3

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menembak mati 31 pekerja proyek jembatan di jalur Trans Papua. Sebanyak 31 orang yang dibunuh tersebut merupakan pekerja proyek dari PT Istaka Karya yang tengah membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak di jalur Trans Papua, Kabupaten Nduga. Peristiwa pembunuhan diduga terjadi pada Sabtu, 1 Desember 2018, dan Minggu, 2 Desember 2018.

URL detiknews 3330 Fakta Terkini KKB Tembak Mati 31 Pekerja Proyek Jembatan Trans Papua Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membunuh 31 pekerja proyek jembatan di jalur Trans Papua. Personel TNI-Polri belum dapat menembus lokasi kejadian.
Papua Satu @papua_satu
OPM Papua bikin kaco lagi! 31 orang yg bekerja bangun Papua mereka bunuh dengan kejam Herannya, yg macam begini ini macam trada yg angkat berita klo dong melanggar HAM? pic.twitter.com/Cp285N5WVd
Expand pic
Hoofy @HoofdbureauID
Malam ini gua mau ngetreat ini bole?? pic.twitter.com/dywOxw1G0O
Expand pic
Hoofy @HoofdbureauID
Ini gua adop dari press release aparat di #Papua tentang adanya pembunuhan terhadap para pekerja proyek jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak oleh Kelompok Kriminal dan Sparatis Bersenjata (KKSB)

Pembunuhan Diketahui karena Laporan Masyarakat

Hoofy @HoofdbureauID
Senin 03 Desember 2018 sekitar Pukul 15.30 Wit telah didapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi pembunuhan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak.
Hoofy @HoofdbureauID
Dari informasi masyarakat bahwa pembunuhan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya terjadi pada hari Minggu 2 Desember 2018 di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi Kabupaten Nduga.

Komunikasi Terakhir Pekerja Proyek

Hoofy @HoofdbureauID
Sebelumnya, Sabtu 1/12/18 sekitar pukul 20.30 Wit, Project Manager PT. Istika Karya jembatan Habema- Mugi mendapat telepon dari nomor yang biasa dipegang oleh Koordinator lapangan PT. Istika Karya, akan tetapi tidak paham dengan maksud pembicaraan orang yang menelepon tersebut.
Hoofy @HoofdbureauID
Terakhir PPK Satker PJN IV PU Binamarga wilayah Habema-Kenyam komunikasi SMS dengan Koordinator Lapangan tsb pada tanggal 30 November 2018.

Mobil PT Istaka Karya Tidak Bisa Masuk ke Lokasi

Hoofy @HoofdbureauID
Sementara, informasi dari pos Satgaspamrahwan 755/Yalet di Napua-Wamena bahwa 30/11/18 pukul 04.00 Wit tercatat 1 mobil R4 strada dengan muatan BBM Solar milik PT. Istaka Karya menuju Camp Istaka Karya di Distrik Yigi dgn 5 orang pegawai dan tiba di Wamena pukul 18.30 Wit.
Hoofy @HoofdbureauID
Selanjutnya tanggal 1 Desember 2018 pukul 02.00 Wit tercatat 2 mobil menuju ke Camp Distrik Yigi dengan masing-masing membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya.
Hoofy @HoofdbureauID
Pada tanggal 2 Desember 2018, pukul 20.00 Wit 1 mobil Strada kembali ke wamena dan pada hari hari Senin tanggal 3 Desember 2018 1 mobil Strada kembali lajuran dari Wamena ke Distrik Mbua Kabupaten Nduga.

Mobil Pembawa 15 Pekerja Belum Diketahui Keberadaannya

Hoofy @HoofdbureauID
Dari informasi bahwa 1 mobil strada yang membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya sampai saat ini belum kembali ke Wamena.
Hoofy @HoofdbureauID
Mendapat informasi tersebut pada hari Senin tanggal 3 Desember 2018 pukul 15.30 Wit, personil gabungan Polri dan TNI yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya bergerak dari Wamena menuju Distrik Yigi Kabupaten Nduga
Hoofy @HoofdbureauID
Namun saat tiba di kilo meter 46 , tim bertemu dengan salah 1 mobil dari arah Distrik Bua dan menyampaikan untuk tim segera balik karena jalan di bolkir oleh Kelompok Kriminal Sparatis Bersenjata.
Hoofy @HoofdbureauID
Tindakan kepolisian yang dilakukan yakni menerima laporan, melakukan koordinasi dengan pihak terkait, melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Sparatis Bersenjata.
Hoofy @HoofdbureauID
Polda Papua, bahwa saat itu personil gabungan TNI/Polri telah diterjunkan untuk mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata.
Hoofy @HoofdbureauID
Dari informasi yang didapat bahwa Kelompok Kriminal bersenjata tersebut telah melakukan pembantaian terhadap 31 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan.
Hoofy @HoofdbureauID
Polda Papua turut berduka cita atas meninggalnya para korban dan mengecam tindakan biadab yang tidak manusiawi dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata. Kelompok Kriminal Bersenjata telah sering melakukan tindakan tidak manusiawi dari sebelum Pilkada.
Hoofy @HoofdbureauID
Tindakan penyanderaan terhadap para guru dan Tenaga kesehatan juga pernah terjadi di Distrik Mapenduma Kabupaten Nduga.
Hoofy @HoofdbureauID
Para 31 pekerja yang dibantai tersebut membangun jembatan untuk menghubungkan suatu daerah guna memperlancar pembangunan di #Papua pic.twitter.com/4Xxwi2boGS
Expand pic
Expand pic
Load Remaining (14)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.