0
Fadli Zon @fadlizon
1) Sepanjang 2018 hingga menjelang penyelenggaraan pemilu serentak 2019, politik Indonesia ternyata masih saja diramaikan sejumlah isu tak menggembirakan.
Fadli Zon @fadlizon
2) Sy mencatat bbrp persoalan politik sepanjang thn 2018. Mulai dari jaminan kebebasan berkumpul dan berserikat yang menurun, intimidasi terhadap lawan politik, hingga manajemen pemilu yg amburadul.
Fadli Zon @fadlizon
3) Harapan publik untuk melihat wajah demokrasi Indonesia yg semakin berkualitas, tampaknya harus tertunda kembali. Secara umum, tahun lalu, menurut data The Economist Intelligence Unit (EIU), peringkat demokrasi kita anjlok 20 peringkat dibandingkan 2016.
Fadli Zon @fadlizon
4) Pada 2016 kita masih berada di peringkat 48, tahun lalu peringkat kita anjlok ke 68. Lebih menyedihkan lagi, peringkat demokrasi kita bahkan lebih buruk dari Timor Leste yg ada di urutan 43 secara global.
Fadli Zon @fadlizon
5) Potret serupa jg terekam dlm data Freedom House. Meningkatnya ancaman kebebasan sipil, menurut Freedom House, telah mendorong Indonesia turun status dari negara 'bebas' (free) menjadi negara 'bebas sebagian' (partly free) di tahun 2018.
Fadli Zon @fadlizon
6) Sementara itu, jika kita bandingkan dgn Timor Leste, situasinya berbalik. Timor Leste mengalami kenaikan status dari negara 'partly free' menjadi 'free'.
Fadli Zon @fadlizon
7) Ini ironi perkembangan politik di era pemerintahan @jokowi. Demokrasi Indonesia mengalami kemunduran memalukan, apalagi kini menjelang diselenggarakannya pemilu serentak 2019.
Fadli Zon @fadlizon
8) Indikator tsb, jika kita hadapkan dgn keluhan masyarakat bawah, akan sangat koheren. Baik yg mengeluhkan adanya persekusi thdp ulama yg kritis, maupun keluhan adanya upaya pembungkaman dan kriminalisasi thdp tokoh2 oposan pemerintah.
Fadli Zon @fadlizon
9) Semua itu telah membuat kita kembali mundur dlm berdemokrasi. Sehingga, jgn heran jika turunnya kebebasan sipil n defisitnya demokrasi kita, akibat dri kontrol n pembatasan kebebasan berpendapat oleh pemerintah. Itu semua fakta yg sulit disangkal.
Fadli Zon @fadlizon
10) Di luar soal kebebasan sipil yg makin menurun, demokrasi kita di tahun ini jg dinodai praktik manajemen pemilu yg amburadul. Terutama, terkait buruknya administrasi kependudukan yg sangat mempengaruhi DPT (Daftar Pemilih Tetap) pd Pemilu serentak 2019.
Fadli Zon @fadlizon
11) Terkait isu ini, sepanjang 2018 kita disajikan maraknya pelanggaran administrasi kependudukan. Mulai dri ditemukannya jual beli blanko e-KTP, tercecernya ribuan e-KTP di Bogor dan Jakarta, serta adanya isu dmn 31 juta pemilih yg belum masuk dlm DPT (Daftar Pemilih Tetap).
Fadli Zon @fadlizon
12) Ini semua tentu mengancam kredibilitas pelaksanaan Pemilu 2019. Kita tak ingin Pemilu 2019 yg menyedot anggaran sekitar 24 triliun rupiah ini, berjalan dgn kualitas data pemilih yg buruk.
Fadli Zon @fadlizon
13) Dari catatan tsb, kita dpt lihat bahwa baik di level makro maupun mikro, demokrasi kita mengalami kemunduran. Ikhtiar bangsa ini selama 20 tahun memupuk demokrasi, terpaksa mengalami setback, layaknya negara baru merdeka.
Fadli Zon @fadlizon
14) Ini semua harus segera dibenahi. Jika tidak, kecurigaan publik terhadap proses pemilu yg manipulatif, akan semakin meningkat. Ini tentu tidak kita harapkan.
Fadli Zon @fadlizon
15) Dengan anggaran triliunan yg dikeluarkan, kita tak mau Pemilu 2019 hanya sekedar menjemput takdir demokrasi Indonesia yg lebih buruk.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.