1
detikcom @detikcom
Anggota Bawaslu: Saya Pantau dari TV, Tak Ada Kampanye di Reuni 212 detik.id/Vz6QY3 pic.twitter.com/fOf5IavWRF
 Expand pic

Bawaslu ikut memantau jalannya Reuni Akbar Mujahid 212. Dari pengamatan televisi, anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo menyatakan tak ada unsur pelanggaran.

"Saya juga tadi memantau dari televisi. Hasil pantauan saya, saya tidak menemukan adanya unsur kampanye. Karena Prabowo yang diberi kesempatan untuk berpidato juga tidak menyampaikan hal yang berkaitan dengan kampanye," kata Ratna kepada wartawan, Minggu (2/12/2018).

Bawaslu menugasi Bawaslu DKI turun langsung memantau Reuni 212 di Monas. Bawaslu RI hingga kini masih menunggu laporan dari Bawaslu DKI.

"Saya juga sudah mengecek kepada teman-teman di Bawaslu DKI, karena kan mereka difokuskan turun ke lapangan memantau kegiatan. Sampai hari ini laporannya, hasil pengawasan, masih saya tunggu dari mereka bagaimana kondisi di lapangan. Jadi saya masih menunggu laporan dari DKI," ujarnya.

Soal lagu dan seruan 2019 ganti presiden, Ratna mengatakan masih akan dipelajari lebih jauh. Dia masih menunggu laporan dari Bawaslu DKI.

"Saya tidak serta-merta bisa menyampaikan apakah itu melanggar atau tidak, kita tunggu pengawasan dari Bawaslu DKI, nanti kita pelajari," tuturnya.

Reuni 212 telah selesai. Reuni tersebut dihadiri oleh calon presiden Prabowo Subianto dan para elit politik parpol pendukung Prabowo-Sandi. Dalam acara itu Prabowo sempat berpidato singkat dan menyatakan dia dilarang untuk berkampanye dalam acara itu. Namun sejumlah massa meneriakkan 'Hidup Prabowo" dan mengacungkan dua jari. Habib Rizieq yang menyampaikan pidato lewat rekaman menyerukan 2019 ganti presiden. Lagu 2019 ganti presiden juga diputar setelah pidato Habib Rizieq. Pembicara lainnya Tengku Zulkarnain menyindir pemerintahan Jokowi dalam pembangunan infrastruktur.

Bawaslu sebelumnya memperingatkan agar reuni 212 tidak dipakai untuk kampanye dan tidak diisi dengan penghinaan ataupun ujaran kebencian terhadap capres-cawapres 2019.

Idham Kholik Advokat @AdvokatIdham
@detikcom kalau yang di undang cuma salah satu calon ya itu ma sudah kampanye
๐Ÿ’ Geryl Rianti ๐Ÿ’ @GHiugo
@detikcom Jika mau benar2 mau memantau ya terjun langsung ke monas..emang tv nyiaran keseluruhan nya apa. Kurang pinter nih @bawaslu_RI
Hermawan @AaHermawan16
@wahyupepe1 @detikcom Kalau ini bukan kampanye capres,, mereka cuma pengin pindah ke palestina,, gitu ya @bawaslu_RI ??๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…
YONGQEEE @YongkiOki
@GHiugo @detikcom @bawaslu_RI Makan gaji buta,yg budaya kerja kyak bgni ini kapan bangsa ini bisa maju
PRABOWO-SANDI PRESIDEN dan WAKIL PRESIDEN 20192024 @GUSDURIAN08
@AdvokatIdham @detikcom pelajari dulu pak kampanye itu apa sesuai sarat kpu n panwaslu bukan sesuai aturan bapak
suara hati new @pr1841788
@detikcom TV NYA BAWASLU MEMANG BEDA ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜
Jhon @ontaliar
@YongkiOki @GHiugo @detikcom @bawaslu_RI Ini lembaga cuma formalitas doang, cuma hambur2 uang๐Ÿ‘Ž๐Ÿ‘Ž
Michael Ryo @Schecteria
@ontaliar @YongkiOki @GHiugo @detikcom @bawaslu_RI Betul, kalo hal hal yg belain jokowi baru dianggap kerja. Kalo bagusยฒin sebelah dianggap hambur hambur uang.. Betapa pintar ๐Ÿ˜‚โœŒ๏ธ

Apakah ini kampanye?

Joxzin Jogja @joxzin_jogja
Video ini buat mas dan mbak @bawaslu_RI yg kemaren telalu sibuk utk memantau kampanye politik kubu Prabohong @prabowo di Monas Laik ndis gaes!! pic.twitter.com/q6lFzgfYSP
gp_free @chipchopboom
@joxzin_jogja @bawaslu_RI @prabowo Maaf min,ada full videonya?trus itu yang diserahin ke bawaslu,biar bawaslu ada kerjaan dan sedikit mikir ga cuman ngawasin dari tv
Load Remaining (11)
Login and hide ads.