10
Daemoen @Mentimoen
1. SEDIKIT SOAL UIGHUR.. Ribut2 soal Uighur, mmg bikin senyum2.. semua pada termakan propaganda terkait perang dagang Amrik China.. Mmg encampment untuk pelatihan itu sdh ada sejak lama, kenapa skr baru muncul? Ok, sy cerita sedikit...
Daemoen @Mentimoen
2. Pada dasarnya, wilayah barat dan utara China itu adalah tempat kaum nomad bolak balik. Dulu2 mrk mmg ga jelas tinggalnya, ya namanya nomad. Moyang2 org yg skr dinamakan Uighur itu sendiri ga disebut Uighur. Uighur itu diberikan thn 1920an oleh pemerintah Soviet.
Daemoen @Mentimoen
3. Wilayah itu dari dulu menjadi frontier dinasti2 di China. Sejak jaman dinasti Han hampir 2000 thn silam sdh menjadikan wilayah itu untuk operasi2 militer. Krn China Proper selalu diserang dari wilayah tsb, makanya menjinakkan wilayah itu merupakan masalah survival bg dinasti.
Daemoen @Mentimoen
4. Kita flash forward ke abad 18, krn wkt itulah secara resmi wilayah Xinjiang dimasukkan sbg wilayah resmi China oleh Kaisar Qianlong. Sebelumnya wilayah itu dinamakan DZHUGARIA, sehrsnya tunduk pada Manchu Qing, tetapi suka bandel. pic.twitter.com/zWAym8Q1KN
 Expand pic
Daemoen @Mentimoen
5. Dzhugaria itu didiami bangsa Dzhugar, penduduk eras mongol beragama Buddha. Tapi walau agama Buddha, kelompok masyarakat ini garang bukan main. Mrk sering menyerang wilayah2 sekitar. Kalo nonton film2 dari republik2 Soviet Asia Tengah, sering ada film ttg perang lawan Dzhugar.
Daemoen @Mentimoen
6. Ceritanya panjang, tetapi gitu deh, Qianlong sangat marah pada bangsa Dzhugar yg membangkang terhadapnya. Lalu kemudian dia melancarkan program serangan yg dimaksudkan untuk membereskan kaum Dzhugar now and forever.
Daemoen @Mentimoen
7. Sebelumnya mari kita lihat posisi Manchu dan tetangga2nya dulu. Manchu ini juga etnis semi nomaden di Utara Timur China. Mrk selalu ikut masuk dlm urusan China spt nomad2 lainnya, dan antar nomad itu sering musuhan sampai ke moyang..
Daemoen @Mentimoen
8. Sebelum menamakan diri sbg Manchu, moyang Manchu disebut suku Jurchen yg juga penuh pendekar2 penakluk. Suku inilah yg menaklukkan China Utara dari Dinasti Song, dan membentuk Dinasti Jin di sekitar Beijing. Kalo yg tonton serial Pendekar Burung Rajawali tahu deh...
Daemoen @Mentimoen
9. Kerajaan Jin kemudian ditaklukkan oleh gabungan kerjasama Song dgn pasukan Mongol dibawah Djengis Khan. Org2 Jurchen lari kembali ke Manchuria, ujung sebelah timur utara China sekarang. Jadi ada bibit musuh bebuyutan antara Jurchen & Mongol.
Daemoen @Mentimoen
10. Mongol kemudian membentuk Dinasti Yuan dibawah Kubilai Khan. Dan sesudah itu dgn cepat melemah dan ditaklukkan oleh orang2 Han dan membentuk Dinasti Ming. Dinasti Ming inilah yg kemudian mengirim Zhengho muslim ke Jawa.
Daemoen @Mentimoen
11. Hubungan Dinasti Ming dgn org2 Han muslim (kemudian disebut org Hui) bagus dan banyak panglima2nya berasal dari muslim. Zhengho salah satu panglimanya. Dan keturunan2 Hui panglima muslim akan muncul lagi di twit2 selanjutnya..
Daemoen @Mentimoen
12. Sesudah berkuasa cukup lama bbrp ratus tahun, keturunan suku Jurchen, sekarang menyebut dirinya Manchu, menguat lagi, dan menyerang Ming. Ming jatuh dan Manchu berkuasa, sebagai dinasti Qing (berkuasa sampai abad 20, sampai China jadi Republik).
Daemoen @Mentimoen
13. Nah, Manchu selalu curiga dgn niat ga baik org2 Mongol, krn pengalamannya dulu. Etnis muslim Hui yg setia pada Ming memberontak dan berhasil dipadamkan. Krn itulah ada aura ga baik antara suku2 mongol dgn manchu, Qianlong mau spt kakeknya Kangxi yg menghabiskan Mongol.
Daemoen @Mentimoen
14. Untuk melawan Dzhugaria yg memberontak, Qianlong membuat aliansi dgn suku2 semi-nomad sekitar Dzhugaria, terutama suku2 semi-nomad yg menganut agama baru, yaitu Islam. Suku2 ini membantu Qing menghabisi rakyat Dzhugaria. Gila2an, terjadi GENOCIDE thd etnis Dzhugar.. pic.twitter.com/ml9iXniHOk
 Expand pic
Daemoen @Mentimoen
15. Sesudah pemimpin perang Dzungar terakhir Amursana dikalahkan, bisa dibilang hampir ga ada etnis Dzungar di Dzungaria. Amursana lari ke Asia Tengah, dan mati disana. Badannya diambil oleh Russia. Qianlong minta Russia balikin badannya, Russia ga mau. pic.twitter.com/IrGCBoh1Qn
 Expand pic
Daemoen @Mentimoen
16. Jadi disinilah kita lihat politik Russia di frontier China, mmg terjadi friksi Qing dan Russia. Akhirnya Amursana tidak dibalikkan ke Qianlong. Bagi Qing, Amursana adalah serorg bajingan, tapi bagi org Mongol Amursana adalah seorang pahlawan.
Daemoen @Mentimoen
17. Oh ya, sekarang di ibukota Mongolia, Ulaanbaatar, ada jalan namanya Amursanaa Street. Itu untuk menghormati Amursana yg dianggap pahlawan di Mongol. Kalo ntar pergi jalan2 kesono, ingat tuh, itu panglima dari Dzungaria.
Daemoen @Mentimoen
18. Sesudah digenocide, Dzungaria kosong melompong! Lha, orgnya sdh habis digenocide, atau lari. Sampai saat ini, etnis Dzungar cuma tinggal secuil, tinggal di republik2 ex Soviet sono. Qianlong kemudian melakukan re-populasi wilayah Dzungaria...
Daemoen @Mentimoen
19. Suku2 semi-nomad yg berjasa membantu genocide etnis Dzungar diberikan tanah. Org2 Han dan Manchu dari China proper juga masuk tinggal disana, ttapi sebagian besar dimukimi oleh suku2 semi-nomad itu, yg kini umumnya kita namakan org Uighur itulah.
Daemoen @Mentimoen
20. Wilayah ex Dzungaria dan tarim basin di selatan kemudian dinamakan Qianlong sebagai Xinjiang (New Frontier), dan menjadi wilayah Qing. Para mandarin di Beijing umumnya ga setuju dgn memasukkan Xinjiang ke wilayah langsung dibawah Qing. Katanya itu tempat jin buang anak.
Daemoen @Mentimoen
21. Qianlong bersikeras, dgn alasan, biaya yg akan dikeluarkan untuk mengelola Xinjiang, akan lebih kurang dari biaya peperangan thd kaum nomad yg menggunakan Xinjiang sebagai basis. Memang, sejak itu situasi Qing aman dari ancaman lewat darat di wilayah barat.
Daemoen @Mentimoen
22. Ok, sdh tahu kira2 asal usul Xinjiang itu, kita flash forward.. Qing runtuh, dan China dalam situasi kalut. Terjadi perang saudara, kaum Nasionalis vs kaum Komunis dsb.. Wilayah Xinjiangpun ga terurus. yg berkuasa disana para panglima2 perang.
Daemoen @Mentimoen
23. Umumnya yg berkuasa di belahan Barat China adalah panglima2 perang muslim Hui yg melanjutkan tradisi moyangnya dulu setia pada Dinasti Ming, mrk saat itu setia pada pemerintahan Nasionalis Kuomintang dibawah Chiang Kaishek.
Daemoen @Mentimoen
24. Nah, wkt situasi kacau, kaum Uighur mmg berusaha menggunakan kesempatan memberontak dan membentuk negara baru berbasis Shariah, dgn nama Turkestan Timur (Nama itu sebenarnya diberikan oleh org Barat). Misalnya pd akhir 1933, diproklamasikan berdiri negara itu.
Load Remaining (35)

Comment

boenga return @boenga_return 21/12/2018 17:47:28 WIB
Pembenaran buat pembantaian, pelarangan beribadah, pemerkosaan? Itu cara penanganan separatis? Kalo iya separatis yg terjadi perang/kontak sejata.
Teguuh @yaTegak 21/12/2018 23:05:29 WIB
No ma d? buktinya mereka punya rumah. G usah bikin cerita sendiri. Ntar ceritanya di sama in dgn rohingnya.
Login and hide ads.