinggalJKW
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Ciri paling kentara bengisnya org itu adl, di statement terakhir. Ia acungkan pedang, menabuh genderang pertikaian. Kenapa dijawab dengan santun? Padahal, seribu anak panah kau punya, pedang setajam excalibur ada di genggaman. Majulah, dan sumpal mulut dia. #SelamatTinggalJKW
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Dengan mengatakan "saya tidak punya beban masa lalu" adl bukti nyata ngaciro tinggi hati, gk ada sedikitpun penyesalan udh batal janji pilpres 2014. Pdhal rakyat menunggu realisasi janji2 tadi. Ingat jae, janji itu hutang. Akan ditagih nanti di akhirat. #SelamatTinggalJKW pic.twitter.com/1IFIDQ2RkF
Expand pic
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Tahun 2012 - di SD Negeri 03 Pagi Rawamangun, Jaktim, Kamis 8/11. Tahun 2014 - di Kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta, 22/01. Tahun 2019 - 3 bulan jelang Pilpres kembali gunakan jurus : sederhana merakyat. Ayo pikir lagi yg benar, apa yg dia lakukan sebenarnya?? #DustamuAbadi pic.twitter.com/WkRgzjuRdp
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Jurus itu bernama : Sederhana - Merakyat | a thread | Sang sutradara sangat paham, lebih selama tiga dasawarsa. Bangsa ini seakan tercerabut dari kedekatan dengan pemimpinnya. pic.twitter.com/RYPgVb7Ynn
Expand pic
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Dimulai di tahun 2012, bersatulah para komprador asing, atas nama konsultan politik sang gubernur jenderal kota betawi. Mereka perlahan menjejalkan tokoh populis tapi semu. Berwajah pendusta, banyak seringai menandakan kerasnya hati. Walau diakui, cara tersebut sangat jitu.
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Untuk menarik minat dan selera 'menghamba' dari budaya patrilineal milik bangsa jawa. Mengangkat sembah pada BONEKA. Bergulir waktu di 2014, level dinaikkan oleh meneer greenberg. RI 1 incarannya. Dan masih memakai pola yg sama : sederhana merakyat.
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Maka, dibombardirlah mata-telinga rakyat jelata. Dengan frekwensi jahanam milik penguasa media. Pagi siang sore malam. 24 jam 7 hari seminggu. Rakyat dibodohi oleh narasi murahan. Sepatu, sendal jepit, masuk gorong2, manjat tangga, makan lesehan, tukang tambal ban.
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Bahkan akhirnya, ranah agama juga di eksploitasi oleh dalang durjana. Saat sakral seorang muslim sholat menghadap Allah SWT, bisa menjadi headline utama. Dari media bergincu milik penyokong rezim. Mengambil air wudhu jadi tak suci lagi, ketika sudah dijadikan komoditas politik.
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Di 2019, mereka kelompok pengkhianat negeri datang lagi. Dengan pola dan sistem yg sama : jurus sederhana merakyat. Diperparah dengan masifnya barisan antek pengkhianat. Nama abu dajjal, densi, dede biawak. Merupakan racun berbisa yg dipelihara rezim.
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Racun bagi netizen swing voter, bahaya bagi millenial buta politik. Ancaman bagi pemilik ktp elektronik baru yg akan gunakan hak pilihnya. Mereka ikut dalam narasi dungu massal buzztak. Buzzer istana katak. Bohong dicitrakan kerja. Hutang di-spin sebagai kepercayaan. Dungu.
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Narasi dungu yg akhirnya menghasilkan 5 ribu triliun utang LN, 23 BUMN sekarat, gelombang PHK, kriminalisasi ulama, stigmaisasi umat islam sbg kaum radikal, pembungkaman suara kritis. Mohon dengan sangat, jangan mau dikecoh lagi. --end abm 20/01/19
abumumtazhakim @abumumta2hakim
Pemimpin brengsek tuh yg suka boong, khianat, ingkar pd ucapannya sendiri. Dan bersembunyi ketika ditemui ulama. Gitu kan Pak Wir?
abumumtazhakim @abumumta2hakim
"Jgn pilih pemimpin yg brengsek," tegas Wiranto. ----- Bener, emang brengsek tuh org yg kabur saat ditemui ulama, ngebiarin naker asing merajalela, utang ugal2an smpe 5rb T, 66 janji pilpres gk dipenuhi, cadev malah terkuras. #PrabowoSandiSolusiNKRI news.detik.com/read/2019/01/2…
URL detiknews 13512 Apel Siaga Pemilu, Wiranto: Jangan Pilih Pemimpin Berengsek! Siapakah pemimpin brengsek yang dimaksud Menko Polhukam Wiranto?

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.