Add to Favorite
0
Login and hide ads.
Intan Kemala Sari @kemalasari531
Wow, baru kali ini kena body shaming sama @GrabID pas mau jalan ke kantor pagi2. Parahnha lagi diupload di grup komunitas. Gila, salah apa gw ya? pic.twitter.com/iY7d7dnxGx
 Expand pic
 Expand pic
Grab Indonesia @GrabID
@kemalasari531 Hai Kak Intan, mohon maaf ketidaknyamanannya, sesuai dengan pembicaraan sebelumnya, mengenai laporan Kakak sudah kami terima dan segera kami tindaklanjuti untuk memberikan sanksi tegas sesuai dengan kode etik yang berlaku di Grab. Terima kasih -Irfan
Intan Kemala Sari @kemalasari531
@GrabID Terima kasih. Ditunggu itikad baiknya utk selesaikan dgn benar.
Bima Putra @bimtut
@kemalasari531 @mouldie_sep @GrabID Mbaknya g bikin salah. Mungkin kang drivernya kecewa aja IMO drivernya bisa aja rugi krn shockbreaker bocor atau mati. Plus saya yakin skrg drivernya udah jadi pengangguran. Kasian. Tapi y g bener juga drivernya kyk gitu. Tapi tetep kasian. Hilang sumber penghidupan.
fany @fanyajh
@bimtut @kemalasari531 @mouldie_sep @GrabID Maka dari itu.. Jagalah lisan.. Jagalah lidah.. Jagalah mulut Mereka tidak bertulang, namun mematikan seseorang dengan ucapan Yuk #stopbodyshamming
Bima Putra @bimtut
@fanyajh @kemalasari531 @mouldie_sep @GrabID Setuju. Cuitan barusan g membenarkan kelakuan drivernya. Tapi juga ngerti perasaan drivernya ketika harus boncengin yg (maaf) over weight. Saya udah ngalamin soalnya. Boncengin temen yg mirip mbaknya. Sungkan nolak. Paling abis itu besoknya terpaksa beli shock baru kalo rusak
fany @fanyajh
@bimtut Yes saya paham. Smoga kalo mw menolak boleh menolak halus, dan juga saling kerjasama satu sama lain. Misalkan mbak nya mengerti dan tidak ada viral k medsos karna alasan cancel 😊 intinya saling kerjasama.. Mas cancel nya dgn bahasa enak dan mbak nya harus bisa mengerti
Bima Putra @bimtut
@fanyajh Semoga twitnya viral dan convo ini dibaca banyak orang biar saling ngerti antara penumpang n driver bener² terjadi di manapun ☺️☺️
Eko Purwadi @eko_adhi
@kemalasari531 @CeritaTranspOL @GrabID Saya pernah kena juga mbak bahasanya lebih tsadis, "bapak sadar diri dong badan segede Bagong naik grab pakai promo" dan habis dia selesai antar saya kasih bintang lima dan uninstall aplikasi nya
badut ancol @havefungomel
@bimtut @fanyajh Hi bima.saya pernah diantar driver yang over weight,saya dudukpun tidak nyaman..tetapi itu tidak membuat saya menghinanya kuda nil/memberi rate kecil/membatalkan order. Dan apakah driver yg over weight tdk merusak motor?Berkompromi atas nama empati harus berjalan 2arah :)
Bima Putra @bimtut
@havefungomel @fanyajh Bagus mbak. Jangan body shaming pada siapapun, ndak bagus. Kondisinya menurut saya beda. Masnya overweight dan dengan sadar menggunakan kendaraannya SENDIRI beserta dengan segala resikonya. Untuk mbaknya bisa sangat leluasa. Kalau g nyaman, ya dicancel aja.
badut ancol @havefungomel
@bimtut @fanyajh Hehe...kendaraan sendiri yang dibayar oleh penumpangnya yakan?jadi penumpang berhak nyaman...atau menurut mas penumpang trima apapun kondisinya?kalaupun saya cancel maka saya baru saja menghilangkan rejeki org lain bukan?again,no xcuse for body shaming :)
Bima Putra @bimtut
@havefungomel @fanyajh Ga juga. Setau saya para driver itu udah punya motor sebelum melamar jadi driver. Jadi yg dibayar penumpang adalah jasanya, bukan kendaraannya. Udah ditulis sih, penumpang sangat leluasa. Penumpang g pernah harus terpaksa naik kendaraan ojol tertentu kalo g suka.
Bima Putra @bimtut
@FF_CoWets @havefungomel @fanyajh Menanggung segala resiko ada di setiap aspek. Termasuk ketika memilih menjadi personal yg over weight. Demi g melanggar batas beban motor, konsekwensi overweight harusnya adalah bersedia g jadi penumpang ojol motor. Mobil boleh.
Aziz @NurAziz_
@kemalasari531 @permaitika @GrabID Saya selalu dapet ibu yang (maaf) mungkin berat badannya seperti mbaknya. Si ibu ngeluh karena kalo order selalu dicancel driver. Sampai akhirnya saya bilang ke si ibu kalo ada perlu apa-apa hubungi saya aja, gapapa, nanti saya jemput, Grabnow aja. Si ibu seneng Alhamdulillah :)
Lili🌼 @nutterbutterr
@kemalasari531 @GrabID Driver salah udh ngambil foto orang tanpa izin, itu ga boleh dan dishare pulak ke salah satu sosial media yang penggunanya bisa berjuta-juta. Terus caption dari drivernya ituloh. Hati siapa yang ga sakit membacanya?
sekarmelati @ristyardhini
@nutterbutterr @kemalasari531 @GrabID Benar, driver tidak berhak menyebarkan foto itu, apalagi diimbuhi komentar yang menyakitkan
lia septiani @septianiii
@bimtut @havefungomel @fanyajh Masnya gagal paham, maksud mbanya bukan penumpang bayarim cicilan motornya kali, tp penumpang naik motornya kan bayar. Ngono maksudnya. Again, no excuse for body shaming.
omnakalaja @omnakalaja_
@bimtut @havefungomel @fanyajh aihh sampe debat yee... klo mnrt gw sih, persoalannya adalah (maaf) sebutan kuda nil kpd si mba nya. Siapapun pasti akan tersinggung ketika fto kita dipublish sembarang disertai dengan sebutan yg ga pantas.
omnakalaja @omnakalaja_
@bimtut @havefungomel @fanyajh Dan gw pun yakin seyakin"nya, JIKA entah istri, adik/kakak ceweknya, ibunya si driver diperlakukan seperti itu, pasti si driver pun akan marah semarah-marahnya...
Afat Muchtazi @AfatMuchtazi
@bimtut @havefungomel @fanyajh Gw punya saudara yg kaya Mbak.. Ngeliat foto di posting di grup dan ada kata binatang nya gw gak setuju... Dan untuk Mas @bimtut gak langsung gitu juga kalo shock motor ente rusak gara2 boncengin orang yg over weight.. Mungkin shock ente aja yg udah harus di ganti...
Bavarian @marmmuut
@bimtut @havefungomel @fanyajh Intinya begini lah biar gampang. Motor std itu sanggup bawa 120-150 kg. Jd kalo ada driver beratnya 75-80. Ada sisa masimal berat penumpang + bawaan. Ya sekitar 75kg. Jika melebihi itu ada resiko tertanggung oleh pemilik motor. Ini tentang keselamatan n kenyamanan.
Aziz @azirizky
@septianiii @bimtut @havefungomel @fanyajh saya setuju sama masnya. iya memang bayar tapi enggak sebanding penghasilan yg diterima dengan resikonya (shock breaker yg rusak) tidak membenarkan untuk body shaming lho ya
King of Coins @helobenny
@azirizky @septianiii @bimtut @havefungomel @fanyajh IMO, urusan spare part motor rusak itu udah risiko kerjaan. Kalau ga siap atau ga mau kendaraannya rusak, sebaiknya ga usah jadi driver ojol. Dan lagi, no excuse for body shaming.
Load Remaining (2)
Login and hide ads.