Dengan wajah pucat dan lingkar mata yang hitam, dia tersenyum.....~~ RUMAH HANTU PERKEBUNAN KARET ~~ A Thread by @BriiStory

Badan kami gemetar, tak bisa berteriak apa lagi melangkahkan kaki untuk melarikan diri.. Perlahan, sosok yang berdiri berbalut kain, dengan langkah gontainya berjalan maju masuk ke dalam kamar....
gaib awesomes hantu mistery rumah mayat seram Memetwit perkebunan karet
3
Brii.. @BriiStory
Sore itu, Wahyu berlari tergopoh-gopoh ke arahku yang sedang duduk di bawah salah satu pohon karet, baru saja aku selesai membereskan peralatan yang baru saja digunakan para pekerja penyadap keret. #memetwit @InfoMemeTwit pic.twitter.com/pdAMlEwGkp
Expand pic
Brii.. @BriiStory
"Pak, ada orang meninggal di sungai belakang.." ucap Wahyu sambil tersengal-sengal. "Meninggal? Siapa yang meninggal Yu?" Tanyaku penasaran..
Brii.. @BriiStory
"Katanya penduduk kampung hulu sungai Pak, tenggelam dan hanyut, sampai akhirnya jenazahnya ditemukan di bagian sungai belakang rumah kita." Panjang lebar Wahyu menjelaskan. Lalu kami pun bergegas berjalan menuju bagian sungai yang dimaksud oleh Wahyu.
Brii.. @BriiStory
Setelah melewati pepohonan bambu yang cukup luas, akhirnya kami sampai di tujuan. Ternyata benar, tiga orang sudah terlihat berdiri di pinggir sungai, mengelingi satu jenazah yang pada saat itu belum tertutup oleh apa pun, tergeletak begitu saja di atas bebatuan.
Brii.. @BriiStory
Jenazah laki-laki muda, berumur sekitar 20 tahunan, rambut hitam agak gondrong tidak beraturan, mengenakan kaos tanpa lengan berwarna biru muda, bercelana pendek hitam.
Brii.. @BriiStory
"Bapak yang mandor di perkebunan karet di atas ya Pak?" Salah seorang yang ada di situ bertanya kepadaku. "Iya Pak, ini Wahyu rekan saya. Yang meninggal pemuda mana Pak?" Aku menjawab dan diakhiri dengan pertanyaan mengenai jati diri jenazah yang terbaring di hadapan kami.
Brii.. @BriiStory
"Pemuda dari kampung di hulu sungai, dia tenggelam kemarin sore sewaktu mencoba menyebrangi sungai. Sepertinya dia tidak bisa berenang, kemudian tenggelam." "Sejak kemarin sore juga kami mencarinya, berjalan mengikuti aliran sungai, akhirnya kami menemukannya di sini."
Brii.. @BriiStory
Bapak itu menjelaskan semuanya. Mereka bertiga hanya diam berdiri dan sesekali memandangi jenazah yang ada di depannya. "Wahyu, coba kamu ambil kain atau selimut di rumah, untuk menutupi jenazahnya." "Iya Pak.."
Brii.. @BriiStory
Wahyu langsung berlari kecil pulang ke rumah. Sementara aku bersama Bapak-bapak itu tetap berdiri mengelilingi jenazah yang sudah tampak pucat memutih itu. “Terus nanti Jenazahnya akan langsung di bawa pulang kan Pak?” Tanyaku memastikan.
Brii.. @BriiStory
“Iya, kami akan langsung membawanya pulang. Keluarganya sudah menunggu di rumah.” Salah satu Bapak yang ada di situ menjawab. Kalau memang jenazah ini sudah dari kemarin sore hanyut terbawa arus, berarti sudah 24 jam terendam air. Pantas saja tubuhnya sudah sangat pucat.
Brii.. @BriiStory
Kalau boleh jujur, aku adalah orang yang paling tidak bisa melihat jenazah, apalagi jenazah yang wajahnya sangat jelas terlihat seperti peristiwa kali ini. Setelahnya, wajah sang jenazah akan menempel dalam pikiranku dalam waktu yang cukup lama.
Brii.. @BriiStory
Tidak berapa lama, Wahyu datang dengan membawa kain batik di tangan, dia menyerahkannya kepada salah satu Bapak yang ada di situ. Kemudian dengan cekatan mereka langsung membungkus jenazahnya.
Brii.. @BriiStory
“Kami akan langsung membawanya pulang, terima kasih atas bentuannya.” Salah seorang dari mereka berpamitan. “Iya Pak, Hati-hati di jalan..”
Brii.. @BriiStory
Aku memperhatikan mereka yang langsung membopong jenazah, dan berjalan meninggalkan aku dan Wahyu yang masih tetap berdiri di pinggir sungai.
Brii.. @BriiStory
Mereka lebih memilih berjalan melalui jalan setapak yang berada pinggir sungai, dari pada harus berjalan melewati rumah kami dan melalui perkebunan karet.
Brii.. @BriiStory
Hari sudah mulai gelap ketika lama-kelamaan mereka mulai menghilang dari pandangan, tertutup oleh rindangnya hutan yang berada di sisi sungai. “Yuk kita pulang Yu.” Aku mengajak Wahyu untuk kembali ke rumah.
Brii.. @BriiStory
Tapi Wahyu seperti tidak mengindahkan, dia malah tetap berdiri diam, pandangannya mengarah tajam ke daerah yang berada di seberang sungai. “Ada apa Yu? Ayo kita pulang.” Sekali lagi aku mengajaknya untuk pulang.
Brii.. @BriiStory
“Pak…” Wahyu hanya menyebut satu kata itu, dengan pandangan yang masih menuju ke seberang sungai. Penasaran dengan apa yang Wahyu lihat, akhirnya aku ikut menoleh ke tempat yang dilihat olehnya, ke seberang sungai.
Brii.. @BriiStory
Hari sudah mulai gelap, keadaan sudah sangat sepi, tapi dari kejauhan akhirnya aku dapat melihat apa yang sudah menarik perhatian Wahyu sejak tadi.
Brii.. @BriiStory
Agak jauh di seberang, jaraknya sekitar 50 meter dari tempat kami berdiri, di bawah rindangnya pepohonan, ada beberapa sosok yang sedang berdiri diam, berdiri menghadap ke arah kami.
Brii.. @BriiStory
Terlihat ada sekitar lima sampai enam sosok yang sepertinya laki-laki, mengenakan pakaian serba hitam, nyaris berbentuk seperti bayangan hitam, mereka berdiri berbaris sejajar. Siapa mereka? Apa yang sedang mereka lakukan?
Brii.. @BriiStory
Tidak lama kemudian gerimis mulai turun. “Ayok pulang Yu, jangan perhatikan mereka lagi.” Kali ini Wahyu menurut, akhirnya kami berjalan pulang ke rumah, tanpa sekali pun menoleh ke arah belakang, melihat ke arah sosok-sosok itu yang tengah berdiri di seberang sungai. ***
Brii.. @BriiStory
Sudah beberapa kali kami melihat mereka, sosok yang selalu berpakaian serba hitam, berjumlah sekitar lima atau enam orang, terkadang malah lebih. Kali pertama melihatnya ketika mereka berjalan membawa keranda mayat di tengah malam, waktu kami baru saja pindah ke tempat itu.
Brii.. @BriiStory
Mereka sepertinya mengetahui dan menyadari tentang keberadaan kami, selalu memperhatikan keseharian kami, entah itu siang atau pun malam.
Brii.. @BriiStory
Sekali lagi, sudah beberapa kali kami melihatnya, mereka yang sering kali hanya berdiri diam memperhatikan dari kejauhan. Cukup menakutkan penampakannya.
Load Remaining (67)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.