Add to Favorite
0
IG: ulinyusron @ulinyusron
Jejak merekayasa penolakan kampanye di pasar. Sekali lagi ini membuktikan kubu ini: tukang fitnah, hoaks. Inilah skandal setelah kasus Ratna Sarumpaet. Tonton sampai habis cara jahat ini pic.twitter.com/uFFeQvqLao
Story Sempat Jadi Kontroversi, Ini Cerita di Balik Foto Viral Poster Sandiaga Uno Diminta Pula.. Poster Sandiaga Uno diminta pulang terpampang di Pasar Kota Pindang, Sumut. 1389 pv
Rike 🐸☝ 🇮🇩 @humaira979
@ulinyusron Ohhh jd video kemaren rekayasa..mo playing victim ternyata CC @SuburBur
Cebong Baik @HanumZubir
@humaira979 @ulinyusron @SuburBur Aku dah bahas di grup aku. Mrk kan sedih. Aku blg itu rekayasa trus aku jabarin deh. Ternyata bkn aku aja yg menilai kyk gitu.sip.
Receh Tapi Santai @lucureceh
@ulinyusron @kangdede78 Pasang pasang sendiri, nyalain orang lain, ngefitnah orang lain, ngaku ngaku sendiri haelah @rukamhamerr
Abinaya Wahyu Cechar @CecharWahyu
@lucureceh @ulinyusron @kangdede78 @rukamhamerr Tenang saja, saya yakin masyarakat sekarang udah pinter, siapapun sekarang bisa jadi wartawan, setiap org punya gadget bisa merekam bisa unggah, kebenaran tetap akan abadi, insyAllah jokowi lagi
detikcom @detikcom
Beredar potongan video anggota badan pemenangan Prabowo-Sandiaga, Yuga, melarang seseorang mencopot spanduk "Pak Sandiaga Uno, news.detik.com/berita/4339883…

Saat dimintai konfirmasi, Yuga, yang dalam video disoroti karena melarang pencopotan spanduk itu dengan tudingan bagian dari 'rekayasa', angkat bicara. Ia menjelaskan kenapa dirinya melarang anggota Gerindra mencabut spanduk itu.

"Apa yang saya lakukan ketika ada orang Gerindra yang mau cabut itu saya larang karena itu kan aspirasi masyarakat pasar. Mas jangan, distreples lagi," kata Yuga kepada detikcom, Rabu (12/12/2018).

"Memang ada poster penolakan dan Pak Sandi samperin, jadi ini memang aspirasi yang kita harus dengarkan," sambungnya.

Ia menyayangkan sejumlah pihak yang menuding ada rekayasa dalam momen itu. "Kita tidak boleh memecah belah, kampanye itu harus menyatukan, menyejukkan, saling memeluk, jadi kampanye 'Teletubbies'," kata Yuga.

"Jadi saya agak marah kalau ada yang bilang itu rekayasa, ini tidak ada rekayasa sama sekali, ini memang dinamika di masyarakat yang harus didengarkan," pungkasnya.

URL detiknews 12 Tim Pemenangan Sandi: Tak Ada Rekayasa di Kampanye 'Sandi Pulanglah' Beredar potongan video anggota badan pemenangan Prabowo-Sandiaga, Yuga, melarang seseorang mencopot spanduk 'Pak Sandiaga Uno...'.
rockerstar_01 @rocky_renra
@detikcom Ujng ujungnya larinya ke jokowi,,pasti bilang itu pendukung jokowi padahal itu cara mereka mendapat simpati
budi sulistiyono @budisulistiyono
@detikcom apapun jd yg penting hepi, rekayasa,sandiwara gpp. bkn begitu pak @sandiuno ? O ya sering2 ke pasar, trus pa kabar Oce Mart ??
Ridhie Hafiz @RidhieHfz
@detikcom ada angle baru ya skr "itu rekayasa" really?? kyk tuh org gak punya paket kouta nonton aja gak
Login and hide ads.