Add to Favorite
0
Gus Moel @GusMoelyadi
Sudah sedemikian parahkah kondisi kita ketika menyikapi perbedaan ?... sampai orang yg sdh wafat pun ikut dilibatkan...😥😥😥 @hnurwahid @Fahrihamzah news.detik.com/read/2019/01/1…

Dua kuburan di Desa Toto Selatan Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, dipindahkan keluarga. Pemilik tanah kuburan, yang masih punya ikatan keluarga dengan almarhum, meminta keluarga memindahkan kuburan karena berbeda pilihan calon legislator (caleg).

Kuburan yang dipindahkan adalah kuburan almarhum Masri Dunggio, yang sudah dimakamkan 26 tahun lalu, dan almarhumah Sitti Aisya Hamzah, yang baru setahun dimakamkan di halaman belakang milik warga bernama Awono. Pemindahan kuburan itu dilakukan hari ini, Sabtu (12/1/2019).

"Awano itu bukan orang NasDem, yang saya tahu Awono itu secara kekerabatan saudara ipar yang mencalonkan diri calon anggota DPRD Bone Bolango. Jadi hubungan dengan partai itu tidak tahu. Dia pernah berkata, 'Kamu kalau tidak pilih Nani atau Iriani itu kuburan pindah dan ini saya pagar (jalan).' Nani itu dari NasDem," kata Abdusalam Polontolo, keluarga pemilik kubur yang dipindahkan.

Dia menjelaskan perbedaan pilihan yang memicu pemindahan kuburan ini sudah pernah dimediasi oleh pihak kepala desa. Tetapi tidak ada titik temu dan keluarga pemilik kubur merasa sudah tidak dihargai.

"Kami sudah diundang ke kantor kepala desa untuk mediasi. Tapi kakak saya sudah telanjur luka, kakak saya seorang janda dan sempat dimaki-maki," lanjut Abdusalam.

Proses pemindahan 2 kubur ini diwarnai isak tangis keluarga. Pihak keluarga mengaku tidak tega melihat 2 kuburan ini dipindahkan.

Proses pembongkaran kuburan hingga ke pemindahan berlangsung hampir 2 jam. Lokasi kuburan yang baru tidak jauh dari kuburan semula.

*"Pemicunya itu bahasa 'kalau kamu tidak pilih, ada yang mati tidak bisa dikuburkan di sini. Itu kuburan Masri harus dipindah'. Padahal yang punya lahan kubur masih sepupu dengan almarhum," Tambah Abdusalam.(

Sementara itu, Kepala Desa Toto Selatan Taufik Baladraf menyatakan permasalahan ini muncul sekitar Desember 2018. Pihak keluarga yang bersengketa atau bermasalah sudah diundang untuk mediasi.

"Kami undang semuanya bahkan kami undang pihak Bhabinkamtibmas dari Polsek Kabila. Semua sampaikan unek-unek tapi karena sudah telanjur emosi, yang satu bilang kalau katanya kemarin itu emosi, kalau mau pindah boleh kalau tidak ya tidak masalah. Tapi ibu pemilik kuburan tetap memilih pindah tapi harus diberi waktu," jelas Taufik.

Pakar Logika @PakarLogika
Memindahkan makam seseorang karena beda pilihan politik sama biadabnya dengan tidak mensholatkan jenazah karena berbeda pilihan politik saat pilkada Jakarta kemarin! RIP Humanity pic.twitter.com/URS4uyEjnY
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
 Expand pic
Budi Handoko @budihan22442057
@PakarLogika Tanggung jawab Dunia Aherat untuk orang2 yg menyebarkan fanatisme Agama.
Gabs @gabybombang
@PakarLogika menyembah Tuhan menjadikanmu mulia, menyembah ‘agama’ menjadikanmu bukan manusia.
▪️D’Ana▪️🕊 @Pandixa_Dz
@PakarLogika Semoga jenazah yg di politisir mendapatkan tempat yg layak di sisiNYA dr perbuatan2 Manusia Bejad yg mengatasnamakan agama Islam
guntur arendro @guntur_arendro
@PakarLogika dan itu tindakan yg sangat pengecut karena orang yg sudah mati tidak bisa membela diri
goenawan mohamad @gm_gm
Belum pernah politik sejak Reformasi begitu memecah belah bangsa spt kali ini. Politik yg dikuasai demagogi, dianggap sbg Bharatayuda, ini akibatnya: 2 Kuburan di Gorontalo Dipindahkan Gegara Beda Pilihan Caleg news.detik.com/read/2019/01/1…
Sakukurata @mar33_cj
@lestisan @gm_gm @muttle9 @SBYudhoyono @TitiekSoeharto Kalau yg ini memang susah berhadapan dengan orang yg sok pintar..ah..pilih 01 Joko Widodo-Maaruf Amin..5 thn tdk akan menyesal dan sesak..
Boy Mirah @boy_mirah
@gm_gm Selama ibu Megawati jadi oposisi tidak pernah menggunakan politik pecah belah persatuan, beliau selalu menggunakan cara2 yg berakhlak dan beradab. Bisa membedakan arti kata lawan dgn musuh!
Simpatisan PKS 8💗 @PKS_dihatiku
@gm_gm Bukti Jokowi tidak bisa mempersatukan bangsa. Dah gitu aja
Aku ingin @LuthfiOTTO
@PKS_dihatiku @gm_gm Loh bukannya bangsa kita tetap satu, bangsa Indonesia?
Ferdy @Adiputra0604
@gm_gm Gila ini namanya,sudah terlalu rusak politikus dinegara ini
Usep Sutendi @USutendi
@gm_gm Memprihatinkan dan mencemaskan, memang. Saya menduga kuat, situasi seperti ini juga dipicu oleh pikiran dangkal 'now or never' -- sehingga tdk pernah siap kalah.
Arifin Matla @arifinmatla
@gm_gm Harusnya loe sadar bang, politik identitas menguat karena sikap politik rezim ini mengunggulkan satu kelompok untuk melibas kelompok lain. Hal yg tak pernah dilakukan SBY #2019TidakPilihPetugasPartai
Koesno Sosromihardjo @fahmikemex
@gm_gm yg punya apbn, yg punya perangkat pemerintahan siapa? kok jd gini negara?
Edward Zamrud @Papiedo
@gm_gm Lebih banyak nyinyir drpd cari solusi....
Kampret Durhaka @Ad1winat4
@gm_gm Karena memang baru kali ini oposisi pemerintah menggunakan politik pecah belah rakyat untuk melawan petahana lewat politisasi agama dan penyebaran berita hoax. Jika terus dibiarkan efeknya sangat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
Login and hide ads.