1

Kronologi Kejadian Pemukulan Seorang Tentara oleh Segerombolan Tukang Parkir

goodfather @goodfat64169923
1.Dilawan, TNI dianggap AROGAN, gak dilawan MATI SIA-SIA ... Enaknya pemuda-pemuda ini diapain ya? Orang-orang yang gagal direvolusi mentalnya!! pic.twitter.com/9X28nO8wLI
goodfather @goodfat64169923
2.Pada hari Senin tanggal 10 Desember 2018 pukul 15.40 wib, telah terjadir cekcok mulut/ kesalah pahaman antara anggota TNI AL yang berpakaian dinas dengan salah satu anggota penjaga parkir didepan Arundina Kec. Ciracas Jakarta Timur. pic.twitter.com/R5Oypegi5W
goodfather @goodfat64169923
3.Kronologis. 1a. Pada hari Senin tanggal 10 Desember 2018 pukul 15.30 Wib,Kapten Komarudin (anggota TNI AL berpakaian dinas) beserta anaknya selesai servis motor berencana mkn di warung soto kudus samping Indomart Arundina, pada saat hendak parkir anaknya (an. Saka/kelas 3 SD). pic.twitter.com/LiyTstQvTK
goodfather @goodfat64169923
1b.bilang kalau knalpot motor berasap, kemudian Kapten Komarudin memeriksa bagian mesin motornya, saat memeriksa motor salah satu anak parkir menggeser motornya tanpa sepengetahuannya sampai kepala Kapten Komaruddin terbentur motor sehingga menegur anak parkir tersebut. pic.twitter.com/eEhpZVwjPP
goodfather @goodfat64169923
1c. namun anak parkir tidak terima hingga terjadi cekcok mulut yang kemudian mengundang perhatian teman-teman tukang parkir lainnya, dan mengeroyok Kapten Komarudin. pic.twitter.com/WegVABx3Zq
goodfather @goodfat64169923
1d. Pada saat Kapten Komarudin dikeroyok oleh anak-anak tukang parkir ( 7 s/d 9 orang ) melintas seorang Anggota TNI AD (Pratu Rivonanda Kes Dronkavser Paspampres) dan langsung melerai, krn anggota Dronkavser tsb melihat yang dikeroyok berpakaian dinas loreng. pic.twitter.com/7mjwuWiSev
goodfather @goodfat64169923
1e.akan tetapi justru malah menjadi korban pengeroyokan juga dari anak-anak parkir tersebut sampai terjadi perkelahian diantara mereka, karena melihat jumlah anak parkir melebihi jumlah mereka. pic.twitter.com/U4VJe8JUMI
goodfather @goodfat64169923
1f.kemudian Pratu Rivo mengamankan Kapten Komarudin beserta anaknya ke Barak Remaja Paspampres KPAD Cibubur dengan cara dibonceng menggunakan sepeda motor. pic.twitter.com/2oPCMXQiWh
goodfather @goodfat64169923
1g. Setelah dari barak baru kemudian mereka keluar lagi dengan mencari para pelaku pengeroyokan ke pemukiman warga lapangan tembak, pada saat pencarian tersebut, mereka menemukan sdr. Agus yang ikut terlibat dalam pengeroyokan dan langsung diamankan ke Polsek Ciracas. . . pic.twitter.com/5ibRwe3mKO
goodfather @goodfat64169923
2. Identitas salah satu pelaku : a. Nama : Agus Priyantara. TTL : Jakarta 23 - 08 - 1986. Alamat : Jl. H .Baim RT.009/ 06 No. 16 Kel. Kelapa dua wetan Kec. Ciracas Jaktim @info.tni pic.twitter.com/NNadw2hNPT
 Expand pic
Asep Maosul @asep_maoshul
Setelah kejadian di Polsek Ciracas , maka pihak manakah yang pantas kita dukung 1. POLRI = LIKE 2. TNI = RETWEET @dapitdong @MbahUyok @maspiyuuu @Muslim_Bersatu1 @ekowBoy @CakKhum @AzzamIzzulhaq @BangPino @AkunTofa @Ndon08 @Ferdinand_Haean @RajaPurwa @armanpaluta pic.twitter.com/G6hrUATm6U
 Expand pic
 Expand pic
tirto.id @TirtoID
Segerombolan orang berbadan tegap dan berambut cepak datang menyisir kawasan perumahan PTB, Ciracas. Penyisiran ini diduga sebagai upaya balas dendam atas kasus pemukulan seorang tentara oleh tukang parkir di ruko Arundina, Senin (10/12/2018) siang. tirto.id/dbKb
Sebelum Bakar Polsek Ciracas, Gerombolan Rambut Cepak Sisir Warga

tirto.id - E, Sekretaris salah satu RT di perumahan PTB, Ciracas, Jakarta Timur, mengatakan gerombolan orang berbadan tegap berambut cepak menyisir kawasan mereka pada Selasa (11/12/2018) malam.

"Malam-malam orang badan tegap rambut cepak, enggak tahu siapa, datang ke sini," katanya kepada reporter Tirto, Rabu (12/12/2018).

Jumlahnya, kata E, mencapai kira-kira seratus orang. Mereka datang sekitar setengah 10 malam, atau beberapa jam sebelum Polsek Ciracas dirusak dan dibakar.

E mengaitkan ini dengan kasus pemukulan seorang tentara oleh tukang parkir di ruko Arundina, Senin (10/12/2018) siang. Diduga penyisiran adalah upaya balas dendam dari tentara atau mencari pelaku pemukulan. Kompleks ini didatangi karena memang salah satu rumah di sana adalah tempat berkumpul tukang parkir.

Tiga orang jadi korban penyerangan pada malam itu. Ketua RW di perumahan itu salah satunya. Saat itu ia hendak pergi ke warung membeli makanan.

"Saya niatnya mau ke depan, beli jajan. Lagi di pos ronda datang orang ditanya, 'bapak sebagai apa di sini?,' katanya kepada reporter Tirto. "Ya ketua RW," jawab sumber yang tak mau namanya disebutkan ini.

Tanpa basa basi, orang yang bertanya itu langsung memukulnya dengan tangan kosong. Bertubi-tubi. Mulut memar, dagu pecah, dan dua giginya rontok.

Ia mengaku tidak tahu siapa mereka.

"Saya kurang tau, saya enggak mau berandai-andai, takut salah. Enggak jelas siapa-siapanya," katanya di kediamannya.

Satu orang lain yang dipukul diduga tentara adalah Ris. Kepada reporter Tirto ia mengaku dipukul dengan bata saat sedang bersama ketua RW. Kepalanya bocor dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pasar Rebo.

"Sama teman [Ketua RW]. Itu jam 10 malam," ujar Ris.

Selain warga, gerombolan itu juga merusak satu unit Toyota Avanza serta sebuah pos ronda.

Bisnis.com, JAKARTA--Mabes Polri membantah kasus perusakan Kantor Polsek Ciracas pada Selasa (11/12/2018) pukul 23.30 WIB dilakukan sejumlah anggota TNI yang tidak menggunakan seragam dinas.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya informasi yang disebarkan melalui media sosial dan pesan berantai di Whatsapp Grup mengenai peristiwa perusakan Kantor Polsek Ciracas tadi malam.

Menurutnya, informasi perusakan Kantor Polsek Ciracas yang dilakukan belasan anggota TNI tidak menggunakan seragam adalah tidak benar.

"Tidak ada itu (anggota TNI). Info-info di media sosial saya minta betul-betul secara bijak diklarifikasi dan dikonfirmasi, jangan mudah percaya begitu saja," tutur Dedi, Rabu (12/12/2018).

Dedi mengungkapkan berdasarkan hasil penyelidikan sementara yang dilakukan tim Polda Metro Jaya perusakan Kantor Polsek Ciracas itu dilakukan sekelompok orang yang tidak dikenal, bukan dirusak anggota TNI yang tidak menggunakan pakaian dinas.

"Polda Metro Jaya sudah menyampaikan bahwa kasus itu dilakukan sekelompok orang tidak dikenal," kata Dedi.

Dedi mengatakan Polda Metro Jaya sudah membuat tim khusus untuk menyelidiki penyebab perusakan Kantor Polsek Ciracas tersebut. Menurutnya, Polda Metro Jaya juga akan memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

"Saat ini, tim sudah dibentuk oleh Polda Metro Jaya untuk membuat terang peristiwa itu. Sabar saja ya," ujarnya.

SUMBER:
https://kabar24.bisnis.com/read/20181212/367/868796/mabes-polri-bantah-perusakan-kantor-polsek-ciracas-dilakukan-anggota-tni

yohanes dhysta @yohanesdhysta
@TirtoID Teringat GMRC (Geng Motor Rambut Cepak) yang berkeliaran di wilayah Kemayoran beberapa tahun yang lalu
Bayu Putranto @bayoewaelah
@TirtoID Tidak perlu menjadi Edogawa Conan untuk menebak siapa gerombolan tersebut.
Dodi Setiawan @dodstwn
@TirtoID Ngeri juga ini gerombolan rambut cepak
Dyzan j @DyzanJh
@TirtoID Yang menarik dari head line nya adalah: Segerombolan orang berambut cepat sisir warga. Well, maybe because they can't comb they own hair.
xanax family @oaktre_
@TirtoID agak disayangkan juga sih arogansi mereka, tetapi yg diburu oleh mereka itu kumpulan org2 yg sering bikin onar dikawasan arundina
Hafidz Rizal @ultraman_hafidz
@TirtoID Kalo premannya diambil gak bakal banyak yang protes kok, tapi ngapain kantor polisi ikut dibakar om?
15371437142 @jaka_karia
@TirtoID Ini sama geng kapak ada hubungannya ga si?
ferdyan @Ferdyan_SN
@TirtoID Gak balik jaman orba saja itu polsek habis mobil parkir dibakar. kalau balik jaman orba sepolsek polsek jg sekalian dibakar. gerombolan ini memang gak ada lawanya kalau di Indonesia. top habis pokoknya....
👶🏻 @_glngdwnta
@TirtoID Setelah saya baca, kok malah mirip kungfu hustle ya
HIJAU_BESAR @HIJAU_BESAR
@TirtoID Bung Mimin @TirtoID Aparat Keamanan Bertindak Bak GEROMBOLAN PREMAN. Apa Yang Sedang Terjadi Di Indon? Bagaimana Dengan Penegakan Hukum? Bagaimana Dengan Rasa Aman? Inikah Harga Untuk Kebersamaan Itu,Yg Disebut NKRI?
Load Remaining (38)
Login and hide ads.