0
Bagaskara Hutomo @bagaskarahutomo
FERRY BATARA: MILENIAL HARUS AMBIL PERAN DI MEDSOS UNTUK KESEJUKAN DEMOKRASI pic.twitter.com/ln4a28sPdZ
Expand pic
Bagaskara Hutomo @bagaskarahutomo
Perbedaan pilihan politik berujung maut, diawali saling berbalas komentar di media sosial Facebook, Suhaidi, warga Sampang harus meregang nyawa ditembak oleh temannya sendiri dikarenakan perbedaan pilihan presiden.
Bagaskara Hutomo @bagaskarahutomo
Media sosial menjadi arena perdebatan politik baik elite maupun masyarakat menjelang Pemilihan Umum 2019. Iklim agresif antara dua pendukung calon terus berlanjut mulai dari berbalas tagar hingga komentar-komentar negatif.
Bagaskara Hutomo @bagaskarahutomo
Kekisruhan di jagat media sosial ini terus di pupuk secara sadar maupun tidak sadar oleh masing-masing pendukung, bom waktu konflik horizontal yang bisa menghadirkan korban lainnya.
Bagaskara Hutomo @bagaskarahutomo
Menanggapi hal ini, Ferry Batara Manurung merasa prihatin dan mengajak semua pihak untuk saling menghargai perbedaan pendapat di media sosial “Peristiwa ini adalah peringatan untuk kita sebagai individu, untuk saling menghargai perbedaan pendapat dan para tim sukses.
Bagaskara Hutomo @bagaskarahutomo
Menurut Ferry, media sosial sebagai media informasi yang relatif baru dan paling banyak di gunakan generasi milenial harus mampu menghadirkan kesejukan demokrasi. Anak milenial harus jadi agen perdamaian di dunia maya dan seyogianya mampu mendorong kualitas demokrasi.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.