0
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
1. Beredar isu di Twitter yang menuding Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Komjen Budi Gunawan menyuap beberapa organisasi kemahasiswaan seperti PB HMI, PMII, GMNI, GMKI, PMKRI, IMM, Hikmabudhi, dan KMHDI dengan nilai masing-masing Rp 200 juta per bulan. #Suap #Biru14 pic.twitter.com/6t4fsxzFbl
Expand pic
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
2. Suap itu dikabarkan sebagai kompensasi agar organisasi kemahasiswaan tersebut tidak mengkritisi pemerintah menjelang Oktober 2019 mendatang. #BudiGunawan #Biru14
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
3. Atas isu yang beredar tersebut, BIN membantah keras kabar yang beredar di media sosial tersebut. #Suap #Biru14
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
4. “Isu tersebut tidak benar dan mendeskreditkan pemerintah, dalam hal ini BIN,” kata Juru Bicara BIN, Wawan Hari Purwanto, Minggu (18/11). #Suap #Biru14
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
5. Menurut Wawan, BIN tidak pernah melarang siapapun untuk mengkritisi pemerintah. Sebab menurutnya, kritik merupakan sarana evaluasi untuk kemajuan bangsa. #Suap #Biru14
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
6. “Selama ini kritik dan saran terus terjadi dan tidak masalah, sebab ada hak jawab yang diberikan UU secara berimbang,” kata Wawan. #Suap #Biru14
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
7. Lebih lanjut Wawan menerangkan, munculnya berbagai ormas relawan saat ini merupakan bagian dari kebebasan berkumpul dan berserikat yang sah menurut UU. #Suap #Biru14
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
8. “Ormas bebas menyuarakan sesuatu namun tetap harus bertanggung jawab, bukan hoax, bukan fitnah, sebab mereka dapat terkena sanksi berdasarkan UU ITE,” jelasnya. #Suap #Biru14
Hendi Kusuma @hendikusumaaa
9. “Jadi berita yang menyatakan BIN menyuap Ormas Mahasiswa agar tidak kritis kepada pemerintah adalah hoax,” katanya. #Suap #Biru14

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.