2
Andris Wisatha @rebornblessing
-- Makna Spiritual Makan Dengan Jemari -- Makan langsung dengan jemari, tanpa menggunakan peralatam, ternyata ada makna Spiritual-nya, berdasarkan Ayuverda. pic.twitter.com/YPdvskTGXn
 Expand pic
Andris Wisatha @rebornblessing
Menurut kepercayaan Ayuverda, tubuh manusia itu selaras dengan alam. Ada unsur-unsur alam di tiap inci tubuh kita termasuk jemari. Jempol berelemen Ruang Telunjuk berelemen Udara Jari Tengah berelemen Api Jari Manis berelemen Air Kelingkin berelemen Tanah
Andris Wisatha @rebornblessing
Ketika makan langsung dengan jemari, jemari kita kan harus menyatu dan berhimpitan hingga bisa mengangkut makanan untuk dibawa ke mulut. Di sini, kamu tidak hanya memberi makan tubuhmu, tetapi juga pikiran dan jiwamu.
Andris Wisatha @rebornblessing
Ketika kamu menyentuh makananmu dengan tanganmu, dengan Kesadaran, kamu menciptakan hubungan fisik dan batin dengan makananmu. Kamu lebih aware dengan makananmu: suhu, rasa, aroma. Pikiranmu jadi lebih terpusat pada santapan di depanmu.
Andris Wisatha @rebornblessing
Dalam tiap makanan di hadapanmu juga terdapat Alam Semesta sepenuhnya. Misal saja, nasi. Di dalam sebutir nasi, ada matahari, awan, tanah, hujan, dan manusia. Tanpa matahari, tanah, awan, dan hujan, nasi gak mungkin tumbuh. Dan tanpa sesama manusia, tidak ada yg merawat padi.
Andris Wisatha @rebornblessing
Maka dari itu, salah satu cara menghubungkan tiap Alam Semesta adalah dengan menghubungkan tubuh fisik kita dengan makanan yang disuguhkan. Makan langsung dengan jemari. As above, so below. As within, so without. Selamat makan siang 😄
AbdulLove Ginasthel (Aa Gin) @anomanonim
@rebornblessing Hmmm... saia kira muncul pada abad 7 dibawa oleh para saudagar dari Gujarat ke Indonesia, ternyata abad 6SM sudah ditemukan oleh Ayuverda... 🧐 thread yang bagus...
Login and hide ads.