0
#BeritaHarian @DailyTvveet
dampak dari kabar hoaks sangat besar bagi reputasi orang yang ada di dalam berita tersebut, khususnya jika orang itu adalah pejabat publik di negeri ini. Berikut, rangkum siapa saja politisi hingga pejabat publik yang pernah menjadi korban berita hoaks.
#BeritaHarian @DailyTvveet
1) Presiden Republik Indonesia ke-6 - Susilo Bambang Yudhoyono pic.twitter.com/4bgZb0ULj6
Expand pic
#BeritaHarian @DailyTvveet
Media asing bernama Asia Sentinel pernah merilis tulisan mengejutkan. Tulisan itu tentang konspirasi besar yang terjadi di era @SBYudhoyono, yaitu skandal Bank Century.
#BeritaHarian @DailyTvveet
Berita yang dirilis 10 September 2018 lalu, dibuat dengan judul 'Indonesia’s SBY Govenrment: Vast Criminal Conspiracy' atau dalam Bahasa Indonesia 'Pemerintahan SBY: Konspirasi Kriminal Terbesar'.
#BeritaHarian @DailyTvveet
Tulisan yang dibuat oleh John Berthelsen itu menyebut bahwa @SBYudhoyono terlibat kasus skandal Bank Century yang ditulisnya sebagai skandal pencucian uang yang sangat besar.
#BeritaHarian @DailyTvveet
Berthelsen juga menyebut bahwa ada sekitar 30 pejabat dan beberapa pengusaha yang terlibat dalam konspirasi tersebut.
#BeritaHarian @DailyTvveet
Sekjen Partai Demokrat @hincapandjaitan mengungkap bahwa yg dituduhkan Jhon Berthelsen kpd @SBYudhoyono itu adalah sebuah kebohongan. Namun, media Asia Sentinel akhirnya minta maaf kepada @SBYudhoyono & menghapus artikel tersebut. Cek artikelnya disini: bit.ly/2Gx9Ub4
#BeritaHarian @DailyTvveet
2) Presiden Republik Indonesia ke-7 - Joko Widodo pic.twitter.com/GiMnRSDLyE
Expand pic
#BeritaHarian @DailyTvveet
Saat pemilihan presiden 2014, isu @jokowi keturunan PKI berhembus kencang. Isu tersebut juga makin mencuat saat tabloid Obor Rakyat yang terbit pertama kali pada Mei 2014 menulis judul 'Capres Boneka'.
#BeritaHarian @DailyTvveet
Di dalam tabloid tersebut, Tabloid Obor Rakyat menyebut @jokowi sebagai simpatisan PKI, keturunan Tionghoa dan kaki tangan asing. Nampak pula karikatur @jokowi yang sedang mencium tangan Megawati Soekarnoputri.
#BeritaHarian @DailyTvveet
Selama 4 tahun menjadi presiden, @jokowi mengaku jengkel karena sampai sekarang selalu dikaitkan dengan isu tersebut. Menurutnya, hal itu cukup mengganggu.
#BeritaHarian @DailyTvveet
@jokowi juga kerap beberapa kali menepis isu tersebut dalam berbagai forum publik. Namun, baru-baru ini jawaban atas ketidak nyamanannya mengenai tuduhan tersebut terjawab.
#BeritaHarian @DailyTvveet
La Nyalla Mattalitti mengaku bahwa dulu pernah menyebar isu hoaks tentang @jokowi. Dia mengaku ikut mengembuskan isu @jokowi berdarah China dan PKI. Selain itu, La Nyalla juga mengaku ikut menyebarkan tabloid Obor Rakyat.
#BeritaHarian @DailyTvveet
La Nyalla juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah meminta maaf atas perbuatannya, dan permintaan maafnya itu pun sudah diterima oleh @jokowi.
#BeritaHarian @DailyTvveet
Dan untuk menebus kesalahannya, La Nyalla sampai berkeliling ke berbagai daerah dan memberikan klarifikasi bahwa @jokowi bukan PKI. Cek artikelnya disini: bit.ly/2G8JkVe
URL akurat.co Deretan Konten Hoaks yang Viral di Media Sosial Sepanjang 2018 (Bag. I) Indonesia tergolong negara dengan hoaks tertinggi di dunia. Puncaknya, sepanjang..
#BeritaHarian @DailyTvveet
3) Cawapres Nomor 1 Pilpres 2019 - Ma'ruf Amin pic.twitter.com/TwzARBuYj4
Expand pic
#BeritaHarian @DailyTvveet
Ma'ruf Amin juga pernah jadi korban berita hoaks, dimana berita tersebut menyatakan kalau dirinya dilarikan ke rumah sakit karena sakit stroke.
#BeritaHarian @DailyTvveet
Foto yang tersebar dan memperlihatkan Ma'ruf Amin sedang dirawat itu tidak benar. Ma'ruf Amin menjelaskan kalau foto tersebut di ambil pada 2016 dan dirinya saat itu sedang melakukan medical check up.
#BeritaHarian @DailyTvveet
Ma'ruf Amin menegaskan kalau dirinya hanya mengalami terkilir di bagian kaki. Dirinya juga sudah beristirahat sesuai anjuran dokter. Cek artikelnya disini: bit.ly/2Gv92DN
#BeritaHarian @DailyTvveet
4) Caleg Partai Solidaritas Indonesia - Muannas Alaidid pic.twitter.com/ryqg3JVSMn
Expand pic
#BeritaHarian @DailyTvveet
@muannas_alaidid baru-baru ini menyatakan kalau dirinya jadi korban fitnah anak dari tokoh Partai Komunis Indonesia, Dipa Nusantara Aidit. Dia masuk dalam urutan ketiga nama-nama yang disebut anak dari Dipa Nusantara Aidit.
#BeritaHarian @DailyTvveet
@muannas_alaidid juga mempolisikan 40 akun media sosial dan nomor Whatsapp yang diduga menyebarkan fitnah dan hoaks tersebut. Dia melaporkan ke polisi karena hoaks tersebut sudah sangat viral.
#BeritaHarian @DailyTvveet
Setelah melaporkan akun-akun tersebut, @muannas_alaidid mengaku banyak terima telepon orang untuk meminta maaf. Tidak hanya telepon, bahkan mereka juga mengirimkan surat serta video klarifikasi kepadanya.
#BeritaHarian @DailyTvveet
Walupun @muannas_alaidid memaafkan mereka, ia tak menjamin akan mencabut laporan ke polisi. Dirinya ingin memberi pelajaran kepada mereka yang menyebarkan fitnah lewat media sosial. Cek artikelnya disini: bit.ly/2rM1DWg
Load Remaining (1)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.