1
Login and hide ads.
KEB @Emak2Blogger
Holah, Emak-emak bloger di mana pun beradah~~ #MakminSpesialisMalam sudah balik lagi ke dapur, mau ajak Emak2 buat ngulik blog lagi πŸ™ŒπŸ™Œ
KEB @Emak2Blogger
Kemarin kita udah sedikit melihat apa saja yang harus kita lakukan untuk #MembuatKonten yg enak dicerna--yang krispi, renyah tapi ga garing. Etdah. πŸ˜†
KEB @Emak2Blogger
Yang ketinggalan, boleh simak lagi dengan menelusur tagar #MembuatKonten yah. Tapi, tenang, Mak. Soal #MembuatKonten ini belum akan selesai kok. Kita akan membahasnya SEBULAN PENUHπŸ’ͺπŸ’ͺ
KEB @Emak2Blogger
Tuhh~~ Sebulan penuh, Mak. Puas deh ya. Kita akan breakdown satu per satu poin2 dalam #MembuatKonten kemarin lo~ Makanya jangan sampe ketinggalan deh kalau #MakminSpesialisMalam udah masuk dapur yah~
KEB @Emak2Blogger
Nah, untuk yg pertama ini kita akan bahas mengenai #KerangkaBerpikir atau outline, Mak. Gimana sih caranya membuat outline artikel blog yg baik itu? Outline yg bisa benar2 bantu kita #MembuatKonten yg renyah dan krispi, ga garing dan kentang?
KEB @Emak2Blogger
Sebelumnya nih, outline yg kayak gimana sih yg mesti kita buat tuh? Yg kek gini ya, Mak: 1. Poin utama 1 - poin pendukung - poin pendukung 2. Poin utama 2 - poin pendukung - poin pendukung 3. Poin utama 3 dst? #KerangkaBerpikir
KEB @Emak2Blogger
Mehhhh ~~~ Membosankan sekali, Mak 😁 Dan, model #KerangkaBerpikir kayak gini tuh, nggak membuat kita terhindar dari konten yg nanggung, yang kurang informatif.
KEB @Emak2Blogger
Alih2, mending Emak bikin #KerangkaBerpikir yg lebih bisa membantu Emak merumuskan dan merencanakan konten yg oke. Caranya gimana?
KEB @Emak2Blogger
Nih, kalau Emak bingung bagaimana membuat #KerangkaBerpikir utk membantu kita menulis artikel di blog, maka cobalah dengan membuat outline mind mapping.
KEB @Emak2Blogger
Pikirkan satu ide besar (the big idea) yg menjadi topik artikel yg ingin ditulis. Dalam 1 artikel, hanya ada 1 ide besar ya, Mak. Jangan sampai ada 2. Kalau ada 2 ide besar, ya pecah saja menjadi 2. #KerangkaBerpikri
KEB @Emak2Blogger
Lhaaa~~~ Kok typo hesteknya yak? 😭😭😭
KEB @Emak2Blogger
Gakpapa deh. Lanjut~ Ide besar ini juga seharusnya hanya berupa frase tak lebih dari 3-4 kata saja. Ide besar belum pasti menjadi judul ya. Ingat nih, Mak. #KerangkaBerpikir
KEB @Emak2Blogger
Nah, kemudian breakdown si ide besar ini dengan 5W 1H--yaitu What, Where, When, Who, Why, dan How. Ilustrasinya yg sederhana begini, Mak. #KerangkaBerpikir pic.twitter.com/pTxHumqCTv
 Expand pic
KEB @Emak2Blogger
Tentu saja tak perlu semua elemen terjawab, karena tergantung dengan si ide besarnya sendiri. Tapi mindmapping dengan 5W 1H ini bisa banget membantu kita utk membuat konten yg komprehensif, lengkap, dan informatif.
KEB @Emak2Blogger
Tadi typo, sekarang lupa kasih tagar. Haelah, Makminnnn~~ *brb minum air mineral segalon*
KEB @Emak2Blogger
Gak papa, Mak. Itu karena Makmin terlalu semangat sharing, meski sepi2 aja di sini. Yah, kita lanjutkan saja soal #KerangkaBerpikir ini yes? Mari kembali ke mindmapping 5W 1H.
KEB @Emak2Blogger
Hayuk, kita lihat satu per satu. WHAT. Biasanya mengacu pada definisi. Jadi misalnya nih, ide besarnya adalah tentang Postpartum depression. Nah, apa sih postpartum depression itu? Yg ngalamin tuh bakalan melakukan apa, atau merasakan apa? #KerangkaBerpikir
KEB @Emak2Blogger
Nah, dari poin WHAT ini bisa saja kita pecah lagi, Mak. Misal, postpartum depression adalah depresi pascamelahirkan. Lalu, yg apa itu depresi sendiri? Karena depresi kan ada banyak jenisnya. #KerangkaBerpikir
KEB @Emak2Blogger
Nah, boleh saja kalau Emak mau menjelaskan jg mengenai depresi ini. Tapi jaga supaya jgn terlalu banyak. Sekilas saja, agar nggak OOT. Segera balik ke PPD-nya. #KerangkaBerpikir
KEB @Emak2Blogger
Itulah salah satu fungsi #KerangkaBerpikir, Mak. Bisa melengkapi tulisan kita, sekaligus menjaga kita supaya stay on track, nggak OOT ke mana-mana.
KEB @Emak2Blogger
WHERE Ini bisa berkaitan dengan efek nih, Mak, kalau soal PPD. Misalnya kalau mengalami PPD, efeknya ke mana saja? Apa saja yg terpengaruh? #KerangkaBerpikir
KEB @Emak2Blogger
Kalau si ide besarnya ttg hal lain, bisa saja berupa tempat. Misalnya di mana awal kejadian berlangsung? Atau, ke mana tujuan kita melakukan hal-hal yg akan dibahas? #KerangkaBerpikir
KEB @Emak2Blogger
WHEN Kapan PPD bisa mulai terjadi? Kapan kita bisa mulai mendidik anak untuk toilet training? Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Bromo? Tanggal berapa biasanya perayaan adat dilaksanakan? #KerangkaBerpikir
KEB @Emak2Blogger
Yes, WHEN adalah soal waktu: waktu terbaik, maksimal waktu atau batasan waktu, jangka waktu atau durasi juga termasuk di sini. #KerangkaBerpikir
KEB @Emak2Blogger
WHO. Misalnya kalau di PPD ya, siapa yg bisa mengalaminya? Siapa yg bisa menolongnya? Untuk hal lain, bisa saja pertanyaannya berupa siapa yg bertanggung jawab? Siapa yg melakukan? Siapa objeknya? #KerangkaBerpikir
Load Remaining (19)
Login and hide ads.