0
Br@volima Arie @JawiDwipa
KENAPA SAYA MENOLAK NEGARA SYARIAH Oleh : Sudarto Toto Majid Khaduri bukunya "The Juridical Theory of Islamic State". Menjelaskan bahwa yg dimaksud warga negara penuh menurut Islam adlh "umat Islam". Umat Islam sbgai warga negara penuh memiliki hak sipil & politik dgn ketentuan
Br@volima Arie @JawiDwipa
1. Tidak boleh murtad. Murtad menurut Islam adalah mereka yg menyatakan secara tegas telah berpindah agama dan mereka yg dinyatakan murtad karena pikirannya dianggap telah keluar dari prinsip Islam. Jadi meski yg bersangkutan tidak mengatakan pindah agama/tidak beragama tp jika
Br@volima Arie @JawiDwipa
hakim dan yg diberi kewenangan menganggap seseorang telah murtad, maka status hukum org tersebut bukan lagi Islam. Ini salah satu bahaya jika sistem negara Islam diberlakukan. 2. Hak sipik politik perempuan, atas nama kesucian syariah dalam melindungi perempuan
Br@volima Arie @JawiDwipa
harus ditentukan oleh yg berwenang. Kalau yg berwenang laki2, maka dengan ketentuan laki2lah perempuan bisa mendapatkan hak. Hak perempuan dalam syariah historis itu diberikan bukan melekat. Nah ini problem sekali bagi negara modern.
Br@volima Arie @JawiDwipa
3. Perempuan Muslim menurut syariah historis tidak boleh jadi saksi dalam kasus hudud dan khisas. Pun tidak boleh jadi hakim untuk kasus2 pidana. Dan kesaksian perempuan dalam urusan perdatapun dianggap kesaksian setengah orang, biar full harus dua perempuan untuk 1 laki2.
Br@volima Arie @JawiDwipa
Bagaimana dengan non Muslim? Syariah historis menempatkan non Muslim sebagai zimmi dan harby. yg dilindungi dan yg diperangi. Yg dilindungi itu juga punya kewajiban bayar upeti (jizyah). Bagaimana hak non muslim? Ini semakin problematik.
Br@volima Arie @JawiDwipa
1. Syariah jelas diskriminatif (pembedaan) berbasis agama dan jenis kelamin. 2. Dalam kasus hukum pidana (hudud dan qishas), non muslim jelas hanya sebagai obyek hukum. Nyawa non muslim lebih murah dibanding nyawa muslim.
Br@volima Arie @JawiDwipa
Itulah kenapa dari dulu saya menolak negara syariah. Apalagi pengusung ide negara syariah. Apkh mamlukiyah suudiyah (Arab Saudi), khilafah dgn semua bentuknya (HTI, ISIS, al Kaeda) maupun Imamiyah model Iran, konstruksi nalar syariahnya masih nalar abad 7. Cc @psi_id @grace_nat

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.