Created on App

Catatan, Refleksi, dan Evaluasi Akhir Tahun Pertanian by @andini_resakih

Chirpified
0
Andini Resakih @andini_resakih

Akhir tahun adalah waktu yang paling tepat untuk melihat dan mengevaluasi semua kegiatan aktivitas sepanjang tahun.

26/11/2018 09:15:52 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Dari evaluasi itu kita bisa melihat, ada kegiatan yang berhasil sesuai rencana, ada pula kegiatan yang melenceng dari rencana.

26/11/2018 09:16:04 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Menjelang akhir tahun ini, Kementerian Pertanian (Kementan) menjadi salah satu objek yang mendapat evaluasi ketat.

26/11/2018 09:16:17 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Ada cukup banyak catatan negatif yang diberikan para pegiat dan pengamat sektor pertanian pada lembaga yang dipimpin oleh Menteri Amran Sulaiman ini.

26/11/2018 09:16:31 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Beberapa catatan yang dibuat oleh para pengamat itu, di antaranya adalah kecenderungan Kementan yang terlalu asyik sendiri dengan kebijakan yang dibuatnya.

26/11/2018 09:16:48 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Sedangkan di sisi lain para petani bingung dengan kebijakan tersebut, karena yang diperlukan berbeda dengan yang diberikan pemerintah.

26/11/2018 09:16:59 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Kementan yang asyik sendiri itu terlihat dari kebijakan untuk mendorong tanam serentak.

26/11/2018 09:17:10 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Akibat dari kebijakan itu, harga jual komoditi pertanian seperti jagung malah jatuh di kala panen serentak.

26/11/2018 09:17:20 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Sementara kebijakan itu sendiri berjalan secara tidak lengkap, karena pemerintah tidak menyiapkan sarana penyimpanan seperti alat pengering atau gudang untuk menampung kelebihan pasokan jagung di kala panen raya.

26/11/2018 09:17:31 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Kondisi kebalikannya terjadi ketika masa panen raya berlalu.

26/11/2018 09:17:43 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Jagung bisa langka di pasaran, harganya pun mahal. Sehingga para peternak kecil dan mandiri jadi kesulitan.

26/11/2018 09:17:54 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Tak heran bila saat ini tata kelola jagung Indonesia menghadapi anomali.

26/11/2018 09:18:07 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Di satu sisi Kementan mengklaim terjadi surplus jagung dan sudah ekspor. Tapi belakangan yang terjadi malah Kementan sendiri yang mengajukan impor.

26/11/2018 09:18:20 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Bahkan kemudian Kementan meminjam stok dari pabrik pakan ternak untuk menutupi kebutuhan jagung peternak rakyat.

26/11/2018 09:18:32 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Di luar pertanian, peternakan juga jadi catatan. Karena para peternak melihat tidak adanya keberpihakan Kementan pada peternak rakyat.

26/11/2018 09:18:48 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Di sisi hulu Kementan memaksa untuk harga mahal dengan berbagai kebijakan, tapi di bagian hilir harga sesuai mekanisme pasar.

26/11/2018 09:19:00 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Keluhan terhadap kebijakan Kementan juga dirasakan kalangan peternak sapi, karena kebijakan yang dinilai kontra produktif.

26/11/2018 09:19:12 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Misalnya, dalam penetepan harga daging yang tidak menguntungkan produsen.

26/11/2018 09:19:25 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Bahkan produsen sapi (feedlotter) rakyat, bayak yang menutup usahanya. Sementara yang masih bertahan mengurangi kapasitas produksinya.

26/11/2018 09:19:40 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Hal itu berdampak dalam permodalan, karena perbankan tidak lagi berani membiayai.

26/11/2018 09:19:50 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Memang harus diakui bahwa ada hasil evaluasi itu terdengar tidak menggembirakan. Tapi kita tidak perlu alergi dengan hasil evaluasi yang negatif.

26/11/2018 09:20:03 WIB
Andini Resakih @andini_resakih

Karena kita semua bisa belajar dari kesalahan. Dengan catatan, kalau kita memang benar-benar mau belajar dan memperbaiki diri.

26/11/2018 09:20:14 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!