GURU HONORER KINI TAK MISKIN LAGI || by @PartaiSocmed

Chirpified
publicpolicy
225 View 0 comments
Add to Favorite
0
#99 @PartaiSocmed
GURU HONORER KINI TAK MISKIN LAGI pic.twitter.com/AYujZH9pZ2
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Memang benar masih banyak guru honorer yg mendapat gaji di bawah UMR, bahkan ada banyak guru honorer yg bergaji di bawah 500 ribu. Itupun seringkali di rapel gajinya. Ini fakta.
#99 @PartaiSocmed
Tapi mengapa banyak orang bersedia jadi guru honorer walaupun gajinya tak manusiawi? Alasan terbanyaknya adalah karena mengharap diangkat jadi PNS
#99 @PartaiSocmed
Namun rupanya banyak yg belum sadar (termasuk para guru honorer) bahwa berdasarkan PP Nomor 56 Tahun 2012, pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS terakhir kali adalah tahun 2014 yg lalu. Setelah itu tak ada lagi!
#99 @PartaiSocmed
Artinya, para guru honorer yg sudah berusia diatas 35 tahun selamanya tak akan pernah diangkat! Bagi yg masih berusia di bawah 35 tahun tentu masih bisa ikut CPNS lewat jalur normal.
#99 @PartaiSocmed
Namun karenaPresiden Jokowi punya janji untuk meningkatkan kesejahteraan para guru honorer, maka pada tahun 2018 ini pemerintah kembali melakukan penerimaan CPNS untuk eks tenaga honorer K2 yang gagal tes di tahun 2014. Bukti besarnya niat Jokowi mengangkat kesejahteraan mereka pic.twitter.com/CcY12GB2vY
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Banyak yg sengaja menyalah artikan janji Jokowi kepada guru honorer ini. Beliau tak pernah menjanjikan menjamin semua guru honorer jadi PNS tetapi akan memperjuangkan upah mereka minimal sebesar UMR dan menjamin proses perekrutan PNS yg berkeadilan. Ayo dibaca ulang. pic.twitter.com/aL1EEGQ3Zi
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Maka hingga 2018 ini sudah terdapat 1,2 juta tenaga honorer K2 yang naik kelas jadi PNS, atau sekitar 25 persen dari total PNS 4,3 juta orang. Ini antara lain berkat komitmen Jokowi juga.
#99 @PartaiSocmed
Namun tentu saja masih banyak guru honorer yg tidak bisa menjadi PNS. Entah karena gagal tes atau alasan lainnya. Lagi pula siapapun presidennya tak mungkin bisa mengangkat semua tenaga honorer jadi PNS.
#99 @PartaiSocmed
Lantas bagaimana nasib guru honorer yg usianya sudah di atas 35 tahun? Padahal penerimaan honorer K2 sudah tidak ada lagi? Apakah selamanya mereka akan hidup dengan upah di bawah UMR?
#99 @PartaiSocmed
Nah, untuk tetap memperjuangkan nasib guru honorer meski mereka gagal test sebagai PNS itulah maka dikeluarkan PP Nomor 49 Tahun 2018 ini. Semangat utama dari PP ini adalah untuk mengangkat kesejahteraan tenaga honorer terutama guru honorer. pic.twitter.com/tyBGCaMUon
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Hal luar biasa dari PP No 49 tahun 2018 ini adalah gaji dan tunjangan guru honorer yg diangkat menjadi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) disamakan dengan PNS! Belum termasuk fasilitas2 lainnya seperti BPJS dll. pic.twitter.com/QfFHH1YqUu
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Bayangkan, guru honorer yg sebelumnya upahnya di bawah UMR bahkan ada yg cuma 300 ribu sebulan itu mendadak mendapatkan gaji dan tunjangan setara PNS ketika mereka menjadi PPPK. Suatu lonjakan kesejahteraan yg luar biasa!
#99 @PartaiSocmed
PP No 49 tahun 2018 ini sudah ditandatangani Presiden Jokowi dan mulai di eksekusi tahun 2019. Para guru honorer dan tenaga honorer lainnya siap2 menerima durian runtuh. pic.twitter.com/cWf2U7D7wc
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Perbedaan PPPK dan PNS adalah mereka tidak mendapat pensiun seperti PNS. Namun jika dibandingkan dengan upah tidak manusiawi yg mereka terima sekarang sementara usia sudah melewati syarat CPNS, maka PP No 49 tahun 2018 adalah berkah luar biasa yg patut disyukuri
#99 @PartaiSocmed
Kemarin banyak guru PNS yg berpikir mendapat upah sesuai UMR saja sudah bersyukur sekali, eh malah dapat jauh lebih baik dari yg diharapkan. Bukan lagi upah UMR tetapi gaji dan tunjangan setara PNS.
#99 @PartaiSocmed
Meski PP No 49 tahun 2018 ini adalah angin segar bagi para guru honorer, namun di tahun politik ini kebijakan sebagus apapun akan disalah artikan. Lucunya pihak2 yg menolak adalah mereka yg bukan guru honorer pic.twitter.com/OU9FDqgO6e
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Alasannya pun aneh, sebab berdasarkan PP No 56 Tahun 2012 yg dibuat di zaman SBY pengangkatan guru honorer K2 sudah tidak dimungkinkan lagi. Masa ketua IGI tidak tahu itu? Masa ketua IGI tega teman2 guru honorer tetap dapat upah 300 ribu sebulan demi mimpi yg tak pasti? pic.twitter.com/nqgCWfNwav
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Kepada para guru honorer kami sarankan lebih baik memanfaatkan peluang emas ini bagi kesejahteraan keluarga masing2. Jangan mau dimanfaatkan oleh pengurus IGI yg sudah jadi PNS itu! Jangan mau dipolitisir! Nasib kalian diatas kepentingan mereka!
#99 @PartaiSocmed
Dan jika sudah mendapatkan gaji layak setara PNS jangan berkurang etos kerjanya. Tetaplah mendidik murid2 kalian dengan penuh pengabdian. Jangan terjebak zona nyaman ala PNS.
#99 @PartaiSocmed
Dan jika sudah mendapatkan gaji layak setara PNS jangan berkurang etos kerjanya. Tetaplah mendidik murid2 kalian dengan penuh pengabdian. Jangan terjebak zona nyaman ala PNS.
#99 @PartaiSocmed
Sekian kultwit kami. Selamat untuk para guru honorer. Terima kasih.
#99 @PartaiSocmed
Sekian kultwit kami. Selamat untuk para guru honorer. Terima kasih.
Login and hide ads.