0
Titiek Soeharto @TitiekSoeharto
Sudah cukup… Sudah saatnya Indonesia kembali seperti waktu era kepemimpinan Bapak Soeharto yang sukses dengan swasembada pangan, mendapatkan penghargaan internasional dan dikenal dunia. cendananews.com/2018/11/titiek…
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Ingin rasanya Marsinah bangkit dari kubur akibat membaca ini. Indonesia akan kembali ke masa kelam itu? Di mana Marsinah disiksa sampai mati dan pelakunya tak pernah diadili? twitter.com/TitiekSoeharto…
Presiden Runner Up @P3nj3l4j4h
Part V. "Marsina, Buruh Pabrik yang di Bunuh" Kmrin sepertinya sudah ada yg kultwit mengenai kasus ini. @imanbr pic.twitter.com/Cko9ocJ7DT
KONTRAS @KontraS
[ #20thReformasi ] 25 tahun sudah kasus Marsinah terjadi. Harapan terhadap rezim yg mau menghapus impunitas nyatanya tak lebih dari omong kosong. 20 tahun sdh Reformasi berlangsung namun tak satupun kasus masa lalu diusut sampai tuntas. #SelamatkanReformasi #TuntaskanReformasi pic.twitter.com/0RlfO0nMkD
Expand pic
Iman Brotoseno @imanbr
Saya baca laporan dokumentasinya. Mengerikan bagaimana Marsinah disiksa. Seperti penyiksaan kepada tahanan PKI perempuan twitter.com/P3nj3l4j4h/sta…
Marsinah Milenial @AQUBINAL

Kebenaran itu pahit. Tapi harus disampaikan

Marsinah Milenial @AQUBINAL
Nama Marsinah ada di antara sekian banyak kekejaman di era Orba yang tak pernah diusut. Apakah milenial zaman now ingin semua peristiwa berdarah itu terulang, jika benar yang dikatakan @TitiekSoeharto bahwa ia mau mengembalikan kejayaan Soeharto? pic.twitter.com/oczUvBZbUm
Expand pic
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Apa daya, Marsinah hidup di era Orde Baru, di bawah kekuasaan Soeharto. Dan dia hanya buruh pabrik PT.CPS (Catur Putra Surya) pabrik arloji di Siring, Porong, Jawa Timur. Tau berapa gajinya? Rp 1700 saja
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Gaji itu di bawah UMR Jatim, Rp 2250. Tapi Marsinah & butuh lain tak bisa banyak cingcong. Bisa makan aja sudah bagus. Terbetik kabar akan ada kenaikkan upah sebesar 20%. Marsinah senang
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Para pemilik pabrik mayoritas menolah kenaikan upah itu, termasuk PT CPS, tempat Marsinah bekerja. Mereka hanya mau mengakomodasi kenaikan tunjangan, bukan upah pokok. Jika buruh tak masuk kerja karena sakit atau melahirkan, tunjangan dipotong.
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Tak ada kesepakatan, akhirnya buruh PT CPS mogok kerja pada 3 Mei 1993. Ada 150 dari 200 buruh perusahaan itu yang mogok kerja. Marsinah ada di antara mereka
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Kisah soal Marsinah ini dikutip dari artikel di @TirtoID. Tak apa ya min? Agar milenial zaman now tau betapa apes hidup di era Orba. Lanjut nih.. Aksi mogok hari pertama, Yudo Prakoso, koordinator aksi, ditangkap dan dibawa ke Kantor Koramil 0816/04 Porong
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Mogok kerja hari itu gatot, gagal total. Prakoso dipanggil mulu sama aparat militer. Akhirnya Marsinah ambil alih komando. Keren beuth nih cewek. Salut ya?
Marsinah Milenial @AQUBINAL
4 Mei 1993, aksi mogok kerja lanjooot. Manajemen PT CPS bernegosiasi dengan 15 orang perwakilan buruh. Hadir pula petugas Dinas Tenaga Kerja, petugas Kecamatan Siring, perwakilan polisi & Koramil. Idih, serem2 amat ya?
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Akhirnya emua tuntutan buruh dikabulkan, kecuali membubarkan SPSI di tingkat pabrik. Pimpinan perusahaan menganggap hal itu menjadi kewenangan internal SPSI. Woce deeeh. Trus beres? NANTI DOLOOOO
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Hari itu juga Yudo Prakoso, buruh yang dianggap dalang pemogokan, dipanggil Koramil Porong. Prakoso diminta datang ke Kodim 0816 Sidoarjo. Surat itu ditandatangani Pasi Intel Kodim Sidoarjo Kapten Sugeng. HAYOLOOOOOO
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Di Kodim Sidoarjo, Prakoso juga diminta untuk mencatat nama-nama buruh yang terlibat dalam perencanaan 12 tuntutan dan aksi mogok kerja. WADOOOH... ADA APA NEEEEHHH???
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Esoknya, 12 buruh mendapat surat yang sama. Mereka diminta ke Kodim Sidoarjo, menghadap Pasi Intel Kapten Sugeng. Tapi surat panggilan itu berasal dari kantor Kelurahan Siring yang ditandatangani sekretaris desa bernama Abdul Rozak. JENG JENG JENG!!!
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Total sama Prakoso jadi ada 13 buruh. Mereka dikumpulkan di ruang data Kodim Sidoarjo oleh Perwira Seksi Intel Kodim Kamadi. Kamadi meminta Prakoso &12 buruh lain mengundurkan diri dari PT CPS. Alasannya, tenaga mereka sudah tak dibutuhkan lagi oleh perusahaan. ANJEEEEEENG!
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Kamadi dan Sugeng menyiapkan surat pengunduran diri yang menyatakan 13 buruh itu telah melakukan rapat ilegal untuk merencanakan 12 tuntutan dan aksi mogok kerja. HADEEEH.. SURAT RESIGN-NYA DIBUATIN! BUKAN KESADARAN SENDIRI
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Karena dipaksa, akhirnya 13 buruh itu menandatangani surat reisgn dong. PHK itu tak dilakukan pihak perusahaan melainkan oleh aparat Kodim Sidoarjo. Njir kan? Aparat bisa mem-PHK orang.
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Marsinah KZL beuth pas tau temen2nya dipaksa resign sama aparat. Kok bukan sama bosnya? Emang aparat yg nggaji dia? Enak aja! "Aku akan menuntut Kodim dengan bantuan saudaraku yang ada di Surabaya,” kata Marsinah merujuk koleganya yang bekerja di Kejaksaan Surabaya.
Marsinah Milenial @AQUBINAL
6 Mei 1993, sehari setelah para buruh dipanggil ke Kodim, adalah libur Hari Raya Waisak. Esoknya buruh kembali bekerja, tapi tak ada satupun yang melihat Marsinah. Beberapa rekannya mengira Marsinah pulang kampung ke Nganjuk.
Marsinah Milenial @AQUBINAL
Baru pada 8 Mei 1993, Marsinah ditemukan tak bernyawa di sebuah gubuk pematang sawah di Desa Jagong, Nganjuk. Jenazahnya divisum RSUD Nganjuk pimpinan Dr. Jekti Wibowo. TAU NGGA KAYAK APA KONDISINYA???
Load Remaining (27)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.