Sreeek....Sreeek...Sreeekk Terdengar NENEK menyapu Cerita RUMAH HANTU DIPERKEBUNAN KARET A Thread by @BriiStory

radio hidup dengan sendirinya, padahal om ingat sebelum maghrib sudah mematikannya....Tiba2 suara nenek dengan sapu lidi lagi-lagi terdengar sedang menyapu pekarangan di sebelah kanan rumah...
rumah perkebunan nenek mistery gaib Memetwit awesomes sapulidi RAdIO malamjumat tengah hutan
624 View 0 comments
2
Brii.. @BriiStory
"Sreeek...sreeekk..sreeekk.." Sekali lagi, nenek dengan sapu lidi itu terdengar menyapu pekarangan di sebelah kanan rumah. Om mendengarkan dengan seksama.. Suaranya kadang menjauh, terkadang mendekat.. #memetwit @InfoMemeTwit pic.twitter.com/AQWqQJp3El
 Expand pic
Brii.. @BriiStory
Terjebak di rumah ini sendirian. Om tidak bisa kemana-mana.. Iya, pada tengah malam ini om sedang sendirian di rumah, Wahyu gak ada.. ***
Brii.. @BriiStory
"Pak, saya ke kota dulu ya. Sebelum maghrib saya sudah di rumah lagi." Siang itu Wahyu pamit untuk berbelanja keperluan rumah ke kota. Belanja rutin bulanan kali ini hanya dia yang melakukannya, om tidak ikut karena sedang gak enak badan.
Brii.. @BriiStory
Seharian hanya terbaring lemas di atas tempat tidur, hari itu om tidak bekerja, semua pekerjaan dilakukan oleh Wahyu. "Iya Yu, hati-hati ya.." Wahyu langsung berangkat, kemudian terdengar suara motor dihidupkan di halaman, selanjutnya motor terdengar menjauh meninggalkan rumah.
Brii.. @BriiStory
Om gak berpikir macam-macam, karena yakin kalau Wahyu akan pulang sebelum maghrib. Om hanya ingin beristirahat saja seharian, fisik om gak akan kuat kalau harus memaksa diri untuk ikut Wahyu berbelanja ke kota. ***
Brii.. @BriiStory
Jam sudah hampir di pukul enam sore tetapi Wahyu belum juga kelihatan batang hidungnya. Om memaksa tubuh yang masih dalam keadaan demam tinggi untuk beranjak dari tempat tidur dan menuju halaman depan, duduk di kursi sambil menunggu kedatangan Wahyu.
Brii.. @BriiStory
Om berharap kalau Wahyu sebenarnya sudah sampai di rumah ketika om sedang tidur tadi, tapi tenyata tidak, Wahyu benar-benar belum pulang.
Brii.. @BriiStory
Suasana rumah dan sekitarnya sudah mulai gelap, om segera mulai untuk menyalakan lampu petromak di ruang tengah dan lampu templok di setiap kamar. Setelah dalam rumah sudah cukup terang, om langsung menyalakan radio.
Brii.. @BriiStory
Oh iya, Radio adalah satu-satunya hiburan kami di rumah itu, yang selalu setia menangkap siaran stasiun radio dengan frekuensi AM.
Brii.. @BriiStory
Untungnya, radio yang tertangkap siarannya, sering memutarkan lagu-lagu yang sedang hits, musik era 80 dan awal 90an menjadi andalan. Barat maupun lokal. Pada saat itu yang sedang berkibar adalah Guns n' Roses, Bon Jovi, White lion, dan kawan-kawannya.
Brii.. @BriiStory
Saat itu juga, om sedang sangat menggemari lagu you're all i need-nya White Lion, lagu romantis yang mengingatkan om kepada mantan pacar waktu masih tinggal di Semarang. Skip, kita kembali ke radio..
Brii.. @BriiStory
Dengan tidak adanya masjid atau musholla di dekat perkebunan karet itu, untuk mengetahui waktu sholat pun kami harus bergantung pada radio, yang akan menginformasikan ketika tiba saatnya waktu sholat dengan mengumandangkan suara adzan.
Brii.. @BriiStory
Radio yang kami miliki ini sebenarnya bukan radio tua, radio yang cukup baru malah, tapi sering kali kami harus mengubah dan menggerakkan antenanya yang panjang untuk menangkap siaran, kalau gak begitu yang terdengar akan lebih banyak "kresek-kresek"-nya.
Brii.. @BriiStory
Radio dua band berwarna hitam yang kami beli di kota pada awal tinggal di rumah itu, kami letakkan di atas meja ruang tengah, dikelilingi oleh kursi tamu panjang dan pendek.
Brii.. @BriiStory
Kumandang adzan belum terdengar, memang belum waktunya, walaupun jam sudah lewat dari angka enam. Om membuka pintu depan dan melihat ke arah luar, Wahyu belum juga terlihat datang bersama motornya.
Brii.. @BriiStory
"Ah mungkin dia lupa waktu karena bertemu dengan temannya di kota, dan akan sampai di rumah selepas maghrib atau isya.." Om membesarkan hati dengan bicara sendirian..
Brii.. @BriiStory
Beberapa saat kemudian suara adzan maghrib akhirnya terdengar juga di radio, om langsung menutup pintu dan mematikan radio, kemudian berjalan ke belakang rumah untuk berwudhu dan melaksanakan sholat. ***
Brii.. @BriiStory
Kamis malam jumat, om melanjutkan mengaji setelah selesai sholat maghrib sambil menunggu waktu isya. Dalam benak, om masih terusik memikirkan keberadaan Wahyu yang sampai hampir masuk waktu Isya belum datang juga.
Brii.. @BriiStory
Di tengah-tengah kekhusu'an mengaji, ada satu hal aneh yang terjadi. Tiba-tiba terdengar suara radio, radio hidup dengan sendirinya, padahal om ingat kalau tadi sebelum maghrib sudah mematikannya.
Brii.. @BriiStory
Melirik ke ruang tengah, om melihat radio masih berada pada tempatnya, gak ada hal aneh lainnya, hanya suara yang mengalun keluar dari speakernya. Radio itu menangkap siaran yang sebelumnya belum pernah om dengar, siaran radio yang aneh. ~Anehnya gimana om?~
Brii.. @BriiStory
Om mendengar lagu keroncong Jawa yang kualitas rekamannya seperti rekaman tahun 1960an, atau bahkan lebih lama lagi. Intinya, om seperti mendengar siaran radio dari stasiun jaman dulu, sekitar tahun 1960 -1970an..
Brii.. @BriiStory
Om dan Wahyu tidak pernah menangkap siaran radio yang memutar lagu-lagu keroncong, apa lagi dengan keroncong dengan kualitas rekaman jaman dulu. Om berdiri dan berjalan menuju ke tempat radio itu berada, langsung mengubah frekuensinya, kembali ke frekuensi stasiun radio favorit.
Brii.. @BriiStory
Berdiri diam di depan radio, om geleng-geleng kepala sendiri.. "Siaran radio apa yang baru saja terdengar? Aneh..." Gak berapa lama kemudian terdengar kumandang adzan, om langsung bersiap melaksanakan sholat isya. ***
Brii.. @BriiStory
Om semakin khawatir dengaan keberadaan Wahyu, sampai hampir jam sembilan malam dia belum juga datang. Dalam hati om berpikir semoga gak terjadi hal-hal buruk yang menimpa dirinya.
Brii.. @BriiStory
Di satu sisi om mengkhawatirkan kabar Wahyu, di satu sisi lagi om mulai merasa was-was. Kenapa was-was? karena kalau sampai Wahyu gak datang juga, berarti om harus menghabiskan malam di rumah sendirian.
Load Remaining (63)
Login and hide ads.