0
Irene @IreneViena
Dapat kiriman dari senior yg saya hormati. Izin saya share kepada teman tuips ya 1 Rakyat harus ekstra waspada dgn mencuatnya fitnah terhadap HRS sebagai ISIS, kasus pembakaran Bendera Tauhid,  kemunculan pentolan Komunis paska gorengan "Tampang Boyolali", dst
Irene @IreneViena
2 Yang kita hadapi sekarang adalah sindikat super jahat internasional Konpirasi Global asing aseng yg uangnya tidak berseri .... Mereka mudah membeli oknum pejabat, petinggi polisi, tentara, politisi, partai, dst
Irene @IreneViena
3 Rakyat yg mendapat pembagian sertifikat tanah gratis harus waspada.  Tidak menjual tanah ke pihak aseng atau brokernya Mereka sdh punya daftar rakyat miskin pemilik sertifikat yang digiring akan segera menjual tanahnya
Irene @IreneViena
4. Kita semua sudah paham siapa cebong senior komunis dari "Peternakan Kebo Gendeng" Dia sudah lama menguasai 74 ribu desa seluruh Indonesia berikut dana desa ratusan triliun rupiah dari APBN
Irene @IreneViena
5 Mahasiswa dan aktivis LSM harus  segera turun mendampingi dan mengadvokasi rakyat di wilayah di mana sertifikat gratis dibagi, krna disitu bakal banyak transaksi jual beli secara legal, namun sangat membahayakan kedaulatan dan keamanan negara.
Irene @IreneViena
6 Inilah wujud Asymmetric Warfare (Perang Asimetrik) KONSPIRASI GLOBAL ASING ASENG yang mengunakan bonekanya untuk membeli hati rakyat dgn hadiah sertifikat tanah gratis Perang Asimetrik ini sdh mereka mulai sejak 1996 lalu. Tahun 2018 dan 2019 menjadinya puncaknya
Irene @IreneViena
7 Mereka dengan perhitungan matang seiring dengan tekanan ekonomi, sudah menyusun rencana matang perpindahan kepemilikan jutaan hektar tanah rakyat kepada aseng dan asing
Irene @IreneViena
8 Ratusan ribu "buruh kekar berambut cepak ASENG" sdh lama bekerja di puluhan proyek HUTANG ratusan triliun uang aseng di seluruh Indonesia, mereka siap membeli tanah dan properti rakyat pribumi karena sdh punya e- KTP NKRI Palsu
Irene @IreneViena
9 Proses jual beli jutaan hektar tanah rakyat itu akan melibatkan pihak ketiga. Mereka para aseng asing ber EKTP itu tidak perlu menunjukkan wajahnya sebagai pembeli Sebagian besar dari mereka juga nanti tidak unjuk wajah di TPS-TPS, tapi nama mereka dicatat sbg pemberi suara
Irene @IreneViena
10 Jika hasil pemilu pilpres 2019 nanti sesuai harapan, tahap selanjutnya mereka tinggal mengukuhkan legalitas   KEWARGANEGARAAN INDONESIA nya  yang sekarang sedang diurus oleh Cebong Betina yang juga pentolan komunis dari "Peternakan Kebo Gendeng"
Irene @IreneViena
11 Rakyat Indonesia tentu bertanya, apakah para pentolan cebong dari "Perternakan Kebo Gendeng" yang menjadi kolaborator, komparador, kolutor, dan operator "Konspirasi Global Aseng Asing" tidak memiliki jiwa nasionalisme hingga tega mengkhianati negara dan bangsa sendiri?
Irene @IreneViena
12 Pertanyaan dan rasa tidak percaya Rakyat terhadap pengkhianatan para pentolan cebong Peternakan Kebo Gendeng ini muncul karena rakyat lupa esensi ideologi komunis setelah puluhan paham terlarang ini 'mati suri' yaitu "INTERNASIONALISM". Komunisme tidak mengenal nasionalisms
Irene @IreneViena
12 Pertanyaan dan rasa tidak percaya Rakyat terhadap pengkhianatan para pentolan cebong Peternakan Kebo Gendeng ini muncul karena rakyat lupa esensi ideologi komunis setelah puluhan paham terlarang ini 'mati suri' yaitu "INTERNASIONALISM". Komunisme tidak mengenal nasionalisme
Irene @IreneViena
13 Esensi Komunisme= Internasionalisme Melampaui batas negara. Sesama komunis bersaudara Komunisme Internasional atau KOMINTERN Nasionalisme adalah musuh Komunisme Nasionalis musuh besar komunis Maka, Tokoh Nasionalis pun diserang komunis melalui isu Tampang Boyolali
Irene @IreneViena
14 Nasionalis - Agamis - Pancasilais adalah pilar kekuatan bangsa Indonesia. Selama beberapa tahun terakhir ini diserang habis2an, difitnah, ditindas, diadudomba, dikriminalisasi oleh para cebong komunis. Tidak ada paham di dunia ini yg lebih radikal daripada komunisme
Irene @IreneViena
15 Tidak ada komunis di negara mana pun yang berkuasa tidak melalui revolusi Para Cebong Komunis INDONESIA sedang menyiapkan revolusi Indonesia Menjadi jawaban atas pertanyaan impor ilegal ribuan senjata berat oleh Tuan Pemilik Peternak Kebo Gendeng, yg heboh tahun lalu
Irene @IreneViena
16 Sumber telik sandi mengungkap pengiriman cargo melalui kapal laut berisi ribuan senjata dari negara ASENG menuju ke Timor Leste Kapal itu singgah sebentar di sebuah pulau terpencil, terletak persis di titil segitiga antara Maluku-Papua-Timor Leste
Irene @IreneViena
17 Mungkin karena fokus mengamankan arus cargo berisi ribuan senjata dan amunisi ini yang menyebabkan Ratu Boneka Perikanan dan Kelautan tidak pernah serius mengelola institusinya 4 tahun berturut dia mendapat opini disclaimer dari badan pemeriksa kinerja dan keuangan negara
Irene @IreneViena
18 Rakyat bertanya, begitu kejikah para cebong komunis dan tuan pemilik perternakan kebo gendeng, hingga mengorbankan nyawa rakyat demi meraih kekuasaan? 7 jenderal mati dibunuh ibarat setetes air dari lautan 38 juta rakyat rusia mati dibantai 60 juta rakyat China dieksekusi
Irene @IreneViena
19 Maka apalah artinya seorang Novel Baswedan? Seorang Hermansyah, Taufik Kemas, Husni Kamil Manik, Eko Maulana, dan sederet korban jiwa yang luput dari perhatian rakyat Indonesia
Irene @IreneViena
20 Rakyat bertanya, kemana Polri - TNI kita? Jangan harap mereka, karena mereka juga sedang bingung gamang bertanya: "Kita mau kemana?" Lokomotif menarik gerbong Gerbong yang diberi minyak dan pelumas akan mengikuti kemana lokomotif yang menariknya, meski pun itu ke jurang
Irene @IreneViena
21 Rakyat bertanya, kemana DPR, DPD, MPR, Partai, Media, Kampus kita? Mereka semua orang pintar Orang pintar pasti mengamalkan ajaran dan prinsip Brutus, anak angkat terkasih Julius Cesar: "Selalu berpihak dan bersekutu dengan pihak yang kuat"
Irene @IreneViena
22 "Bahkan Tuhan pun membutuhkan Malaikat, apalagi Iblis dan setan". Ini prinsip politisi dan elit negeri ini Siapa pun penguasa, mereka butuh elit untuk menjalankan negara. Mereka butuh kaki tangan mencamplok kekayaan dan sumber daya NKRI
Irene @IreneViena
23 Operasi Tempel Bendera ISIS di kediaman HRS di Mekah, melengkapi puzzle yang membuktikan skenario besar Konspirasi Global Aseng mendudukkan Si Penista Agama Mulut Jamban di PUCUK Jika Pilpres 2019 berjalan sesuai rencana mereka, Pak Kyai itu hanya numpang lewat di Istana
Load Remaining (5)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.