"Selingkuh SBY Dalam Renegosiasi Kontrak Freeport" | By @PartaiSocmed

Lebih dari itu MoU di akhir pemerintahan SBY itu sangat merugikan Indonesia. Antara lain memberi hak divestasi saham sebesar 30% saja, padahal harusnya 51% sesuai amanat UU. Inilah yg diperjuangkan pemerintah Jokowi lewat negosiasi yg alot dan panjang
Jokowi rizalramli SBY freeport
2
#99 @PartaiSocmed
Izinkan kali ini kami bantah pak @RamliRizal. Di akhir pemerintahannya SBY secara tidak etis melakukan MoU dgn Freeport yg menjamin perpanjangan kontrak hingga tahun 2041. MoU inilah yg mengunci Jokowi sehingga tidak bisa putus kontrak di tahun 2021 wow.tribunnews.com/2018/11/26/riz…
#99 @PartaiSocmed
Berikut adalah berita tahun 2014 tentang MoU yg dibuat di akhir pemerintahan SBY itu ekonomi.kompas.com/read/2014/06/0…
#99 @PartaiSocmed
Jadi omong kosong jika ada yg bilang bahwa di tahun 2021 kita bisa ambil alih secara gratis dgn alasan kontrak sudah berakhir. Sebab pemerintahan sebelumnya sudah membuat MoU dgn Freeport yg mengunci pemerintah berikutnya
#99 @PartaiSocmed
Lebih dari itu MoU di akhir pemerintahan SBY itu sangat merugikan Indonesia. Antara lain memberi hak divestasi saham sebesar 30% saja, padahal harusnya 51% sesuai amanat UU. Inilah yg diperjuangkan pemerintah Jokowi lewat negosiasi yg alot dan panjang
#99 @PartaiSocmed
Yg jadi pertanyaan adalah ada kepentingan apa kok pemerintahan SBY ngotot bikin MoU dgn Freeport di akhir pemerintahannya? Bukankah kebijakan2 strategis tidak etis jika dilakukan di masa2 transisi kepemimpinan?
#99 @PartaiSocmed
Bayangkan, hanya 6 hari menjelang SBY lengser dikeluarkan PP No 77 yg mengurangi hak Indonesia dalam divestasi, yg sebelumnya 51% menjadi 30% saja. Ada apa ini?
#99 @PartaiSocmed
Ayolah, sekali2 kita bersikap sebagai satu bangsa. Apa yg dilakukan Jokowi terkait Freeport ini memang layak di apresiasi. Faktanya presiden2 sebelumnya tak berkutik terhadap Freeport, bahkan ada yg nyata2 jadi kacungnya Freeport.
#99 @PartaiSocmed
Sekian tanggapan kami. Terima kasih.

Comment

Login and hide ads.