Basarah: Nilai Positif Soeharto Dilanjutkan, yang Buruk Tinggalkan!

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional ((TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Ahmad Basarah menghormati hak hukum setiap warga negara untuk melaporkan dirinya ke Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya.
breakingnews pdip soeharto Jokowi Politik Indonesia berita hukum
0
dwi rahayu @dwirahayu7313
Basarah: Nilai Positif Soeharto Dilanjutkan, yang Buruk Tinggalkan! koransulindo.com/basarah-nilai-… pic.twitter.com/X2Xcf7Mmfr
Expand pic

Koran Sulindo – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional ((TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Ahmad Basarah menghormati hak hukum setiap warga negara untuk melaporkan dirinya ke Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya. Hal ini terkait atas pernyataan politik Basarah menanggapi pernyataan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang mengatakan bahwa “penyakit kanker korupsi” di Indonesia sudah sangat parah dan masuk stadium 4.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan itu, dalam kesempatan yang lain, koalisi parpol pendukung paslon Capres 02 juga mengkampanyekan keinginannya untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kekuasaan di era Orde Baru dengan slogan kampanye “Masih enak jaman ku (Orde Baru) tho…”.

“Saya anggap laporan ke polisi tersebut sebagai peristiwa hukum yang biasa dalam sistem negara hukum Indonesia dan tidak perlu ditanggapi secara luar biasa apalagi dibesar-besarkan. Sebagai warga negara, saya akan hadapi dan ikuti proses hukum tersebut sesuai hukum yang berlaku,” kata Basarah di Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Basarah yang juga Wakil Ketua MPR RI itu menegaskan, bahwa apa yang disampaikan tidak terlepas dari tanggungjawab untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Termasuk menyampaikan informasi dengan cara yang benar dan seimbang terhadap berbagai upaya yang ingin menghidupkan kembali nilai-nilai kekuasaan pada masa jaman Orde Baru.

Baca Selengkapnya : https://koransulindo.com/basarah-nilai-positif-soeharto-dilanjutkan-yang-buruk-tinggalkan/

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.