"Strategi Penghancuran Kekuatan Islam Pro PRB Oleh Rezim Via Badan Intelijen(?)" by @GheMaX

0
#TakeOver# @GheMaX

Seperti tweet sebelumnya yang sudah saya paparkan jika kelompok islam revolusioner yang menjadi pendukung Prabowo akan terus dihancurkan melalui operasi intelejen

12/11/2018 16:53:11 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Apa yang terjadi kepada Habib Rizieq Shihab (HRS) melalui propaganda pemasangan bendera tauhid dirumahnya merupakan peringatan keras dari intelijen Jokowi kepada HRS

12/11/2018 16:55:50 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Tidak hanya tindak tanduknya yang dianggap menjadi ancaman bagi Jokowi, dengan adanya kehadiran HRS sebagai pendukung Prabowo tentu akan semakin mengancam posisi Jokowi

12/11/2018 16:58:33 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Jokowi sudah terlanjur busuk dimata Islam, upaya menggandeng Ma'aruf Amin untuk menarik suara Islam sudah terbukti gagal karena kebusukan maaruf amin mulai tercium kepermukaan

12/11/2018 17:00:23 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Operasi penghancuran Islam pendukung Prabowo dimulai dengan HRS yang dianggap lebih mudah untuk dijadikan target melalui framing media

12/11/2018 17:03:22 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Ikan busuk dimulai dari kepalanya, itulah ungkapan target dari operasi intelejen kubu Jokowi, karena dengan terus memframing HRS sebagai tokoh yang dianggap negatif diharapkan akan merubah pandangan umat islam kepada HRS

12/11/2018 17:05:55 WIB
#TakeOver# @GheMaX

HRS adalah tokoh penting dalam setiap gerakan kelompok islam revolusioner dan terbukti hingga saat ini mempunyai pengaruh yang cukup besar dikalangan ulama-ulama revolusioner

12/11/2018 17:07:56 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Jika nama HRS hancur maka dukungan kepada Prabowo akan terpecah, propaganda adu domba ini merupakan strategi paling mudah dan tidak beresiko besar

12/11/2018 17:10:06 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Jokowi sadar betul berhadapan langsung dengan HRS beserta pendukungnya terlalu beresiko besar karena akan berakibat semakin hilangnya simpati Islam terhadap Jokowi

12/11/2018 17:13:13 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Maka upaya terakhir hanya menghancurkan langsung HRS melalui operasi intelijen dan framing media

12/11/2018 17:14:46 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Siapa lagi yang bisa menghancurkan HRS jika bukan dari dalam negeri sendiri ? sedangkan dari pihak Saudi HRS sudah dilindungi oleh KSA.

12/11/2018 17:18:52 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Memang Munarman tidak menyebutkan atau menuduh BIN sebagai kepala operasi intelijen ini namun beliau mengindikasikan ada kegiatan intelijen.

12/11/2018 17:20:24 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Munarman menyebutkan operasi ini sungguh lucu karena pemberitaan HRS justru bukan terjadi di Arab Saudi dan malah berita nya naik pertama kali di media nasional Indonesia.

12/11/2018 17:24:33 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Lalu siapa lagi jika bukan ulah BIN atau Bais dan segala macam keroconya ?

12/11/2018 17:25:40 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Sebagai mantan panglima perang, Prabowo tentu faham jika penghancuran HRS adalah bagian dari operasi untuk menggerus dukungan Islam terhadap dirinya.

12/11/2018 17:27:11 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Sebab saat ini dukungan Umat untuk Prabowo memang tidak dapat disangkal bahwa sudah masif diseluruh Indonesia.

12/11/2018 17:29:55 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Untuk itu Prabowo harus segera mengambil langkah cepat dan membantu HRS baik itu dari segi perlindungan hukum maupun upaya lainnya yang bisa dilakukan

12/11/2018 17:32:24 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Jika HRS hancur maka dukungan Islam kepada Prabowo juga akan ikut terkikis, untuk itu menyelamatkan HRS saat ini bagi Prabowo adalah satu keharusan.

12/11/2018 17:40:58 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Pemilu 2019 adalah kunci bagi umat Islam, harga diri Islam yang menjadi pertaruhannya, untuk itu jika Prabowo ingin menang dalam pilpres 2019 maka cara terbaik adalah dengan melindungi HRS dan Umat Islam.

12/11/2018 17:44:07 WIB
#TakeOver# @GheMaX

Praktek perampasan harga diri Islam yang di injak-injak Jokowi dan rengrengan komunisnya harus segera dihentikan karena akan sangat merugikan kedua belah pihak dan bisa memecah belah umat islam maupun non islam.

12/11/2018 17:45:58 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!