1
𝚐𝚊𝚕𝚒𝚑 @mas_aih

buat apa ganteng kalau bukan galih hidayatullah. | seperti bianglala dan untukmu di hari kemarin, sudah tersedia di toko buku | ✉️ galih.hd@gmail.com

https://t.co/CFP204yhDq
(gh) @mas_aih
tadi temen kantor ada yang nanya, gopay riba apa nggak. pic.twitter.com/f1knVmW3iE
Expand pic
Expand pic
Expand pic

Nonton dulu penjelasan Ustad Erwandi Tarmizi

@heymisyu
@mas_aih Udah ngbaca sampe abis. Tapi tetep ga paham: Aku.
(gh) @mas_aih
@heymisyu bagian mana yang belum paham? mungkin bisa gua sederhanakan.
@heymisyu
@mas_aih Semuanya. Cuma lalu lalang di otak, ga sampe ke cerna😭
Mei 🐣 @babycheess
@mas_aih jadi intinya pake promo gopay ngga haram kan mas?
(gh) @mas_aih
@babycheess menurut saya boleh. karena dari alur transaksi yang tampak (dzahir) adalah akad jual beli bukan utang piutang.
Mei 🐣 @babycheess
@mas_aih malah dulu aku pernah mikir yg untung juga pihak gojeknya sih. Misalnya saldo gopay kita tinggal 500 rupiah nih, otomatis kan gabisa dipakai dan bakalan mengendap disana terus kl kita ga top up. Nah ini gimana mas?
(gh) @mas_aih
@babycheess logikanya dibuat gini. saat lo beli baso, lalu basonya gak lo abisin, apa kemudian tukang baso menjadi zhalim? gopay itu pake akad jual beli, saat lo beli (top up) jasa itu menjadi milik lo. lo bebas mau abisin atau ga. dana yang ngendap juga tidak bisa dipergunakan oleh penyedia
Mei 🐣 @babycheess
@mas_aih ooiya paham paham. Makasih lo mas pencerahannya. Pertanyaanku sejak dulu kala akhirnya terjawab sudah hehe
Endy Prayudha P S @endypps
@mas_aih @salsavinaa Riba nya itu terletak pada menggabungkan 2 akad, bukan pada promo. Diskon atau apalah itu yg sejenis bukan termasuk ribawi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang menggabungkan antara akad jual-beli dan akad utang. (HR. Ahmad 6918 & Tirmizi 1278.).
(gh) @mas_aih
@endypps @salsavinaa multi akad ini ada di transaksi gofood. tapi sebelum baca hadits itu, lo harus memahami dulu multi akad yang diharamkan. 1. bai’atain fi bai’ah/shafqatain fi shafqah/bai’ wa salaf. multi akad dengan 2 harga yang berbeda. dalam gofood, harga yang ditentukan sama dan sesuai resto
Afdi @afdirals
@mas_aih @fatcxy Boleeehhh pake aja gopay gojek gapapa, khair insyaallah
(gh) @mas_aih
@endypps @salsavinaa kalau merujuk multi akad yang lain. ba'i wa salaf (gabungan akad jual beli dan utang), dalam kasus ini si pemberi pinjaman (driver) tidak menjadi pihak dominan yang mengambil untung karena harga yang dibayar ke driver sama seperti harga toko. (1)
(gh) @mas_aih
@endypps @salsavinaa tidak ada illat riba karena pinjaman dari si driver ada untuk saling menopang demi kepraktisan bukan untuk mencari keuntungan nilai tambah atas pinjamannya. (2)
Endy Prayudha P S @endypps
@mas_aih @salsavinaa Lah, kalau itu menurut mu ya saya undur diri. Saya lebih memilih pendapat ulama mu'tabar.
(gh) @mas_aih
@endypps itu bukan pendapat saya. itu ada di kitab Qadhaya Fiqhiyyah Mu’ashirah fi al-Mal wa al-Iqtishad. ya gapapa beda pendapat. kan ini masalah furu bukan ushul. huehehe dan saya nggak ada masalah juga kalau kamu tetap dengan pendirian. ijtihad kalau salah pahalanya 1 😅
Endy Prayudha P S @endypps
@mas_aih Siyap. Saya cuman cari pendapat yang paling aman. Dosa nya nge-riba-nget soalnya.
(gh) @mas_aih
@endypps iya gak masalah. tapi ulama yang memperbolehkan emoney juga sama-sama punya dasar. jadi sah-sah aja dua-duanya. 😁
(gh) @mas_aih
@afdirals insya alloh. sebab, gojek itu bukan bank. lagi pula, dalam aturan BI, dana float dari pembayaran kita lewat top up emoney hanya bisa digunakan untuk memenuhi kewajiban penerbit pada pengguna, tidak bisa diputer. itulah sebabnya, emoney tidak bisa dikategorikan sebagai qardh. pic.twitter.com/MlBf8r4FY3
Expand pic
(gh) @mas_aih
@afdirals kenapa gue ambilnya dari peraturan BI soal emoney, karena dalam T&C Gojek jelas ditulis bahwa Gojek Credit (gopay) itu tunduk pada perundang-undangan mengenai emoney. pic.twitter.com/IScmcEhMsO
Expand pic
(gh) @mas_aih
@hahahahaky @heymisyu semoga sedikit memberi pencerahan duduk perkaranya. jika belum, saya menyarankan untuk kamu langsung bertanya dengan ulama kontemporer yang mengkhususkan keilmuannya di bidang perekonomian syariah. pic.twitter.com/t6yrgrmvtI
Expand pic
Expand pic
Load Remaining (6)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.