Created on App

NARASI PEMBUSUKAN CITRA JOKOWI OLEH DUA PARTAI OPISISI

Sejak awal pencalonannya dan sampai sekarang menjabat sebagai Presiden RI, keraguan atas status kesejarahan Jokowi dan keluarganya masih menyisakan tanda tanya bagi sebagian masyarakat. Bahkan tak jarang ada dari mereka yang meyakini bahwa Jokowi memang aktivis PKI dan anti islam.
0
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Narasi Pembusukan Citra Jokowi oleh Dua Partai Oposisi pic.twitter.com/UajqjydyFB

10/12/2018 16:54:24 WIB
Expand pic
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Sejak awal pencalonannya dan sampai sekarang menjabat sebagai Presiden RI, keraguan atas status kesejarahan Jokowi dan keluarganya masih menyisakan tanda tanya bagi sebagian masyarakat. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:25 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Bahkan tak jarang ada dari mereka yang meyakini bahwa Jokowi memang aktivis PKI dan anti islam. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:26 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Isu yang menyebar melalui media sosial dan cetak misalnya, juga menguatkan keyakinan bahwa Jokowi adalah memang aktivis PKI dan sosok yang anti islam. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:27 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Namun, yang menjadi soal adalah mengapa klarifikasi itu hanya tersiar di media abal-abal dan tidak ditemukan pada arus media utama. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:28 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Sehingga, banyak masyarakat yang kemudian balik bertanya, merasa gerah perihal isu Jokowi sebagai aktivis PKI dan anti islam yang tersebar di beberapa portal abal-abal yang tak bertanggung jawab tersebut. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:29 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Kemudian, dari munculnya isu tersebut, mengapa ketika Jokowi menjadi Walikota selama dua periode, dan naik tingkat menjadi seorang Gubernur Jakarta, tidak ada sama sekali pihak yang berusaha menguak perihal kesejarahan Jokowi dan keluarganya. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:30 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Mengacu pada pengakuan Ketum PPP, Romahurmuziy, memang benar bahwa isu cap PKI dan anti islam terhadap Jokowi, opini tersebut sengaja dibuat dan pertama kali dibangun ketika Jokowi menghadapi kontestasi pilpres 2014 lalu yang berhadapan dengan lawan politiknya, Prabowo-Hatta.

10/12/2018 16:54:30 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Opini tersebut dibangun pertama kali lewat tabloid Obor Rakyat. Romi yang saat itu menjadi Wakil Ketua Bidang Strategi Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, mengakui bahwa ada faksi dari tim pemenang yang sengaja membangun pemikiran provokatif. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:32 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Yang ditujukan untuk memenangkan Prabowo-Hatta dan menjatuhkan lawan politiknya dengan beragam fitnah. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:32 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Di antara pemikiran provokatif tersebut, menurut Romi, yang muncul pada saat itu adalah bahwa Pak Jokowi merupakan anak seorang Tionghoa yang bernama Oey Hong Liong, dan dia adalah aktivis PKI. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:33 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Romi juga mengakui bahwa dengan adanya pembentukan opini tersebut, dirinya langsung menolak sebab berisikan fitnah. Ia pun menegaskan isi tabloid tersebut merupakan propaganda untuk menyerang Jokowi. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:34 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Selain itu, pada September 2017, Penelitian Saiful Mujani Research & Consulting menemukan bahwa isu sedang terjadinya kebangkitan PKI hanya diyakini oleh sekitar 12,6% populasi Indonesia. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:35 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Sementara mayoritas masyarakat sebanyak 86,8% menyatakan tidak setuju terhadap pernyataan kebangkitan PKI. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:36 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Menurut penelitian tersebut, masyarakat yang mempercayai terjadinya kebangkitan PKI beririsan dengan pendukung Prabowo dan dengan beberapa pendukung partai politik terutama PKS dan Gerindra. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:36 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Begitu juga dengan Sirajuddin Abbas, Peneliti SMRC, ia menyimpulkan bahwa opini kebangkitan PKI di masyarakat tdk terjadi secara alamiah, melainkan hasil mobilisasi opini kekuatan politik tertentu, terutama pendukung Prabowo, mesin politik PKS dan Gerindra. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:37 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Jadi, kita juga bisa dengan mudah melihat bahwa Obor Rakyat hanya sebagai platform media yang cuma dijadikan corong propaganda busuk dari Prabowo-Hatta, guna memuluskan kontestasi pemilu pada saat itu. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:38 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Melihat masa lampau itu penting sebagai bahan refleksi, tapi tidak berarti hal itu kemudian harus “mengangkangi” obyektivitas dan sikap kritis. Dari hal ini kemudian perlu bagi Gerindra dan PKS untuk bertanggung jawab atas pembentukan opini sesat tentang Jokowi aktivis PKI.

10/12/2018 16:54:39 WIB
Siap, Komandan! ✌🏽 @KomandanMarkos

Atau kita perlu mengamini bahwa opini busuk terhadap Jokowi yang masih mencuat saat ini memanglah kesengajaan yang dipelihara oleh Gerindra dan PKS dalam mengahadapi pilpres 2019 nanti, yang sejatinya ialah untuk menjatuhkan Jokowi. #IndonesiaBicaraBaik

10/12/2018 16:54:40 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!