0
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Rezim SBY Jumlah Pengangguran Tak Sebanyak Jokowi pic.twitter.com/xa6QEx7Mrc
Expand pic
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Survei di beberapa lembaga menyebutkan jumlah pengangguran mengalami penurunan di zaman Jokowi-JK. Namun itu hanya sebatas hitungan lembaga survey yang kevalidannya perlu diipertanyakan pic.twitter.com/0Avhct4FSv
Expand pic
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Badan Pusat statistik merilisi jumlah kemiskinan dari tahun 2012 hingga 2018. Terlihat, penurunan yang begitu besar terjadi disaat SBY memimpin NKRI selama dua periode 2004-2014 #biru14 pic.twitter.com/gQoQ1TgoYT
Expand pic
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Tak terlepas dari penerimaan besar-besaran serta pengangkatan tenaga serta guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dibeberapa tempat. Terlebih tingkat pengangguran yang terjadi di desa. #biru14 pic.twitter.com/4nHnzUd3d5
Expand pic
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Namun kini, jumlah formasi serta kesempatan untuk diangkat menjadi PNS pun sirna atas penderitaan tenaga serta guru honorer yang nasibnya belum jelas. pic.twitter.com/3745if5hf8
Expand pic
Darman Fauzi @darmanfauziii05
BPS mencatat, tingkat pengangguran di desa Agustus kemarin di angka 4,04 persen atau naik dari posisi yang sama tahun lalu 4,01 persen #Biru14
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Padahal, dimasa kampanye lalu, Jokowi berjanji untuk mengangkat para tenaga honorer untuk jadi PNS jika dirinya terpilih di Pemilihan Presiden 2014 silam. #Biru14 pic.twitter.com/V84J827UNN
Expand pic
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Namun kini, kondisinya berbalik karena jumlah jumlah pencari kerja terus meningkat dari tahun ketahun dan menjadikan permasalahan ini menjadi isu menarik untuk mengkritik pemerintahan Jokowi-Jk hingga masa jabatan berakhir di 2019 mendatang. #biru14 pic.twitter.com/pzrqZQLs46
Expand pic
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Berikut rilisan Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai angka pengangguran terbuka di Indonesia per tahun 2012 saat itu mengalami penurunan sekira 0,89 juta orang. #biru14
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Artinya, Susilo Bambang Yudhoyono berhasil membawa penurunan signifikan dalam kurun waktu Maret 2011 hingga Maret 2012 yang Jumlahnya diangka 29,13 juta atau 2,96 persen selama satu tahun. #biru14
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Selama memimpin, SBY sudah mencatatkan hasil memuaskan selama Maret 2011-2012, penduduk miskin di perkotaan berkurang sebesar 399,5 ribu orang. Sedangkan di pedesaan berkurang 487 ribu orang. #biru14
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Di Maret 2013 saat itu kembali mengalami penurunan sebesar 0,52 juta orang dibanding September 2012. Di mana pada September 2012 jumlah penduduk miskin sekitar 28,59 juta orang, sementara pada Maret 2013 hanya sekitar 28,07 juta orang. #biru14
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Nah, kini kita coba bandingkan penurunan kemiskinan di zaman Jokowi Cs di tahun 2017. Dimana BPS mencuatkan terjadinya penurunan angka kemiskinan pada September 2017. #biru14
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Artinya, sejak Jokowi –Jk dilantik hingga tiga tahun bertugas (2017) hanya mampu menurunkan jumlah kemiskinan sebesar 1,19 juta dibanding Maret 2017 #biru14
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Disini jelas terlihat, tidak ada pergerakan penurunan berarti dari total masyarakat miskin di Indonesia mencapai 26,58 juta atau 10,12 persen dari jumlah penduduk. #biru14
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Menurut rilis tersebut, penurunan jumlah penduduk miskin dibandingkan dengan kondisi Maret 2017 yang sebesar 27,77 juta orang atau 10,64 persen. Jika dibandingkan dengan September 2016 ada penurunan dari 27,76 juta warga (10,70 persen) ke 26,58 juta (10,12 persen). #biru14
Darman Fauzi @darmanfauziii05
Sedangkan hasil survey di Agustus 2018 turun jika dibandingkan dengan Agustus 2017. Angka pengangguran terbuka per Agustus 2018 sebesar 5,34% atau setara 7,001 juta orang. #biru14

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.