3
Khadija @unwrappedlolly

Not your pearl in a shell.

Khadija @unwrappedlolly
Thread dongeng seribu satu malam : Seorang perempuan dan lima pelamarnya 🌙✨ Tentang mbak cantik yang banyak akal, lemari misterius berpintu lima, dan bapak-bapak pejabat mesum yang kena batunya. pic.twitter.com/e6eApdrwNN
Expand pic
Khadija @unwrappedlolly
Pada suatu masa di sebuah kota nun jauh di sana, hiduplah seorang perempuan yang cantiiiiiiiik banget. Entahlah mbak ini pakai skincare apa atau memang sudah suratan takdir, yang jelas kecantikannya dikagumi tua dan muda. Namun, hati mbak ini sudah jadi milik satu pemuda saja 😌 pic.twitter.com/A8PoAvHZPy
Expand pic
Khadija @unwrappedlolly
Mas-mas beruntung ini jelas banyak yang tidak suka, dan suatu hari mas ini dijebak lantas dipenjara. Tanpa bukti, tanpa saksi. Beruntung mbak tokoh utama kita ini cerdik dan berkepala dingin. Ia pergi ke Wali setempat, menulis permohonan agar kekasihnya dibebaskan.
Khadija @unwrappedlolly
Sang Wali melihat pemohonannya, lalu melihat mbak kita yang cantik ini. “Saya akan tandatangani pembebasannya”, katanya, “tapi kamu harus minta juga tandatangan atasan saya sang Kadi di kertas ini” Mbaknya kaget, padahal sudah siap debat nyolot “terimakasih, tuan, terimakasih!"
Khadija @unwrappedlolly
“Gampang saja berterimakasih” Dasar emang nggak bener, sang Wali tersenyum lebar “Kamu tinggal ikut saya saja ke ruangan belakang” "Aduh" balas mbaknya "Tidak pantas saya masuk rumah tuan. Tapi kalau tuan berkenan, bagaimana kalau malam ini di rumah saya saja?" Ya mau lah ya 🙄
Khadija @unwrappedlolly
Kemudian si mbak pergi ke tempat sang Kadi "Wah tentu saja, lalu nanti kamu harus bawa kertas ini ke atasan saya sang Wazir” kata Sang Kadi, yang sudah beristri lima “Tapi...” Lagi, Mbaknya menolak, dan mengundang sang Kadi ke rumahnya malam itu, sepuluh menit setelah sang Wali.
Khadija @unwrappedlolly
Mbak kita pun pergi ke tempat sang Wazir, dan karena dasarnya mungkin pemerintahan kota ini sudah tidak tertolong lagi, hal yang sama terjadi pula. Mbaknyapun meminta sang Wazir untuk datang ke rumahnya sepuluh menit setelah sang Kadi nanti datang
Khadija @unwrappedlolly
Tanda tangan terakhir yang harus ia dapatkan adalah dari sang Raja, dan mbak kita sudah siap saat sang raja, yang berselirkan genap seratus, mulai senyum2. Sambil membungkuk dalam2, mbaknya mengundang sang Raja untuk datang ke rumahnya, pas setelah kedatangan sang Wazir nanti. pic.twitter.com/VHqPwZG1nZ
Expand pic
Khadija @unwrappedlolly
Nah, sekarang mbaknya ada satu perhentian terakhir. Ia singgah di tukang kayu terbaik kota itu. Dipesannya lemari berisi empat tingkat dan empat pintu. Jadi malam itu juga. “Oh nona cantik, ini sih urusan gampang. Kamu bahkan ndak usah bayar loh. Asal...” GILA YA INI KOTA
Khadija @unwrappedlolly
Untuk terakhir kali, mbak kita kembali menolak, dan mengundang sang tukang kayu ke rumahnya, di giliran terakhir setelah empat tamunya yang lain. “Oh iya pak” ia lalu berkata sambil tersenyum “Bisa tidak lemarinya dirubah jadi lima tingkat?” 😏
Khadija @unwrappedlolly
Malampun tiba. Lemari berpintu lima diletakkan di ruang tamu, bersama sajian makan yang mewah dan permadani terhampar. Sang Wali yang pertama datang, tersenyum-senyum jumawa. Didudukkanlah ia oleh mbak kita, diberi bantal empuk, lalu mulai dijamu. Namun tiba-tiba... pic.twitter.com/EKoYzHmz6X
Expand pic
Khadija @unwrappedlolly
Tok tok tok! Pintu diketuk, sang Kadi datang! Mbaknya pura-pura panik. “Astaga! bisa malu kita kalau dilihat tetangga!” Sang Walipun ketakutan, takut reputasinya terancam. “Cepat!” Bisik mbaknya “Sembunyi sebentar di dalam lemari ini! Jangan bersuara!”
Khadija @unwrappedlolly
Kemudian berturut-turut datanglah sang Kadi, sang Wazir, dan sang Raja, dan masuklah semuanya ke lemari Semua pria yang berkuasa ini terpaksa terkungkung di laci lemari yang sempit dan gelap, mendengar semua percakapan yang terjadi di luar tapi tidak berani bersuara karena malu
Khadija @unwrappedlolly
Terakhir, datanglah si tukang kayu. Sambil tersenyum lebar ia menyongsong mbaknya, namun mbaknya malah berkacak pinggang. "Bapak bagaimana sih? Saya kan minta tolong dibikinkan lemari yang besar? Lihat rak yang paling atas itu kecil benar!"
Khadija @unwrappedlolly
"Ah masa! Sebesar ini sih saya juga muat!" si tukang kayu memanjat masuk rak paling atas, dan blam! Ditutuplah pintunya dan dikuncinya kelima rak tersebut. Membawa barang-barang miliknya dan surat pembebasan, mbak kita bergegas pergi ke penjara, membebaskan kekasihnya ✨
Khadija @unwrappedlolly
Sementara itu... Detik, Menit, hingga jam berlalu. Rasa lapar, haus, pegal, sampai ingin buang hajat mulai melanda kelima pria di dalam lemari yang sempit itu. Sampai akhirnya sang Kadi tidak tahan lagi dan berteriak frustrasi.
Khadija @unwrappedlolly
"Astaga, suara itu!" Kata sang Kadi "itu kan si Wali!" "Hei Kadi, kamukah itu? Buruk benar nasib kita! Apa jadinya kalau raja sampai tahu?" "...dia sudah tahu" kata sang Raja lesu "Bapak2 semua!" Seru tukang kayu "apa boleh buat, memang malu, tapi kita harus keluar dari sini!" pic.twitter.com/aCL4qBz2G8
Expand pic
Khadija @unwrappedlolly
Kemudian kelima pria itu berteriak sekencang-kencangnya. Tadinya tetangga pada takut, mengira rumah itu kemasukan roh jahat. Tapi akhirnya ada tetangga yang memberanikan diri, dan menemukan empat orang paling berkuasa di kota itu, bermuka merah padam terkunci dalam lemari.
Khadija @unwrappedlolly
Tidak terbayang malu yang harus ditanggung para pejabat itu, sementara mbak kita yang cerdik dan banyak akal sudah jauh berkelana ke kota selanjutnya, bersama kekasih hatinya ❤️✨ pic.twitter.com/xPBV8Sgiiq
Expand pic
Khadija @unwrappedlolly
Dalam proses saya tumbuh besar sebagai perempuan, saya 'diajari' bahwa nantinya saya bakal bertemu orang yang menggunakan kekuasaanya dengan semena-mena, terutama terhadap perempuan. jadi saya harus hati-hati. Orang jahatnya sih ya, dibiarkan saja. Memang hidup begitu, katanya.
Khadija @unwrappedlolly
Cerita ini berkesan sekalinbuat saya karena mbak tokoh utama kita ini sadar sekali hal ini. Dia tahu melawan langsung tidak akan bisa karena masyarakat pasti tidak akan berpihak padanya, tapi dia ga pasrah Dan di akhirnya, kita lihat kalau yang kuat tidak selalu menang kan ✨
Luthfi Hadiyan Fajri @HadithFajri
@unwrappedlolly Ceritanya mungkin menginspirasi film P. Ramlee, Musang Berjanggut.
Syan @CeeUNah
@bucinhehehe terus si mahasiswa nya ini dateng ke wisuda pake kostum wisuda juga apa engga?
Load Remaining (3)
Login and hide ads.