0
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Sementara itu, *TAK HENTI KISRUH PKS* *Semua Pimpinan DPD Menolak Pelengseran Masykur Sarmian* kaltim.tribunnews.com/2018/12/27/dpp… *Mantan Ketua Wilda Yang Kini Jadi Wakil Gubernur Kaltim Menolak Keputusan DPP* kaltim.tribunnews.com/2018/12/27/had… *Satu kata untuk kedzaliman: LAWAN !*
URL Tribun Kaltim DPP PKS Lengserkan Masykur Sarmian Dari Kursi Ketua DPW PKS Kaltim, Begini Reaksi Para Kader - Tribun Kaltim Pemecatan hanya melalui pesan singkat Whatsapp yang dibacakan Ketua Wilda PKS Kalimantan.
URL Tribun Kaltim Hadi Mulyadi Tolak Pemecatan Masykur Sarmian dari Kursi Ketua DPW PKS Kaltim - Tribun Kaltim Dalam keterangan yang disampaikan Ketua Wilda PKS Kalimantan, posisi Ketua DPW PKS Kaltim yang dijabat Masykur Sarmian, diganti oleh Harun Al Rasyid.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Hari Jumat bagi saya di PKS adalah #HariIntrospeksi. Saya selalu terkenang saat musibah, Gempar saat pimpinan partai ini ditangkap KPK karena korupsi. Yg tidak terlibat tidak bisa merasakan. Jumat adalah hari menakutkan kalau lagi duduk Depan khatib dan PKS jadi bahasan.
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Khatib Jumat membahas moralitas politisi dan PKS menjadi contoh paling jelek. “Ada partai Islam, banyak ustadz di dalamnya ternyata korupsi juga, bla..bla...bla...”. Sembur sang khatib, Duh malunya. Ingin rasanya Jumat cepat selesai dan aku pergi. #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Para pimpinan PKS sekarang kurang introspeksi. Kalau sudah sekali salah selanjutnya terus melakukan kesalahan untuk membiasakan bahwa yang kemarin itu gak salah. Lalu melangkah membabi buta tabrak kiri tabrak kanan. Jamaah berantakan. #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Sayang sekali, karena sudah hampir masuk 2019 dan hampir 4 tahun gejolak didalam tidak diselesaikan. Islah mensyaratkan ego, pimpinan tidak boleh salah dan pimpinan sama dengan partai, melawan pimpinan adalah melawan partai. Sungguh tragis. #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Kita tahu apa yang terjadi secara kasat mata, tapi dalam kepemimpinan tertutup, membuka apa yg terjadi menjadi sebab hukuman yg sangat keras. Apa yang bisa kita sembunyikan di abad 21 ini? Ini demokrasi di era teknologi digital yang bersenyawa dlm dunia maya. #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Berharap orang akan percaya kepada pimpinan yang menolak berargumen secara terbuka adalah masa prasejarah. Tabiat itu tidak ada lagi di abad ke -21. Ini abad keterusterangannya dan kita tidak bisa sembunyi lagi di balik topeng wibawa agama atau hirarki yg kaku. #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Sayang sekali, pimpinan PKS terus saja melangsungkan politik pengetatan dan pemecatan. Orang lagi bertempur tapi pasukan gonta ganti. Alasan tidak pernah ada dan persidangan dianggap tidak perlu, pimpinan dianggap dapat menentukan masa depan pribadi. Hebat! #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Sebagian kader belum sadar bahaya feodalisme yang masuk dalam tradisi berjamah dan berpartai. Padahal feodalisme ini nanti yang merusak merit sistem dalam jabatan publik. Orang didukung bukan karena cakap tapi karena menjilat. #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Partai adalah fasilitator bagi pejabat publik, jabatan dalam negara. Itulah sebabnya, partai harus dikelola dengan budaya yang sepadan dengan apa yg hidup dalam negara yaitu budaya demokrasi. Sehingga begitu ia pindah ke ruang publik ia terbiasa. #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Tapi, kalau budaya feodal yang bekembang, dan kalau orang mendapat jabatan karena restu orang tertentu maka nanti jabatan yang diperoleh akan digunakan untuk yang memberi restu. Budaya pun tidak cocok dan tidak menyatu dengan kelembagaan publik. #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Lalu, begitu orang mulai kritis dan menyatakan pendapat berbeda, kontan dijawab, “orang itu tidak berterima kasih sudah dikasi jabatan”. Atau “kalau bukan karena partai dia bukan siapa2”. Atau, “dia makan dari jabatan yg dikasi partai”. Ini bahaya sekali. #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Penggunaan idiom ini sekarang marak di Dalam, sehingga orang menjadi pejabat publik seperti diancam untuk tidak punya pandangan yg berbeda. Padahal, sejatinya partai adalah milik bersama, bukan milik yg sedang memimpin. #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Lebih dari pada itu, partai politik sekarang dibiayai negara karenanya tidak bIsa melepas diri dari keterbukaan dan pertanggungjawaban. Publik berhak Tau kenapa si A diganti, kenapa si B dipecat, kenapa si C dapat promosi padahal tak ada prestasi? #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Kasus terakhir di Kalimantan Timur kemarin, “pemecatan 25 Desember 201&” itu adalah bukti bahwa Pimpinan PKS sekarang semakin jauh dari kultur partai moderen dan menjauhi budaya demokrasi dalam negara. Sungguh disayangkan. #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
PKS sulit diharapkan jika dipimpin dengan cara seperti ini. Saya ingat 2013 menjelang pemilu 9 April 2014 , pimpinan PKS terus melakukan konsolidasi bahkan mengumumkan bahwa tak akan ada ada struktur yang diganti. Semua bertahan sampai pemilu selesai. #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Bukan cuma itu, presiden partai masa krisis itu, @anismatta mengumumkan bahwa, “semua kesalahan kader yang bermanuver untuk menyelamatkan partai ini telah dimaafkan sebelum dilakukan”. Bayangkan bagaimana mesin tidak bergerak laju. #IntrospeksiPKS
#ArahBaru2019 @Fahrihamzah
Semoga, situasi tak tambah memburuk apalagi jika mempengaruahi hasil pemilu yang akan datang. Mari kita saling menasihati. Di Hari Jumat #HariIntrospeksi ini. Semoga kita tetap Istiqomah. Teman2 PKS Kaltim tetap sabar dan tegar. !

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.