Perang Saudara dan Perampokan Sadis di Depok pada Masa Kemerdekaan Baru Seumur Jagung by@vitaeges

jangan sampai perang saudara terjadi lagi
0
9th téh ody。 @srongwu

░▒▓█ Perjuangan █▓▒░

10/11/2018 10:47:37 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Tole Iskandar memiliki catatan perjuangan tertulis dalam Laskar Pemuda Depok. Laskar itu tersohor dengan sebutan Kelompok 21. Pada September 1945, diadakan rapat pertama kali di sebuah rumah di Jalan Citayam (sekarang Jalan Kartini), Tole berikut tujuh bekas anggota Heiho

10/11/2018 10:47:42 WIB
9th téh ody。 @srongwu

dan 13 anggota Pemuda Islam Depok mengadakan rapat dan diputuskan membentuk Barisan Keamanan Depok. Tole Iskandar akhirnya terpilih menjadi komandan. Merekalah cikal bakal perjuangan di Depok.

10/11/2018 10:47:43 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Ide pembentukan Barisan Keamanan Depok karena sehabis kemerdekaan situasi di sana tidak menentu. Semua hal berbau belanda dan tidak mau memasang bendera merah putih dianggap musuh.

10/11/2018 10:47:44 WIB
9th téh ody。 @srongwu

– barisan Tole Iskandar pada masa perjuangan pic.twitter.com/xgHaAxE6Z5

10/11/2018 10:47:47 WIB
Expand pic
9th téh ody。 @srongwu

Buntutnya, pecah insiden di Jalan Pemuda. Masyarakat kampung merebut semua harta melalui peristiwa Gedoran Depok. Mereka menawan para keturunan Belanda Depok ke Bogor.

10/11/2018 10:47:48 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Belanda Depok merupakan mantan pekerja Cornelis Chastelein. Mereka mendapatkan jatah harta warisan Cornelis berupa tanah untuk dikelola

10/11/2018 10:47:49 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Pekerja itu didatangkan dari Sulawesi, Kalimantan, Timor dan Bali. Cornelis kemudian membentuk 12 marga untuk mereka setelah penghapusan perbudakan pada 1714.

10/11/2018 10:47:50 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Dua belas marga itu ialah Laurenz, Loen, Leander, Jonathans, Toseph, Yakob, Sudira, Samuel, Sadok, Isac, Bakas, dan Tholence. Kini keturunan mereka umumnya tinggal di kawasan Depok Lama.

10/11/2018 10:47:52 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Kelompok 21 dipimpin Tole Iskandar mengumpulkan Belanda Depok di sebuah tempat dekat Stasiun Depok Lama agar tidak menjadi korban dendam terhadap Belanda. Tole juga ikut mengusir pendudukan Belanda di Depok dan terlibat perang di Kalibata serta Bogor.

10/11/2018 10:47:53 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Saat itu, senjata yang dimiliki Barisan Keamanan ini hanya empat pucuk carabine Jepang. Itu pun hasil rampasan dari polisi Jepang yang bertugas di Depok. Kolonel Samuan, salah satu tim penyusun sejarah perjuangan di Bogor, ke 21 orang ini diberi nama Kelompok 21.

10/11/2018 10:47:54 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Pada 15 Oktober 1945, di Bogor dibentuk BKR resimen II membawahi empat batalion, yaitu Batalion I Depok, Batalion II Leuwiliang, Batalion III Cileungsi, dan Batalion IV Kota Bogor.

10/11/2018 10:47:55 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Laskar Rakyat Depok (kelompok 21) yang dipimpin oleh Tole Iskandar langsung meleburkan diri ke dalam Batalion I Depok. Setelah batalion masuk di Depok, berpuluh-puluh pemuda Islam setempat mendaftarkan diri menjadi TKR.

10/11/2018 10:47:56 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Mereka berkali-kali menyerang pasukan Inggris di Pasar Minggu dan markas mereka di pabrik Sepatu Bata Jalan Kalibata Raya.

10/11/2018 10:47:57 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Saat terjadi pertempuran dengan tentara Belanda di perkebunan Cikasindu, Tole Iskandar gugur setelah sebelumnya melakukan penyerbuan di Bojonggede, melawan pasukan Gurkha di di Citayam dan Pabuaran.

10/11/2018 10:47:58 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Begitu hebatnya perjuangan Tole Iskandar, hingga ketika ia gugur merupakan pukulan berat bagi rekan-rekannya yang bertahun-tahun berjuang bersama.

10/11/2018 10:47:59 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Pada tanggal 16 Juni 1946, Depok diserang secara besar-besaran oleh tentara gabungan Inggris dan Belanda. Perjanjian Renville, 17 Januari 1948, Jawa Barat harus dikosongkan pejuang. Pasukan Siliwangi hijrah ke Jawa Tengah.

10/11/2018 10:48:00 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Untuk mengisi kekosongan pejuang di Jawa Barat, Jenderal Sudirman dan Tan Malaka berunding. Hasilnya, dibentuklah pasukan rahasia yaitu Devisi Bambu Runcing (BR) dibawah pimpinan Sutan Akbar (mahasiswa kedokteran yang mendirikan Angkatan Pemuda Indonesia (API) –

10/11/2018 10:48:01 WIB
9th téh ody。 @srongwu

bersama pemuda yang mondok di asrama menteng 31 sekarang Gedung Juang).

10/11/2018 10:48:02 WIB
9th téh ody。 @srongwu

11 Oktober 1949, Bambu Runcing mengeluarkan maklumat yang menentang seluruh perundingan dengan Belanda karena menilai seluruh hasil dari perundingan-perundingan tersebut hanya merongrong dan menggerogoti cita-cita kemerdekaan. Mereka menginginkan kemerdekaan 100 %.

10/11/2018 10:48:04 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Mau tak mau mereka berhadap-hadapan dengan republik yang masih seumur jagung. Seteru semakin menjadi-jadi menyusul pemberlakuan Restrukturisasi dan Rasionalisasi (RERA) di tubuh angkatan bersenjata.

10/11/2018 10:48:07 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Perang saudara meletus. Daerah yang dikuasai Bambu Runcing bergolak, termasuk Depok. Bambu Runcing Depok yang dipimpin seorang jawara bernama Sengkud bermarkas di Bulak Garong (sekarang Perumahan Pesona Kahyangan). Sengkud tersohor.

10/11/2018 10:48:08 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Sebelum memimpin Bambu Runcing dia pernah bergabung bersama Pertahanan Desa (PD). Pramoedya Ananta Toer, sastrawan legendaris itu juga pernah aktif di Pertahanan Desa.

10/11/2018 10:48:09 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Depok pun mencekam. Pembunuhan terjadi hampir setiap hari. Laskar rakyat yang tadinya bergerilya menggencarkan serangan sporadis terhadap pasukan penjajah berubah menjadi perampok yang sadis.

10/11/2018 10:48:10 WIB
9th téh ody。 @srongwu

Hanya saja yang dirampok orang-orang yang dianggap berseberangan dengan mereka, tiap malam ada saja yang digedor pintu rumahnya.

10/11/2018 10:48:11 WIB
Load Remaining (1)

Comment

No comments yet. Write yours!