0
Ika Natassa @ikanatassa
Okay, yok kita ngobrolin tentang gimana ‘menaikkan’ positioning kau sebagai jobseeker, apakah masih fresh grad atau pegawai yg ingin pindah ke kantor lain. Thread ya. pic.twitter.com/NNxggkfdD6
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Cari kerja itu sulit. Ini baru ngomong cari kerja ya, belum lagi cari kerja yg sesuai dgn keinginan, makin sulit. Aku tadi coba cari-cari data, kata BPS kurang lebih ada 7 juta pengangguran di Indonesia (ini kyknya blm dikurangi yg memilih wiraswasta), tp tetep, sainganmu BANYAK! pic.twitter.com/WI1NE206Fe
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Sainganmu saat melamar ke satu posisi di perusahaan manapun itu pasti banyak (ribuan nyampe lah), masing2 berbekal pendidikan macem2 dari perguruan tinggi di dlm dan di luar negeri, banyak yg mungkin lbh pinter. Sblm masuk tes, ada seleksi berkas dulu, bs aja gugur di situ. pic.twitter.com/a6U1iaRrKw
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Utk bisa lolos, berkasmu harus stand out. Berkas itu kan sesungguhnya resume/ikhtisar siapa dirimu, apa latar belakangmu, dan apa yg bisa kau lakukan kan, istilahnya ‘what you can bring to the table’, jd kalau mau berkas stand out, KAU HARUS STANDOUT. Gimana supaya bs ‘menonjol’? pic.twitter.com/BbhPHx2Z8X
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Aku pernah jd recruiter di kantorku, dr level fresh graduates sampai level special hire level manager/senior manager, interview mrk sblm final interview o/ SVP. Aku jg mengajar ODP & kacab2 di topik commercial banking & transaction banking. Ini basisku kasih advis berikut.
Ika Natassa @ikanatassa
1. CV-mu hrs menunjukkan kau org yg care sama personal growth-mu. Bs terlihat dr prestasi akademis & non akademis, maupun kegiatan yg kau lakukan baik dlm kampus maupun di luar kampus. Someone who cares about his/her personal growth would’ve exposed themselves to many things. pic.twitter.com/AJUfSMG1WH
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Contoh hal2 yg bisa kau lakukan utk personal growth: a. belajar hal baru (belajar bhs asing, skill yg computer-based atau lainnya, atau kau ikut kelas/workshop, inget bukan cuma dpt sertifikat ya krn pas interview nanti kutanyainlah kau apa yg kau dpt dari workshop itu). pic.twitter.com/YMbCVf9vNC
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
1 hal: kau wajib bs bhs Inggris. Wajib. Bukan cuma krn ini bhs internasional yg nanti akan banyak dipake saat komunikasi profesional termasuk business deals, tp jg krn banyak buku, artikel, jurnal yg blm ada bhs Indonesia-nya tp penting kau baca utk tambah pengetahuan & wawasan. pic.twitter.com/5VcveIPb7E
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Buat aku yg bergerak di perbankan, artikel2 Harvard Business Review, Harvard Business School Working Knowledge, Inc., Fast Company dll itu semuanya dlm bhs Inggris. Utk yg bergerak di dunia kreatif, itu tutorial, manual book, blogs jg banyak dlm bhs Inggris. pic.twitter.com/cvj879omTO
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Dgn nggak bisa bhs Inggris, sebagian besar akses pengetahuan yg sedemikian infinity-nya di internet jadi ‘tertutup’ buatmu. Sayang kan? Jadi beneran deh, usaha semaksimal mungkin biar bisa bhs Inggris. pic.twitter.com/YRhkfEPD9F
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Ada 2 skills yg menurutku penting apapun itu bidang pekerjaanmu: Excel (utk mengolah data) dan Keynote/Powerpoint (utk presentasi). Bukan cuma masalah gmn menggunakan software-nya tapi jg gmn membuat presentasi yg kece secara tampilan dgn konten yg speaks volume. pic.twitter.com/t5Yb6ar0fx
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Presentation & communication skills will open a lot of doors for you. Kau boleh punya gagasan, ide, dan pemikiran yg brilliant, tapi kalau kau nggak bisa menyampaikannya dgn cara yg menarik, engaging, convincing ya nggak akan ke mana2 itu ide. pic.twitter.com/OjJN8e49KQ
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Kita masuk ke point selanjutnya ya: b. Kegiatan non akademis: banyak2lah ikut volunteership (jd voluntir @makassarwriters misalnya), organisasi, social work, krn kegiatan2 ini akan melatih kau dlm hal komunikasi, adaptasi, teamwork, problem-solving. pic.twitter.com/cal0pWUJHo
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Lewat kegiatan model begini, kau juga akan terbiasa diskusi dan bertukar pikiran dgn orang2 yg berbeda dgnmu, belajar kerja bareng, sekaligus belajar mengungkapkan gagasan, melatih percaya diri juga. pic.twitter.com/PHZOydzbUy
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
2. Dari segi how and what you are on paper, kita masuk ke kau sebagai pelamar ‘menampilkan’ dirimu saat dipanggil interview, baik secara tampilan yg terlihat (outfit, appearance, composure) sampai yg akan digali oleh recruiter. Pada dasarnya, kami maunya org yg punya potensi. pic.twitter.com/sI4wVXU2DY
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
a. Saat muncul interview, kesan pertama itu penting dan itu terlihat dari penampilanmu. Datenglah dgn rapi, bersih, wangi, berpakaian sepantasnya sesuai posisi yg dilamar. Contoh kalau kerja kantoran, dtg dgn celana bahan, kemeja rapi & dasi. Nggak perlu branded tp presentable. pic.twitter.com/awdI781lo4
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
b. Aku tau proses interview pasti paling bikin grogi: takut salah jawab, takut blank, banyak. Sesungguhnya utk siap menjalani sebuah interview dgn percaya diri yg pas itu adalah datang dlm keadaan sadar dan tahu ‘aku siapa dan aku ini apa.’ pic.twitter.com/cs1BF8BFx4
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Sounds simple, right? Caranya supaya tau jg nggak susah kok. Kita cuma perlu ambil kertas, pensil/pulpen/spidol/suka atimu, dan duduk merenung menjawab pertanyaan2 berikut ... pic.twitter.com/fnojMmVLfA
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
1. Apa yg plg kusuka dr diriku sendiri? 2. Apa yg kurasa perlu diperbaiki? 3. Momen yg mana dlm hidupku yg bikin aku plg bangga+bahagia? 4. Masalah terberat apa yg pernah kuhadapi & gmn aku menyelesaikannya? 5. Apa yg pernah ‘diajarkan’ org lain ke aku yg plg kuingat? pic.twitter.com/dQJ7OeqilB
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
We are the sum of our choices. Apa adanya kita sekarang hasil pembelajaran & pilihan2 yg kita ambil sepanjang hidup kita. Dlm menjawab pertanyaan2 tadi, kau jadi menelusuri ulang perjalanan hidupmu. Kau jd belajar lg ttg dirimu sendiri, mengenal dirimu sendiri. pic.twitter.com/NkT5iUZR3x
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Kalau kau nggak ‘mengenal’ dirimu, gimana kau bisa mengumpulkan cukup rasa percaya diri utk ‘menjual’ dirimu di depan recruiter? Gimana kau bisa menjawab pertanyaan dgn nggak fake? Gimana kau bisa tau apa yg ‘membuat kau unik’ dibanding org lain? pic.twitter.com/A6bZsnd1jS
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Jika sampai skrg kau msh sulit dpt kerja, coba kejar terus personal growth-mu: belajar hal baru, perbaiki skill yg ada & tambah skill baru, fasihkan bhs asingmu, perbaiki social media-mu (recruiters umumnya ngecek), perbaiki communication skills (ini krusial bgt). You got this! pic.twitter.com/QJ2Zg7HbPm
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Hey, guys! Lanjut ya thread-nya. Kali ini aku akan ngobrolin ttg 2 skills kunci yg akan sangat banyak kepake (dan juga jadi penentu keberhasilanmu) baik waktu melamar kerja ataupun pas nanti udh kerja: COMMUNICATION & PRESENTATION SKILLS pic.twitter.com/LWzjj7yATs
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Communication skill ini jelas luas bangetlah ya cakupannya, tapi intinya 2 besaran: 1. Gimana bisa menyampaikan pemikiran dan ide-idemu dgn luwes, percaya diri tadi nggak berlebihan, & menyenangkan. 2. Gimana jalin rapport yg beneficial kpd sesama rekan kerja & atasan. pic.twitter.com/XGqriwohhM
Expand pic
Ika Natassa @ikanatassa
Satu hal yg hrs kugarisbawahi: merasa gugup itu wajar. Banget. Grogi/gugup itu tandanya kau peduli. Total public speaking/presentasi yg kulakukan di bank & events mungkin udh lbh 1.000, tapi tiap kali aku msh grogi kok. Mau simple talkshow dgn pembaca aja aku pipis2 dulu. pic.twitter.com/XLsVAgRSaG
Expand pic
Load Remaining (49)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.