Add to Favorite
0
Eliya @eliya_mkom
Perjalanan kampanye pemilu 2019 sudah berjalan 6 bulanan, tak terasa, mungkin ada tak merasakan, karena terus berkutat dalam penghidupan, tapi Nampak banyak yang berusaha mendapatkan sebanyak banyaknya info, karena menyadari bahwa inilah momen utk merubah kehidupan.
Eliya @eliya_mkom
Banyak pergerakan yang dilakukan dan harus diakui dari 4 orang kandidat di Pilpres, yang paling banyak pergerakannya adalah bang @sandiuno Angka 1000 titik dipermasalahkan, dianggap mustahil, tapi respon masyarakat dan hasil kenaikan elektabilitas lebih penting dari pada angka.
Eliya @eliya_mkom
Yang tergabung dalam WAG pendukung @prabowo @sandiuno dimana salah satu miminnya rutin setiap hari memposting jadwal bang Sandi, pastinya paham dan mengerti bahwa angka yang disebut 1000 titik itu nyata adanya, karena setelah posting jadwal mimin WAG juga posting foto di Lokasi.
Eliya @eliya_mkom
Diantara anggota WAG mungkin ada yg memanfaatkan foto dan video yang dishare mimin itu sebagai bahan utk posting dimasing masing akun medsosnya, ada yang cuma lihat, nyimak dan membiarkan foto, video itu memenuhi SDcardnya. Tapi foto dan video itu merupakan barbuk 1000 titik.
Eliya @eliya_mkom
Pergerakan @prabowo dan Mukidi Relatif berimbang, sementara yai tertinggal jauh, selain faktor usia, konon "kecelakaan" yang menyebabkan terkilir menghambat langkahnya, lebih banyak menerima tamu dirumah saja. Pemimpin itu didatangi dan mendatangi, bukan cuma menunggu datang.😁
Eliya @eliya_mkom
Tak bisa dipungkiri pergerakkan kandidat ini membawa pengaruh signifikan bagi elektabilitas kandidat. Gak salah kalau mukidiman "klojotan" protes tentang angka 1000 titik,.nyata Dipemilu 2014 lalu bahkan tak sedikit caleg yg menginap dirumah warga demi meningkatkan elektoralnya
Eliya @eliya_mkom
Kesimpulannya, elektabilitas @prabowo @sandiuno yang sudah diatas 50% terus meningkat mengalahkan mukidi dan yai. Partai pendukung yang aktif turut turun bersama Bang Sandilah yang mendapatkan bonus elektoral lebih banyak, ayo partai mana itu ? Yg merasa ngacung.
Eliya @eliya_mkom
Tidaklah benar partai pendukung @prabowo @sandiuno tidak mendapatkan coattail effect jika mengkampanyekan #PrabowoSandi Tidak benar hanya @Gerindra saja yg mendapatkan coattail effect, hal itu kembali kepada, seberapa besar dukungan dan keikutsertaan partai dalam mengkampanyekan
Eliya @eliya_mkom
Pemilu serentak pilpres dan pileg memang menyebabkan publik lebih fokus pada kandidat pilpres, partai dan caleg yang terus hadir disetiap kesempatan bang @sandiuno bergerilya ataupun Mas @prabowo menyambangi rakyat, merekalah yang mendapatkan coattail effect itu.
Eliya @eliya_mkom
Kalau ada yg bilang cuma.@Gerindra yang untung, mungkin dapat masukan dari pihak sebelah yang ingin memecah. Masih ada waktu kedepan, jika @AgusYudhoyono turun bersama bang @sandiuno dan @SBYudhoyono jalan bareng @prabowo suara @PDemokrat akan melambung tinggi. Yakinlah itu.
Eliya @eliya_mkom
Begitu juga bagi partai lain, misal @TitiekSoeharto turun ke masyarakat bersama @prabowo dan @hputrasoeharto ikut serta dalam perjalanan menjemput kemenangan bersama @sandiuno tentu suara @Partaiberkarya akan melambung cc @PriyoBudiS Intinya tingkat ketokohan juga berpengaruh
Eliya @eliya_mkom
Masih ada waktu yang tersisa, tak ada lagi alasan untuk tak bergerak merebut suara masyatakat, kehadiran tokoh ditengah masyarakat sangat berpengaruh. Jika yg hadir cuma timses ataupun relawan, pengaruhnya tidak sebesar jika tokoh tokoh yang turut turun ke bawah. Itu faktanya.
Eliya @eliya_mkom
Para tokoh harus menyadari pentingnya momentum pemilu serentak 2019 dan memanfaatkannya secara optimal utk kemenangan baik dalam pemilu presiden bagi @prabowo @sandiuno dan tentunya perolehan kursi legislatif yg signifikan bagi masing masing partai, tak ada lagi waktu bersitegang
Eliya @eliya_mkom
Tak ada waktu utk kisruh diinternal partai pendukung, kompak saling bergerak memperjuangkan kemenangan optimal @prabowo @sandiuno dan memenangkan partai masing masing dalam pemilu legislatif, pembagian jatah bergerak bersama #PrabowoSandi jadi krusial, jalan bareng juga gak pa pa
Eliya @eliya_mkom
Utk Mas @prabowo dan bang @sandiuno terus bergerak dengan semangat, jaga kesehatan yang terpenting, rakyat mengharapkan kalian berdua menang, kami paham kalian juga lelah, teruslah berjuang dan jaga kesehatan. Mpok @nurasiauno tolong jaga bang Sandi utk kami🙏
Eliya @eliya_mkom
Tahapan berikutnya yg masih jadi harapan bagi mukidi dan yai adalah debat. Gak salah kalau TKN sangat berharap debat bisa menambah elektabilitas Mukidi dan yai, segala hal dipersiapkan sedemikian rupa, segala kemungkinan diantisipasi, agar debat memberikan keuntungan bagi mereka
Eliya @eliya_mkom
Kondisinya berbeda dengan 2014, sebagai petahana mukidi memiliki beban berat utk mempertanggung jawabkan semua janji yang terucap, banyak celah disegala bidang yang harus dijawab, yang paling kelihatan soal keadilan penegakkan hukum dan target ekonomi meroket yg nyungsep.
Eliya @eliya_mkom
Selain itu yai, mohon maaf dengan segala hormat, faktor usia tentu mempengaruhi kesiapan dalam mengunyah banyak materi dalam waktu singkat. Belum lagi berbagai kondisi cuaca yang dapat mengganggu kesehatan beliau. Seharusnya Ulamadiberikan waktu istirahat, jangan terlalu dipaksa.
Eliya @eliya_mkom
Jadi apa yang diharapkan TKN bagai fatamorgana, jauh panggang dari api, malah berpotensi besar berdampak sebaliknya, debat akan menyebabkan kemerosotan tajam pada elektabilitas Mukidi dan yai. Faktanya begitu, karena banyak janji tak terpenuhi, banyak kejanggalan hukum di era ini
Eliya @eliya_mkom
Walaupun begitu, tentu tak boleh patah semangat, tim TKN sudah mempersiapkan beberapa antisipasi, salah satunya adalah media partisan yang saat ini berada dalam genggaman mereka. Beberapa waktu ini, mungkin ada yg memupuk kepercayaan publik dengan andalan cover bothside.
Eliya @eliya_mkom
Tapi yakinlah apa kukatakan, newsroom media memiliki kekuatan powerfull untuk menentukan arah pemberitaan, bagaimana fakta diframe utk menciptakan persepsi tertentu demi kemenangan dalam kontestasi. Publik harus cerdas menghadapi framing yang dilakukan media dalam debat pilpres.
Eliya @eliya_mkom
Waspadai setiap kalimat, penjudulan, foto, keterangan dan berbagai hal yang terdapat dalam pemberitaan media partisan. Jangan sampai terbuai oleh framing mereka, simak langsung dan lawan framing menyesatkan media partisan melalui semua akun sosmed yang kamu punya, SEMUANYA.
Eliya @eliya_mkom
Stasiun televisi yang menyiarkan debat juga harus diwaspadai, diawal acara, ditengah dan akhir acara biasanya ada para komentator, baik dari pengamat ataupun menghadirkan kedua kubu, tapi percayalah, moderator media partisan dan tim pendukung dibalik monitor akan menframing acara
Eliya @eliya_mkom
Publik dah paham framing di acara talkshow tv, kalimat pertanyaan, dan pernyataan yang mengikutinya jadi alat stasiun tv melakukan framing, memotong pembicaraan narsum, atau membiarkan sebelah sana terus nyerocos juga cara framing, belum lagi mengarahkan pembicaraan. waspadai yuk
Load Remaining (12)
Login and hide ads.