Add to Favorite
0
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Aceh, 26 Desember 2004 🌊🌊🌊 A Thread~~
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Tweet ini dibuat berdasarkan pengalaman ayah aku yang mencari abang kandung ke tempat kejadian. Ada tweet tambahan yg bertanda khusus yg artinya itu bukan dari pengalaman keluarga kami. 🌊 : Pengalaman keluarga πŸ’§: Dilansir dari artikel & cerita cerita orang & museum tsunami
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
🌊 Pagi itu, sekitaran jam 8 kurang, bumi berguncang. Bener bener kerasa banget. Abang aku yg lg di kos buru buru keluar ke halaman biar ngga kena reruntuhan.
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
πŸ’§ Ga lama waktu berselang, ada suara semacam bangunan runtuh terdengar. Bruam. Super market Pante Pirak roboh. Orang orang berdatangan kesana ingin melihat tempat itu. Orang orang pesisir berdatangan. Ingin melihat lebih dekat. pic.twitter.com/BhYXjtWIrd
 Expand pic
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Kemudian berselang waktu. Air laut mulai surut. Ada yang pergi mendatangi pantai karena melihat banyak ikan menumpuk disana. Ada yang mulai berlarian menyelamatkan diri karena merasa air laut akan segera naik ke daratan. "Air naik!! Airn naik!!" Orang orang berteriak sambil lari
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
🌊 Abang aku pada waktu itu lari menyelamatkan diri juga bersama teman temannya ke tempat yang lebih tinggi dan jauh dari pantai. Orang orang di jalan berhamburan. Ada yang berlari. Berkendara mobil dan motor. Ada yang berdiri kebingungan bahkan
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Oke. Just for info. Itu kejadian pada hari Minggu pagi. Alias ada yang masih dalam keadaan berpakaian seadanya. Jadi saat itu ada yg masih berpakaian celana pendek dan kaos oblong. I mean, ngga sedang berpakaian lengkap. Gitu
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Kemudian orang orang mulai memenuhi seluruh jalan raya, demi menyelamatkan diri masing masing. Semua umur ada. Mulai dari bayi yang masih dalam kain gendongan ibunya. Bahkan lansia yang sudah tak sanggup bergerak cepat pun ada.
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Air sudah mulai memasuki daratan. Di Banda Aceh, letak Masjid Raya Baiturrahman tak terlalu jauh dengan pesisir pantai. Orang orang yang berada di sekitaran Masjid langsung berlari kedalam, berusaha mencari tempat aman didalam masjid
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Ada yang masuk kedalam. Ada yang naik ke bagian atas masjid. Ada yang hanya bisa berdiri di tangga masjid. Bahkan ada yang hanya berpegangan erat di pohon pohon di sekitar Masjid.
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Ketika air sudah masuk daratan. Sudah banyak yang disaring olehnya. Kayu kayu, pohon pohon kecil. Isi dalam rumah. Seng. Bahkan orang yang sudah tak ada harapan lagi pun, ada disana. Mengerikan bgt kalo dibayangkan. Air tsunaminya jadi berubah seketika menjadi coklat kehitaman
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Tinggi gelombangnya berapa? Ilmuwan bilang tingginya sekitaran 24 meter - 30 meter. Ngga heran memang, begitu sampe daratan, semua disapu bersih. pic.twitter.com/Guyr0OU9aj
 Expand pic
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Airnya sampe sepinggang orang dewasa. Seketika pada saat itu, kondisi Banda Aceh menyedihkan. Mobil, kayu, dan segala macam benda bertumpuk tumpuk di banyak tempat. Lantas, keadaan di pesisir pantai itu gimana?
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Yang berada di dekat pesisir pantai, semua tersapu bersih. Yang tinggal hanya rumah Allah dan beberapa pohon kayu. Sungguh Allah memperlihatkan betapa Maha Kuasa Allah. pic.twitter.com/GcqvmBFbD4
 Expand pic
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Kembali ke perspektif abang aku. Seusai lari menyelamatkan diri. Kira kira sudah aman. Abang aku balik lagi ke kosan dia. Kembali bertinggal disitu karna keadaan dan tempat memang masih memungkinkan.
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Dia ngekos di Prada. Larinya ke Gampong Pineung. Daerah ini lumayan agak jauh dari pesisir sih. Disini cuman tinggal reruntuhan bangunan. Kos dia masih dapat ditinggalin tapi Dia ke Banda Aceh untuk kuliah. Dan setelah kejadian ini, kuliah terhenti selama 1 semester pic.twitter.com/uSy6w2LWHQ
 Expand pic
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Itu di Banda Aceh. Gimana di tempat lain? Ini perspektif dari keluarga aku yg tinggal di Matang Glumpangdua, Bireuen.
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Pada saat selesai gempa. Terdengar desas desus kalo air sudah mulai masuk daratan. Orang orang percaya akan hal itu karna memang kekuatan gempa kan besar. Jadi org org percaya aja kalo bakal datang tsunami
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Di tempat keluarga aku tinggal, itu jaraknya 7.5 km ke pesisir pantai. Sedangkan kosan abang aku jaraknya 5.6 km ke pesisir pantai
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Pada kondisi begitu, masih ada yang memanfaatkan keadaan untuk melakukan tindakan penjarahan. Secara bangunan ngga runtuh kaya di Banda Aceh, kalo disini
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Ada yg dengan sengaja teriak teriak kalo air sudah mulai sampe ke darat. Sudah melewati beberapa desa. Kemudian kan orang orang pada takut tuh. Buru buru lari menyelamatkan diri masing masing. Ada yang lupa kunci pintu rumah. Bahkan ada yg kena serangan jantung krn kaget.
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Alhamdulillah keluarga aku ngga terburu buru. Aku masih umur 2 tahun saat itu. Abang abang dan kakak aku serta ayah dan ibu yg disitu juga bareng bareng lari selamatin diri. Sedangkan abang aku yg pertama, sendirian di Banda Aceh. Terpisah seperti tadi yg udah aku ceritain
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Setelah lari ke dataran tinggi yg kira kira 5 km. Kami sekeluarga balik lagi ke rumah. Memastikan keadaan. Ya gimana ya, kalo keadaan genting gitu sejauh apapun larinya ngga bakal kerasa capeknya. Suer
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
Keadaan rumah aman. Malahan ayah aku denger kalo ada beberapa rumah yg dijarah karena ga dikunci pas nyelamatin diri
Rifki Althav πŸ”₯🦐 @clthcvt
27 Desember 2004 Keadaan Banda Aceh sudah mengenaskan. Mayat dimana mana. Bau busuk mayat menjadi wangi yg paling mengharukan disaat itu. Rumah sakit penuh. Tempat pengungsian penuh.
Load Remaining (4)
Login and hide ads.