2
Login and hide ads.
dr. Jiemi Ardian @jiemiardian
Jadi bahasan kita hari ini akan mengambil rujukan dari buku karangan Nicolas Groth dengan Judul "Men Who Rape" Selain buku ini ada banyak jurnal dan buku lain, tapi ini salah satu yg termudah dipahami Boleh Google sendiri literatur lain, katanya biar cerdas bersosmed pic.twitter.com/OLxv6RM7sC
 Expand pic
dr. Jiemi Ardian @jiemiardian
Apakah jika seorang seseorang yang diperkosa tidak melawan maka artinya dia menikmati? Apakah jika seseorang yang diperkosa orgasme maka artinya dia menikmati? Bagaimana dunia kedokteran melihat ini? Yuk baca utas ini pelan-pelan sebelum nyalahin korban ya.
dr. Jiemi Ardian @jiemiardian
Ketika penyintas pemerkosaan diwawancarai, mereka sering melaporkan "tidak bisa bergerak" pada saat kejadian. Apakah mereka ga sadar? Ya sadar penuh, tapi ga bisa bergerak. Ga usah diperkosa, perempuan dipinggir jalan yang diremas payudaranya itu akan "tidak bisa bergerak"
dr. Jiemi Ardian @jiemiardian
Ketika seseorang mengalami ketakutan secara ekstrim, maka tubuh punya mekanisme pertahanan diri; tonic immobility Apa itu? Berupa ketidakmampuan tubuh bergerak SAMPAI ancaman bahaya berlalu. Dan ini adalah reaksi biologis tubuh, kita tidak bisa memilih untuk tidak demikian
dr. Jiemi Ardian @jiemiardian
Ketika rasa takut itu begitu memuncak, amygdala (salah satu bagian otak) membajak otak kita yang lain sehingga kita tidak bisa bergerak, namun tetap sadar penuh! Bisa bayangkan betapa mengerikannya? Kamu ingat detil kejadian pemerkosaan itu tapi ga bisa bergerak. Bayangin dulu..
dr. Jiemi Ardian @jiemiardian
Orgasme pun bisa terjadi pada saat pemerkosaan, walau korban tidak menikmati. Orgasme itu reaksi fisiologi tubuh, bukan psikologis saja. Ga percaya kalo orgasme itu biologis? Coba aja kamu diikat di pohon lalu dioral sama nenek nenek. Pasti ereksi dan ejakulasi juga
dr. Jiemi Ardian @jiemiardian
Jadi jelas ya, korban pemerkosaan yang diam itu bukan karna suka. Dan jelas orgasme nya korban juga bukan karna suka Dilihat dari sudut pandang manapun, harusnya pelaku yg disalahkan, tapi kenapa kita sering menyalahkan korban? Bener bener ga masuk akal buat saya
dr. Jiemi Ardian @jiemiardian
Saya tersinggung jika ada yang bilang "Kucing kalo dikasi ikan pasti dimakan". Saya ga serendah itu, dikasi cewe cakep terus memperkosa. Menurut saya kalimat tadi sangat merendahkan laki-laki. Tapi kok ya banyak laki-laki malah membenarkan diri dgn analogi "kucing dan ikan"
dr. Jiemi Ardian @jiemiardian
Saya menolak laki laki disejajarkan "kucing dan ikan", seakan saya tidak memiliki kontrol terhadap seksualitas saya sendiri. Bayangin kalau dokter memperkosa pasien yg telanjang? Betapa brengseknya kan? Apa masih berani bilang "Kucing dikasi ikan"?
dr. Jiemi Ardian @jiemiardian
Laki laki bukan Kucing kelaparan, wanita bukan ikan untuk dimakan Pemerkosaan bukan tentang kucing memakan ikan Pemerkosaan itu tentang pelaku kriminal yang memakan korban Korban ga salah, pelaku yang salah Jangan dibolak balik *Karena udah malam, maaf kalau banyak tipo ya
Ami Rasyida @rasyidaRAR
@jiemiardian Betul sekali Dok, terima kasih kultwitnya. Semoga budaya victim blaming secara perlahan bisa berkurang dengan banyaknya suara 🙏
Irene @IreneIsabella2
@jiemiardian Pernah ada kasus dimana laki2 Indo memperkosa wanita bule, terus cwo2 disekitar lingkungan itu ngomong klo mereka ragu cwe itu diperkosa secara bule kan hidupnya bebas (sex). Pdhal cwenya udh trauma dg kejadian. Masih banyak yg menganggap enteng perihal pemerkosaan.
alejandro @R_sei_
@jiemiardian Stereotip yang seperti ini membuat saya malu menjadi manusia. Terkadang ada saja yang berkoar-koar menuntuk kesetaraan gender tapi kasus pemerkosaan saja masih melihat 'gender' bukan siapa yang menjadi pelakunya. Sungguh info yang sangat menarik.
Kak Ica @shantylisa
@jiemiardian Betul. Saya melihat orang ditodong di seberang jalan saja sudah diam membeku kok. :'((
dr. Jiemi Ardian @jiemiardian
@rasyidaRAR Saya juga gemes banget sama victim blaming mbak. Ga kelar kelar bahas kaya gini
Morningstar @atiluyaimme
@shantylisa @jiemiardian Duuuh... Pernah alami ini, sewaktu masa sma nampak tangan maling dijendela kosan :(
Debi 🐇 @giellbert
@jiemiardian Apalagi korbannya perempuan dan perempuan juga ikut menyalahkan dengan alasan itu pakaiannya terbuka blablabla
Hikma Setiawan @HKMsetiawan
@jiemiardian Pemerkosaan Perempuan dianiaya secara mental dan fisik Direnggut kesuciannya
aullll @ada_tigaa
@jiemiardian Pernah waktu kecopetan jam 3 pagi turun dr bus di daerah pulogadung. Itu bener bener bikin trauma. Ya emg gabisa ngomong bahkan diem takut padahal liat tau itu copet.
diw 🌹 @sukaultraman
@jiemiardian Sedihnya gara gara konsep "kucing dan ikan" ini manusia jadi mati rasa memahami mana yang salah dan mana yang benar, mana yang harus dibela dan mana yang harus diberi penghakiman :(
dande ❀ @serenisty
@jiemiardian Lebih mirisnya lagi kalo yg ngejudge korban tu dari wanita juga.. Padahal harusnya sesama wanita itu saling ngedukung..
Vic Tantri 🍁 @victantri1509
@jiemiardian Konsep kucing dan ikan pernah diucapkan salah satu pemuka agama di televisi dok. Miris sekali. Seolah2 laki2 kalo disodorin cewek gak bakal nolak, krn itu emang kodratnya. Semua pria ngangguk2 dengerinnya, seolah jd pembenaran. Sy jg tersinggung disamain dgn ikan. Sy kan manusia
🌹🌹🌹 @Kianikani
@jiemiardian Mbak aku juga pernah di dekap gitu sama tetangga bapak2 mba aku berontak dan nangis. Untung ada mbak aku yg satunya cepet lihat krn dia yg marah marahin tu bapak... sedih klo ingat kejadian itu mba aku nangis
Load Remaining (27)
Login and hide ads.