Pendapat @ReflyHZ Perihal @aniesbaswedan Acungkan 2 Jari

Banyak kepala daerah yang terang2an mendukung petahana dan acungkan 1 jari tidak dipermasalahkan. Gub DKI @aniesbaswedan dipanggil Bawaslu gara2 acungkan 4 jari (2 jari kanan, 2 jari kiri).
Anies Baswedan bawaslu duajari ridwankamil pejabatnegara pilpres kampanye Gubernur DKI
1
Refly Harun @ReflyHZ
Terlalu berlebihan kalo ada kepala daerah mengacungkan jari lalu diancam hukuman 3 tahun penjara atau denda 36jt. Pasal itu soal abuse of power, bukan abuse of gesture.🙏🙏🙏😀
Refly Harun @ReflyHZ
Pasal 547: Stiap pejabat negara yg dg sengaja membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu Peserta Pemilu dalam masa Kampanye, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling banyak Rp36jt
Refly Harun @ReflyHZ
Pasal ini tentang larangan menyalahgunakan kekuasaan bagi pejabat negara, trmsk gubernur. Bukan melarang seorang punya preferensi politik.
Refly Harun @ReflyHZ
Anies Baswedsn dan Ridwan Kamil sah sah saja memiliki preferensi politik dengan mengacungkan jari baik 01 maupun 02.
Refly Harun @ReflyHZ
Kalo cuma mengacungkan jari pun, tidak perlu cuti. Yang cuti itu kalau ikut kampanya yang mungkin akan meninggalkan tugasnya sebagai kepala daerah.
Refly Harun @ReflyHZ
Menafsirkan dan Menerapkan pasal itu harus rasional dan proporsional.
Refly Harun @ReflyHZ
Yang jelas jelas dilarang menunjukkan preferensi politik dengan simbol jari karena harus netral itu antara lain ASN, baik PNS maupun PPPK (Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja).
Refly Harun @ReflyHZ
Inilah Mereka yang dilarang ikut kampanye: hakim, BPK, BI, dir kom dewas n krywn BUMN/BUMD, pjbt ngr yg bukan anggota parpol yg mnjbt pimpinan di lmbg nonstruktural, ASN, TNI Polri, kpla n prngkt desa, Bdn musywrh desa, WNI yg tk punya hak memilih.
Refly Harun @ReflyHZ
Kalau mereka terlibat atau dilibatkan dalam kampanye, itu merupakan tindak pidana Pemilu.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.