0

Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru di mana pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul 20% atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf bergembira.

Sebab, hasil survei itu dinilai menunjukkan preferensi pemilih di Pilpres 2019 tidak banyak berubah. Artinya, pemilih Jokowi dianggap tetap setia melabuhkan dukungan kepada pasangan nomor urut 01 itu.

"Bagi kami, dengan angka-angka survei yang rata-rata di atas 52% ini cukup menggembirakan," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani, kepada wartawan, Selasa (8/1/2019).

Baca juga: Survei Indikator: Jokowi-Ma'ruf 54%, Prabowo-Sandiaga 34%

Arsul mengatakan, selama 4 bulan terakhir, tren elektabilitas kedua paslon memang tidak banyak berubah. Kalaupun ada kenaikan, itu hanya berkisar tidak lebih dari 3%.

"Ini memberikan indikasi kuat bahwa preferensi pemilih relatif tidak banyak berubah. Artinya, mereka yang telah memutuskan memilih Jokowi-Ma'ruf Amin maupun Prabowo-Sandiaga tetap pada pilihan masing-masing. Yang tampaknya mulai bergeser adalah semakin sedikitnya undecided voters," tutur Arsul.

Politikus PPP itu pun meyakini pihaknya akan dapat mempertahankan hasil survei yang sudah berada di angka 50% ke atas. Selain itu, dia yakin Jokowi-Ma'ruf akan dapat menggaet undecided voters.

"Kami yakin dapat kami pertahankan sekaligus mendapat tambahan dari undecided voters yang makin akan bisa membedakan mana paslon yang telah jelas rekam jejaknya dan mana yang hanya menebar janji tanpa agenda aksi atau kebijakan yang jelas," kata Arsul.

Baca juga: Survei LSI soal Pileg: PDIP Teratas, Gerindra-Golkar Berebut Posisi 2

Seperti diketahui, Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019. Hasilnya, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul 54,9% atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang memperoleh 34,8%.

Sekitar 9,2 persen responden belum menentukan pilihan dan 1,1 persen mengaku tidak mau memilih atau golput. Indikator juga mencatat kenaikan suara Jokowi-Ma'ruf ataupun Prabowo-Sandiaga dibandingkan bulan sebelumnya.

Survei ini dilakukan pada 16-26 Desember 2018 dengan metode random sampling. Sebanyak 1.220 orang dijadikan responden dengan margin of error 2,9 persen

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.