0

Seorang TKI Asal Majalengka Dihukum Mati di Arab Saudi
Inin Nastain
Selasa, 30 Oktober 2018 - 11:34 WIB

MAJALENGKA - Kabar duka datang dari salah satu TKI yang bekerja di Arab Saudi. Tuti Tursilawati, warga Blok Manis RT/RW 01 Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, telah dihukum mati di negara tempatnya bekerja.

Hukuman mati yang diterima Tuti tersebut setelah pada 2011 silam yang bersangkutan divonis qishos pascadituduh membunuh ayah majikannya.

"Tanggal 29 Oktober jam 09 telah dimakamkan. (Tuti divonis) hukuman mati, qishos," kata Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Lalu Muhammad Iqbal saat memberi kabar kepada pihak keluarga, Selasa (30/10/2018).

Namun, sebelum dieksekusi, pihak pemerintah Indonesia tidak diberi tahu terlebih dahulu. Terkait hal itu, jelas dia, pihaknya akan melakukan protes kepada Pemerintah Arab Saudi.

"Kami protes, karena kami nggak dikasih tahu (rencana eksekusi). Keluarga juga akan difasilitasi untuk bisa ziarah ke Arab Saudi," jelas dia.

Kronologis Hukuman Mati Terhadap Tuti

Liputan6.com, Jakarta: Setelah tragedi Ruyati binti Satubi yang dipancung di Arab Saudi, satu lagi tenaga kerja Indonesia yang terancam hukuman mati. Namanya Tuti Tursilawati dari Desa Cikeusik, Sukahaji, Majalengka, Jawa Barat. Berikut kronologis kejadian yang menimpa Tuti.

Tuti diberangkatkan ke Arab Saudi oleh PT Arunda Bayu pada 5 September 2009 dan dipekerjakan di keluarga pengguna (majikan) Suud Malhaq Al Utaibi, Kota Thaif. Tuti sebagai TKI penata laksana rumah tangga menggunakan jasa agensi di Arab Saudi yaitu Adil for Recruitment.

Pada 11 Mei 2010, Tuti diketahui melakukan pembunuhan terhadap Suud Malhaq Al Utibi dengan cara memukulkan sebatang kayu kepada Suud di rumahnya. Pemukulan dilakukan oleh Tuti karena tindak pelecehan seksual oleh majikannya.

Atas peristiwa pembunuhan itu, Tuti kemudian kabur sekaligus membawa uang senilai 31.500 Real Saudi berikut satu buah jam tangan dari rumah keluara majikannya. Pelarian Tuti berakhir setelah ditangkap aparat kepolisian setempat.

Dalam pemeriksaan oleh penyidik badan investigasi kepolisan setempat pada 18 Mei 2010 yang didampingi pihak Konsulat Jenderal RI Jeddah, Tuti mengakui seluruh perbuatannya. Atas perbuatannya Tuti ditahan di penjara Kota Thaif sampai saat ini.

Proses peradilan terkait kasus Tuti telah berjalan hingga akhir di samping melibatkan peran Lembaga Ishlah Wal-`afwu (lembaga perdamaian dan pemaafan) sebagaimana lazimnya berlaku di Arab Saudi untuk mengupayakan perdamaian dengan keluarga korban.

Melalui pengacaranya keluarga korban telah mengajukan permohonan kepada otoritas pengadilan di Arab Saudi supaya dilaksanakan hukuman mati (qishash) terhadap Tuti Tursilawati setelah berakhirnya musim haji tahun 2011.

Dijelaskannya, proses hukum TKI kelahiran 6 Juni 1984 itu saat ini tengah memasuki fase-fase akhir. Kepastikan vonis mati terhadapnya tinggal menunggu kesediaan maaf dari keluarga korban.(JUM)

Wahyu Susilo @wahyususilo
Khashoggie dimutilasi, Tuti Tursilawati dieksekusi 😥😭 pic.twitter.com/wNPuIYoAza
Expand pic
Sophia Zenoth @Gerimiskinyis2
@wahyususilo Barusan ngobrol ma orang yg lama stay disana, dia lg pikir2 utk keluar dr Arab Saudi krna kebijakan pemerintah skrg beda bngt (arogan) terutama utk para imigran, jd seolah ngusir secara halus dgn penerapan pajak yg tinggi..dia cerita juga kasus kashogie..ngeri dngrnya
🏕️Robin🍜 @adekdedees
@wahyususilo MBS gegayaan sok moderat aslinya mah srigala berbulu domba like father like son semoga lekas kena azab mati disemprot minyak panas wadaw!
Rendang Crispy @senimankapiran
@wahyususilo Pak @jokowi kira2 berani gk mengecam dan memboikot arab saudi sebagaimana dia lakuin ke israel
Abdur @mhdabdur__
@wahyususilo jabar.sindonews.com/read/2379/1/se… Untuk kronologi kasusnya sbmi.or.id/2018/03/kronol… Geram juga kalau langsung main eksekusi tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
A. Amin @AlmawardiAmin
@wahyususilo @yunartowijaya Alasan mengapa saya tidak mau membelanjakan duitku buat orang Saudi Arabia. #HAM
Mr. Luke @rizbakri
@dhani_dorayaki @kswndaru @22Similikiti @senimankapiran @nimidnec @wahyususilo @jokowi Sayangnya mereka juga kaya raya. Mungkin mereka tidak butuh uang kita saat ini. Tidak begitu efektif untuk sebuah boikot.
Tunggal Pawestri @tunggalp
Dear all, asal tahu saja ya, pada tanggal 29 Oktober kemarin pemerintah Saudi MENGHUKUM MATI satu pekerja migran kita TANPA pemberitahuan pula ke pemerintah dan keluarga. Jahat banget! إنّا لله وإنّا إليه راجعون twitter.com/wahyususilo/st…
EmeryOut @HendyNugraha78
@tunggalp hmmm Negara nggak mengenal HAM ! Btw respon pemerintah RI piye ?? Cc @TodungLubis @kicaunuri
rakyat jelata @boediwee
@wahyususilo @inasinam Yang disini malah ada yg suka ke arab araban, asal arab dianggap suci Parah abis !!!
Du Erisdar @SaviraHelmi
@Metro_TV RIP Tuti Tursilawati 👼 Selamat jalan perempuan tangguh ✊ 'Dieksekusi Saudi tanpa notif ke Pemerintah Ind' metrotvnews.com/amp/4KZnxzJK-a…
Negeri Dagelan @dagelan88
@Metro_TV Inilah bukti yg dapat dianalogikan dgn tenaga kerja China berjubel jubel masuk Indonesia dan Visa Bebas berkunjung EraJokowi, seandainya benar membuka lapangan kerja diIndonesia sesuai janji Jokowi TKI diluar negeri sdh kembali dan selamat dari hukuman mati
Andang Mukti @AndangMukti1
@Metro_TV Lebih penting Jalan TOL dibanding nyawa Warga Negara.. Ya TOLOL
Rendang Crispy @senimankapiran
@rizbakri @dhani_dorayaki @kswndaru @22Similikiti @nimidnec @wahyususilo @jokowi Kaya raya apaan, harga minyak jatuh mereka kalang kabut, kalender jd masehi demi pengiritan, aramco go public, andalannya cm jamaah haji
🅸🅽🅾🆃 @ToniAchmad
@senimankapiran @rizbakri @dhani_dorayaki @kswndaru @22Similikiti @nimidnec @wahyususilo @jokowi Kalo mau boikot, pak @jokowi mesti nyiapin lapangan kerja buat TKI. Dan disitu saya merasa sedih.. 🙄
@IG Sofyan99 @sopian333351
@wahyususilo HRS sbg tamu kehormatan kerjaan yg di undang langsung ama raja arab moga bisa minta penjelasan langsung ama raja arab. Amin. TAKBIR
bekzilla @duck_duckone
@Gerimiskinyis2 @wahyususilo iya. biaya untuk dependents (anak/istri) disana gede. tahun lalu 100riyal/bulan/orang. tahun ini 200. tiap tahun naik terus sampai 2 tahun lagi 400. Perusahaan2 pun diwajibkan memperkerjakan warga negara sana sebanyak berapa persen gitu. soalnya mereka kebanyakan pengangguran
Load Remaining (8)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.