Add to Favorite
0
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Bua ha ha. Kedua kubu udah pasang tagar menang buat debat yg belum dimulai. Pada ngerti ngga gimana cara menentukan pemenang dari suatu debat model begini? Yg ada paling banter cuma saling ejek mengejek. Wong modalnya cuman fanatisme. Otak lagi diparkir. :)
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Tapi kalo mau meninggalkan sedikit fanatisme dan mulai pakai akal sehat maka mari kita memahami apa yg harus dicari dalam menilai suatu debat presiden. Saya bantu.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Debat presiden dengan format yang ada tidak mungkin bisa memberikan penjelasan atas gagasan secara komprehensif. Kemampuan memilih kata" kunci akan memperjelas kualitas artikulasi seorang pemimpin. Lihat kata" kuncinya. Sampai ngga gagasannya?
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Yang kedua, dalam suatu debat akan terlihat kemampuan untuk merespon dengan suatu pertanyaan atau serangan secara cepat. Anda harus lihat di sini seberapa mampu capres tersebut melihat lubang dalam penyampaian gagasan lawannya tadi.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Yang ketiga, tentu saja kemampuan menjawab dengan sama cepat dan tajamnya. Kalo pertanyaan atau serangannya gampang ya menjawabnya juga gampang. Perhatikan apakah jawaban yg diberikan 1. Sesuai pertanyaan 2. Memberi gagasan yg lebih baik.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Yang keempat, debat dilakukan untuk menilai penguasaan medan. Kita bisa menilai confidence, presence of commanding aura, likeability dan kemampuan untuk berada dalam resonansi yang sama dengan voters.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Yang kelima tentu saja pilihan data (diuji melalui fact check) dan silogisme dalam berargumentasi. Fact check tentu sulit untuk langsung dilakukan. Tapi silogisme harusnya bisa cepat dilihat. Ini soal cara menarik kesimpulan dari kumpulan premis.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Kalau anda berani jujur dengan penilaian ini maka kita akan tahu siapa yang lebih punya kualitas menjadi presiden. Tapi susahnya anda lebih suka nuduh lawannya pembohong ya saya mau ngapain lagi? :)
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Bola liar itu sebenarnya adalah KHMA. Yg 3 saya pernah saksikan mereka berdebat. Tapi KHMA saya tidak pernah. Saya tahu blio politikus kawakan dari jaman pak Harto. Tidak memandang rendah kemampuan blio tentunya. Mari kita lihat nanti.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Babak pertama ya seperti yang telah diduga hanya balapan jargon. Tapi tentu saja ada beda antara gagasan yg dibacakan dan gagasan yang dikomunikasikan. Kalo masih bilang babak ini Jokowi menang ya keterlaluan. :p
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Masih balapan jargon. Belum ada pukulan yg menohok walau ada senggol menyenggol sedikit. Tapi kayaknya KHMA malah jadi kartu mati nih. Kesian juga pak Jokowi. :)
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Emang ngga banyak yg bisa dibandingkan dari kedua paslon ini. Sama" mengandalkan persiapan berdasarkan kisi". Saat harusnya menyerang jawaban lawan malah bacain contekan. Ya ngga debatlah namanya.
Pelan-pelan, Awe! @awemany
Males ah. Mending nonton youtube belajar bahasa jerman. Ketauan ada manfaat. :)
Login and hide ads.
Login and hide ads.