Strategi Partai Demokrat Sulit Ditiru Parpol Lain

Strategi Jitu, Sulit di tiru...
0
Hara Syifa @harasyifaaa

1. Strategi Partai Demokrat beri kebebasan para kadernya memilih pasangan capres-cawapres sangat membantu meningkatkan elektabilitas partai berlambang mercy ini di pemilihan umum 2019, baik pemilihan legislative maupun pilpres. #DemokratS14P #Biru14 pic.twitter.com/7S1U6weAhV

19/11/2018 13:22:05 WIB
Expand pic
Hara Syifa @harasyifaaa

2. Hal ini disampaikan Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin dalam keterangan tertulisnya dilansir dari Republika Online, Jumat (16/11). #DemokratS14P #Biru14

19/11/2018 13:22:30 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

3. “Demokrat memiliki cukup peluang untuk lolos ambang batas parlemen empat persen,”tulisnya. #DemokratS14P #Biru14

19/11/2018 13:22:58 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

4. Dia melihat, dari sisi yuridis Partai Demokrat sama sekali tidak melanggar aturan. Malah dikatakannya sebagai jurus jitu menyelamatkan parpol dari kemungkinan gagal di Pemilu Legislatif. #DemokratS14P #Biru14

19/11/2018 13:23:24 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

5. Merujuk pada hasil survei oleh tiga lembaga, masih di halaman yang sama, survey menurut Populi Center (22 September – 1 Oktober), Litbang Kompas (24 September – 5 Oktober). #Survey #Biru14

19/11/2018 13:24:19 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

6. dan Alvara Research Center (8 – 22 Oktober), separuh dari parpol parlemen terancam angkat kaki dari Gedung DPR. #DemokratS14P #Biru14

19/11/2018 13:24:39 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

7. Setidaknya, terdapat gambaran bahwa hanya akan ada lima parpol yang bakal lolos. Oleh sebab itu, hasil sementara Pemilu versi lembaga riset memberi indikasi bahwa ada yang perlu diperbaiki dari strategi sejumlah parpol pemilik kursi DPR. #DPR #Biru14

19/11/2018 13:24:52 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

8. Sebab, dukungan para parpol kepada pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, ternyata tidak berdampak positif terhadap elektabilitas mereka di pileg. #Pileg2019 #Biru14

19/11/2018 13:25:36 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

9. Di kubu pengusung pasangan nomor urut 01, misalnya, suara Partai Golkar berpotensi anjlok dari 14,75 persen menjadi 10,2 persen hingga 6,2 persen. Partai Nasdem, dari 6,72 persen turun menjadi antara 4,2 persen – 3,4 persen. #Survey #Biru14

19/11/2018 13:26:21 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

10. PPP dari 6,53 persen turun ke 3,2 persen – 2,2 persen, dan Partai Hanura dari 5,26 persen menjadi 1 persen- 0,6 persen. #Survey #Biru14

19/11/2018 13:26:46 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

11. Sementara itu, potensi penurunan suara juga terjadi pada parpol pendukung capres nomor urut 02, Prabowo-Sandi. #PrabowoSandi #Biru14

19/11/2018 13:27:14 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

12. “Partai Demokrat dari 10,19 persen turun menjadi 6,3 persen -3 persen, PAN dari 7,59 persen menjadi 2,3 persen -1,6 persen, PKS dari 6,79 persen turun menjadi 3,3- 2,9 persen,”paparnya. #DemokratS14P #Biru14

19/11/2018 13:27:24 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

13. Adapun upaya yang dilakukan partai besutan SBY ini antara lain, dengan cara mengekspos prestasi Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). #SBY #Biru14

19/11/2018 13:27:59 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

14. Kedua, membebaskan kadernya untuk memilih pasangan Prabowo-Sandi atau pasangan Jokowi-Ma’ruf. #BebasMemilih #Biru14

19/11/2018 13:28:24 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

15. Sayangnya, kata dia, strategi pertama Partai Demokrat sulit diikuti oleh parpol yang lain. Tetapi, cara yang kedua bisa saja dilakukan. #StrategiJitu #DemokratS14P #Biru14

19/11/2018 13:28:52 WIB
Hara Syifa @harasyifaaa

16. “Dengan membebaskan kader dan konstituen untuk memilih capres-cawapres manapun, parpol dapat menjaga pemilih loyalnya agar tidak berpindah ke lain hati,” kata dia. #DemokratS14P #Biru14

19/11/2018 13:29:11 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!