0
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Mengendus “Institusi Siluman” Dalam Insiden Perusakan Atribut Demokrat #Biru14 #InstitusiSiluman #KamiBersamaSBY pic.twitter.com/oKdFLBs58m
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
SBY ini bagaimana sih? Masak gara-gara bendera dan baliho dirobek sampai ribut-ribut begitu? Dalam politik mah biasa robek-robek atribut. Sudah lazim, jadi tidak perlu dibesar-besarkan. Lagipula, masih banyak urusan bangsa dan negara daripada mengurus baliho yang dirobek kan? pic.twitter.com/BC0irrWOSL
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Ya, pertamanya saya juga berpikir begitu. Tapi pas baca rilisnya Partai Demokrat, mau tidak mau saya mesti berpikir ulang. Wajar saja kalau SBY dan Partai Demokrat meradang. Soalnya ini insiden ini tidak sesederhana robek-robek atribut semata.
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Insiden ini memang penuh kejanggalan. Pertama, Polda Riau begitu cepat menetapkan tersangka. Ada tiga orang. Tidak masuk logika saya. #Biru14 #InstitusiSiluman #KamiBersamaSBY
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Soalnya perusakan itu terjadi dalam hitungan jam. Jumlah atribut yang dirusak itu sampai ratusan. Tidak mungkin cuma tiga orang pelakunya. Yang masuk akal ya pengakuan pelaku yang tertangkap tangan itu. Ada 35 orang yang beroperasi, dibagi dalam lima kelompok. pic.twitter.com/vQcnbH0X4z
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Kejanggalan kedua adalah berubahnya pernyataan aparat. Mula-mula mereka bilang tidak ada kaitannya dengan PDIP. Lalu mendadak bilang ini aksi saling serang oknum PDIP dan Partai Demokrat. #Biru14 #InstitusiSilumann #KamiBersamaSBY pic.twitter.com/88y3XMYg1W
Expand pic
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Logika yang dibangun “kader bawah cari muka”. Alibinya, ketika itu SBY dan Jokowi sama-sama ada acara di Pekanbaru. Kok bisa berubah-berubah begitu ya? Kok bisa aparat serampangan memberi informasi publik begitu.
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Kalau pakai skenario ini, aparat terkesan mau membenturkan Partai Demokrat dan PDIP. Nama baik kedua partai besar ini jadi taruhannya. Parahnya lagi, belum apa-apa, kasus ini sudah ditutup. Padahal penjelasannya belum tuntas pelakunya #Biru14 #InstitusiSilumann #KamiBersamaSBY
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Dengan logika 35 orang pelaku, dilakukan secara cepat, bisa beroperasi di jalan utama Pekanbaru yang pasti saat itu banyak aparat sebab dua orang VVIP datang, tidak mungkin insiden ini dilakukan asal-asalan. #Biru14 #InstitusiSilumann #KamiBersamaSBY
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Yang paling mungkin insiden ini sudah disetting. Atau tepatnya bersifat sistematis, massif dan terorganisir. Artinya pasti ada inisiator di luar 35 pelaku tadi. Siapa yang bayar orang-orang itu? #Biru14 #InstitusiSilumann #KamiBersamaSBY
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Siapa yang jamin mereka akan aman kalau terjadi apa-apa? Siapa arsitek yang sesungguhnya? Siapa yang sebenarnya hendak dilindungi? #Biru14 #InstitusiSilumann #KamiBersamaSBY
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
inilah yang sebenarnya sedang dikejar oleh Partai Demokrat. Kalau pelakunya cuma tiga orang, saya yakin Partai Demokrat akan langsung memaafkan. Kasus tidak diperpanjang. Tapi kalau sudah sistematis, massif dan terorganisir artinya ada rencana jahat yang besar di sini.
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Parahnya rencana jahat ini bukan cuma buat menyerang SBY dan Partai Demokrat. Tapi juga buat mengadu domba Partai Demokrat dan PDIP. Logikanya, tidak mungkin dua raksasa diadu oleh kecoak. Pasti pelakunya level raksasa juga. Siapa pelakunya? Ini yang jadi tanda tanya.
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Dan makin jadi tanda tanya sebab Polda Riau dan Kemenkopolhukam terkesan grasa-grusu agar kasus ini tuntas di level pelaku kelas keset. Terkesan ada upaya untuk melindungi arsitek dari insiden ini. #Biru14 #InstitusiSilumann #KamiBersamaSBY
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Jadi, insiden ini bukan masalah perusakan atribut semata. Lebih jauh dari itu. Ini bukan cuma perihal kehormatan Presiden RI ke-6 yang patut dijaga, tapi juga upaya menjaga demokrasi Indonesia. Kalau sampai pelaku kejahatan dilindungi oleh aparat hukum, bisa kacau Indonesia.
Anti Pengkhianat Rakyat @Pengamat_Eksis
Apalagi kalau pelakunya sekelas “institusi siluman”, bisa punah bangsa kita! #Biru14 #InstitusiSilumann #KamiBersamaSBY pic.twitter.com/bUScrjQwgR
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.