3
Majelis At-Tubiriyyah @tubirfess
Bosen tubir mulu dah. Tips buat kalian yang lagi galau mau pilih jurusan perkuliahan apa yang sesuai sama minat, bakat, dan akhirat - A Thread -
Majelis At-Tubiriyyah @tubirfess
Gw pernah baca buku pengembangan diri. Ini lupa siapa yg nemuin teori ini namanya T_T gue cuma inget matriks ini. Coba deh perhatiin. Di sini ada dua 4 variabel. Hal yang lo ketahui, hal yang lo gak ketahui, hal yang orang lain ketahui, dan hal yang gak orang lain ketahui pic.twitter.com/NIZP8lq0V8
 Expand pic
Majelis At-Tubiriyyah @tubirfess
Kemampuan adalah hal yang lo ketahui dan orang lain ketahui. Coba kamu buat list kira-kira kemampuan kamu apa. Misal lo tipe orang yang memorizingnya lebih kuat daripada critical thinking dan semua temen lo tau itu. Nah itu kemampuan lo. Coba dipetakan, ditulis apa aja
Majelis At-Tubiriyyah @tubirfess
Rahasia adalah hal yang lo ketahui tapi orang lain gak ketahui. Coba kamu list juga, Misal lo tau lo tuh bisa main gitar. Tapi temen lo gak ada yang tau. Nah itu coba dipetakan juga.
Majelis At-Tubiriyyah @tubirfess
Terlena adalah hal yang paling bahaya. Ini rentannya orang mengambil keputusan ada di sini. Karena ada hal yg gak lo ketahui dan cuma orang lain yang tau, maka lo memilih nurut orang. Dalam hal memilih jurusan perkuliahan, biasanya nurut suruhan ortu atau ngikut temen
Majelis At-Tubiriyyah @tubirfess
Terakhir adalah potensi. Ini yang perlu kamu gali. Orang gak tau, kamu gak tau. Tapi ini tuh ada. Sekarang gimana caranya lo buka itu potensi? Jawabannya sederhana sebenernya. Perluas wawasan
Majelis At-Tubiriyyah @tubirfess
"Tub gw gatau mau ambil jurusan apa?" Kenapa? Coba matematika? Biologi? Fisika? Kimia? atau Geografi? Sosiologi? Sejarah? Kalau wawasan lo luas, lo tau mana materi yang paling menyebalkan dan mana yang paling menyenangkan buat lo
Majelis At-Tubiriyyah @tubirfess
Karena sering kali kita ini bias. Bisa jadi lo benci matematika itu bukan karena lo gabisa. Tapi cuma karena lo gak paham aja. Siapa tau setelah lo paham lo bakal jadi suka.
Majelis At-Tubiriyyah @tubirfess
Balik lagi. Pernah gak sih kalian secara iseng baca-baca pengetahuan dan rasa penasarannya tuh selevel kayak cari-cari informasi di timeline? Scroll - refresh - scroll - refresh ITU. Minat kamu tuh di situ.
Majelis At-Tubiriyyah @tubirfess
Sekarang bakat. Gw percaya kalo bakat itu bagian dari hardwork. Hardwork gak akan terasa hard kalo dikerjainnya itu sebagai minat. Gw punya temen, dia minatnya gambar interior rumah, tapi sama ortunya dipaksa jadi akuntan. Dia gak menikmati hardwork akuntan...
Majelis At-Tubiriyyah @tubirfess
Selanjutnya, jangan maksain PTN kalo jurusannya bukan kamu banget. Jangan gadaikan 4 tahun usiamu untuk kuliah di tempat yg bukan lo banget. Toh kalo uda kerja, perusahaan yang masih milih karyawannya berdasarkan almamater itu katrok banget.
Majelis At-Tubiriyyah @tubirfess
Suwer. Ekonomi digital gini perusahaan udah mulai gak peduli sama background almamater lo. Pasti yang diliat portofolio skill di cv lo. Kuliah PTN PTS yang penting sesuai passion. Ilmu dan softskill bisa digali bersamaan di sono.
FIFAH AFIFA💫 @fifxhafifa
@tubirfess Thank you tubi udah bikin thread ini! Here's another tips dari artikelnya ZeniusBlog yang bikin aku ke-trigger parah dan pretty much menjawab kegalauan aku selama ini HAHAH 😂😂 pic.twitter.com/PBY5gsU5xX
 Expand pic
🌻 @Flloare
@tubirfess Kalo misalkan, kita udah taunih minat dan kemampuan kita apa. Tapi terhalang dengan ekonomi intinya terhalang dengan keadaan . itu gmn tuh, jdnya milih yg emg gabebanin ekonomi jg?
nasa🚀 @aestaeticalize
@tubirfess yg pasti jgn pernah berpikiran 'gue bangga bisa masuk ptn x yg terkenal' tp tanemin kl 'univ ini bangga karena gue' passion>prestige
mar @shxxbi1303
@tubirfess Terkadang, kenyataan menunjukkan bahwa minat dan bakat tidak sejalan. Ada minat, tidak ada bakatnya. Ada bakat, tapi nasib tidak berpihak padanya :)
Login and hide ads.