0
sumantri suwarno @mantriss
Saya ingin mendukung Pak Jokowi dengan cara benar -- karena Pak Jokowi adalah bagian dari rangkaian perjalanan panjang kebenaran2 berikutnya.
Effendi @eae18
@mantriss Baca buku ini dulu Mas 👇 kalau mau bicara kebenaran. Itu untuk anak semester 1. Minimal buku ini bisa jadi pengantar agar cara berpikirnya logis. Jangan malu terus belajar ya Mas meski usia sudah setengah abad. pic.twitter.com/6t4wZh477V
Expand pic
sumantri suwarno @mantriss
@eae18 Sudah lama punya... mungkin 5 tahun lalu....
Effendi @eae18
@mantriss Sudah lama punya tapi gak dibaca, yo podo ae Mas.
sumantri suwarno @mantriss
Beda ilmu dan pengetahuan ada di Bab I ya Mas @eae18 di buku itu. Saya agak lupa.... tahun 2015 ini twitnya. Jadi baca bukunya mungkin 2012an... twitter.com/mantriss/statu…
sumantri suwarno @mantriss
@eae18 @AlvinSalam_N Iya situ sudah tua.... Tua itu bukan keunggulan 🤣🤣 Bener nggak Bang ilmu dan pengetahuan dibahas di Bab I... ? Saya bener2 lupa....
Effendi @eae18
@mantriss Bab 1 Ke Arah Pemikiran Filsafat Mas. Poinnya Ilmu dan Filsafat. Bab 2 baru Dasar-dasar Pengetahuan.
sumantri suwarno @mantriss
@eae18 Berarti ingatanku masih lumayanlah.... Jadi jgn nyuruh2 baca buku lagi... wkwkwkkkk...
Effendi @eae18
@mantriss Ingatannya tak tepat Mas. Bab 2 baru dasar-dasar pengetahuan. Disuruh baca karena klaim kebenaran itu Mas.
Effendi @eae18
@mantriss @AlvinSalam_N Bukti bahwa tua itu keunggulan itu, sudah terang benderang Mas. Buktinya saya yang baca 32 tahun lalu dan sampeyan lima tahun lalu, memorinya lebih kuat saya. Dorrr.
sumantri suwarno @mantriss
@eae18 @AlvinSalam_N Sampeyan baru cek malam ini.... Buku sampeyan itu terbitan baru. Punya saya warna abu2 covernya.....
Effendi @eae18
@mantriss @AlvinSalam_N Buku saya rapi Mas. Gak jaya sampeyan. Semua disimpan di rak yang terjaga. Sudahlah. Soal logika berbahasa, sampeyan podo karo Jokowi. Ra jelas blassssssssssss
sumantri suwarno @mantriss
@eae18 @AlvinSalam_N Maksudnya yg bgmn Mas? Pertama jelas situ keliru -- urusan buku yg ringan itu. Anak2 non sastra dan filsafat biasa saja baca buku begituan. Bukan sesuatu yg istimewa.
sumantri suwarno @mantriss
@eae18 @AlvinSalam_N Kedua mengenai syarat kebenaran. Saya belum jawab kok sampeyan sudah salahkan. Bertentangan dengan syarat kebenaran yg sampeyan baca dari buku itu. Wis bal2an wae -- daripada debat buku.
Effendi @eae18
@mantriss @AlvinSalam_N Buku ringan tapi menuntun cara berpikir. Situ salah dalam membangun logika. Makanya belajar yang benar kalau nulis.
Effendi @eae18
@mantriss @AlvinSalam_N Soal kebenaran itu respon dari twit sampeyan. Jadi tak perlu dijawab. Alur berpikir di twit itu keliru. Apalagi dikaitkan dengan Jokowi yang gemar berbohong. Nalar berbahasane piye toh Mas.
sumantri suwarno @mantriss
@eae18 @AlvinSalam_N Itulah kehebatan sekaligus kesalahan sampeyan Mas. Terburu2 menilsi tanpa mau diskusi.... Sampeyan harus elaborasi dulu konteksnya. Disamakan persepsinya, baru diskusi. Dosen tdk boleh cupet memotong dan menghakimi pikiran orang.
Effendi @eae18
@mantriss @AlvinSalam_N Coba cara berpikirnya yang tertib Mas. Bagaimana mungkin Jokowi itu rangkaian kebenaran-kebenaran berikutnya? Belum terjadi kok sdh ada diktum kebenaran berikutnya. Bjimanaa sih. Wah sdh bawa3 profesi. Saya dri tadi gak bawa status loh. Oke sy balas. Situ cebong gak punya otak.
sumantri suwarno @mantriss
@eae18 @AlvinSalam_N Itulah kesalahan sampeyan. Pikiran utama kalimat itu adalah : saya ingin mendukung Pak Jokowi dengan cara benar. Kenapa tiba2 muncul twit itu? Karena saya pribadi kurang suka pola2 demo Boyolali itu. Itu konteksnya.
sumantri suwarno @mantriss
@eae18 @AlvinSalam_N Kedua -- karena buat saya cara yang benar mendukung Jokowi akan memberi (mempengaruhi/membentuk) kebenaran pada masa pemerintahannya. Dan juga berlanjut pada orang2 berikutnya yang saya dukung. Saya harus optimis memdukung orang benar dgn cara benar.
sumantri suwarno @mantriss
@eae18 @AlvinSalam_N Saya dan situ punya subyektivitas sendiri atas kebenaran dari politisi dan atau proses politik. Tidak usah lalu bawa2 buku filsafat dan tanpa tahu konteks personal menghakiminya. Sesuatu yg saya blm pernah lakukan ke sampeyan.
Effendi @eae18
@mantriss @AlvinSalam_N Kalimat sampeyan itu kalimat deduktif. Ide utama diletakan di awal. Dalam kalimat deduktif ada kalimat penjelas. Kalimat penjelas ini lebih khusus. Di ujung kalimat itu, pengkhususnya soal Jokowi. Sayang sekali gak nyambung logika kalimatnya.
sumantri suwarno @mantriss
@eae18 @AlvinSalam_N Ayo jika msu ssma2 diuji kebenaran menurut buku yg sampeyan baca itu. Koherensi, korespondensi, pragmatis? Bisa jungkir balik kita sama2 tuding2an bahwa Prabowo dan Jokowi sama2 tak memenuhi syarat kebenaran.
Effendi @eae18
@mantriss @AlvinSalam_N Jangan lompat. Menulis kalimat deduktif saja keliru logikanya. Mau lari ke soal lain. Apa hubungannya dengan Prabowo? Di twit situ, tak ada kata Prabowo. Inilah sampeyan. Kalau terdesak, bawa-bawa objek lain. Gak pernah tertib berpikirnya.
Load Remaining (15)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.