Add to Favorite
0
Login and hide ads.
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Beberapa hari ini, Papua kembali berdarah. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Nduga, Papua, dilaporkan telah melakukan pembunuhan kepada sejumlah pekerja pembangunan jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Dalam insiden tersebut, sebanyak 31 orang yang bekerja di perusahaan milik BUMN PT Istaka Karya dilaporkan meninggal dunia. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Mereka adalah para pekerja yang sedang membangun Jalan Trans-Papua untuk membuka keterisolasian daerah tersebut, sebagaimana bagian dari proyek prioritas pemerintahan Presiden Jokowi. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Pembunuhan keji itu sendiri, menurut keterangan Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba, dilakukan secara bertahap. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Awalnya, sebanyak 24 orang dibunuh di kamp para pekerja. Kemudian, terdapat 8 orang yang berhasil kabur menyelamatkan diri ke salah satu rumah keluarga anggota DPRD setempat. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Tapi sore harinya mereka dijemput dan dihabisi nyawanya. Hanya ada satu orang dari delapan itu yang berhasil melarikan diri. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Tak hanya itu saja, teror KKB itu pun terus berlanjut. Pasca membunuh pekerja, para anggota KKB itu juga menyerang pos TNI di Distrik Mbua, yang terletak tak jauh dari Distrik Yigi, Nduga. Dari penyerangan ini terdapat satu anggota TNI jadi korban. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Kelompok KKB yang menamakan dirinya sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Melalui Sebby Sambom, juru bicara komando nasional TPNPB-OPM, mereka telah mengakui sebagai pelaku pembunuhan dan serangan terhadap pos TNI itu. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Penyerangan KKB di Papua beberapa hari ini, tentu saja, sangat mengagetkan kita semua. Di tengah perhatian penuh pemerintah terhadap Papua, pembangunan yang masif, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang cukup signifikan. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Penyerangan KKB ini bisa dianggap sebagai anomali. Bukankah akar masalah di Papua adalah soal kesejahteraan? #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Pertanyaannya, mengapa Papua sekarang bergejolak kembali? Apa tujuan KKB itu tetap berusaha mengacaukan keamanan ketika pembangunan dan kesejahteraan hidup di Papua semakin membaik? #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Menurut hasil riset LIPI yang dipublikasikan dalam ‘Papua Road Map: Negotiating the Past, Improving the Present, and Securing the Future’ (2009), setidaknya terdapat 4 faktor yang melatarbelakangi munculnya konflik di Papua. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Pertama, peminggiran, diskriminasi, termasuk minimnya pengakuan atas kontribusi dan jasa Papua bagi Indonesia. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Kedua, tidak optimalnya pembangunan infrastruktur sosial di Papua, khususnya pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi rakyat, dan rendahnya keterlibatan pelaku ekonomi asli Papua. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Ketiga, terkait sejarah status politik dan identitas Papua yang berkaitan dengan proses integrasi politik, ekonomi, dan sosial budaya yang belum tuntas. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Keempat, siklus kekerasan politik yang belum tertangani, bahkan meluas, dan diikuti dengan adanya pelanggaran HAM yang belum dapat diselesaikan. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Dari penelitian itu, LIPI merekomendasikan sebuah pendekatan baru untuk menyelesaikan masalah di Papua dengan cara yang agak berbeda, yakni ‘shifting’ dari pendekatan keamanan ke pendekatan kesejahteraan. Tak hanya LIPI, pihak-pihak lain juga mengusulkan hal yang sama.
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Argumentasinya bahwa adanya gangguan keamanan dari para KKB itu akarnya karena kemiskinan yang mengakar, ketimpangan yang luar biasa, dan eksploitasi besar-besaran di Papua. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Singkatnya, Papua selama ini hanya dipandang soal sumber daya alamnya saja, tanpa diikuti dengan pembangunan manusianya. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Rekomendasi itu pun kemudian disambut dengan baik ketika Joko Widodo baru saja dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada tahun 2014 lalu. Paradigma dialog dan pendekatan kesejahteraan menjadi pilihan yang realistis bagi pemerintah. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Dialog di sini dimaksudkan sebagai jalan untuk membahas persoalan secara bersama, membentuk pemahaman bersama, dan membangun kepercayaan untuk menuju proses rekonsiliasi. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Sedangkan pendekatan kesejahteraan lebih ditujukan untuk mengurangi kesenjangan sosial di Papua, mulai dari adanya pembangunan infrastruktur yang memadai, pemberantasan kemiskinan, dan peningkatan kualitas kehidupan rakyat. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Jokowi Inside #01IndonesiaMaju @Jokowi_inside
Sejauh ini, pemerintahan Jokowi pun selalu berusaha menggunakan pendekatan dialog dan kesejahteraan itu untuk mengatasi persoalan di Papua. #01IndonesiaMaju #JokowiInside
Load Remaining (17)
Login and hide ads.