1

Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara perihal 30 nyawa warga melayang di kolam bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur. Jokowi mengingatkan, perusahaan tambang wajib reklamasi. Di sisi lain, Gubernur Kaltim Isran Noor menyebut kematian 30 orang di lubang bekas tambang, sudah nasib.

URL merdeka.com Gubernur Kaltim sebut sudah nasib 30 warganya tewas di kolam bekas tambang batu bara | merdeka.com Dimintai komentar sikap Pemprov Kaltim dan dia sebagai Gubernur, soal korban jiwa hingga 30 orang di kolam bekas tambang batu bara, Isran mengaku prihatin.
JATAM @jatamnas
Seperti inilah Gubernur Kaltim, Isran Noor, hasil dr Pilkada yg menelan uang rakyat (APBD) hingga 350 miliar rupiah. 30 nyawa melayang di kubangan maut batubara, hanya prihatin dan menyerahkan semuanya pada nasib. Yah. Begini memang nasib kalau cuma jadi tunggangan oligarki. pic.twitter.com/ucllbclS8B
Dragono Halim @DragonoHalim
Masih masalah “lama”, ketika lubang bekas galian tambang batu bara di Kaltim menjadi danau, dan ada yg tenggelam. IN: Gubernur Kaltim KP: Kaltim Post Dari @thomaswirya pic.twitter.com/kQQ6Z07SX5
Expand pic
Nicholas Setiawan @nichoosetiawan
@jatamnas Salut sama wartawan yang bisa tetap tenang dengar jawaban macam begini, gua sih ga akan bisa sesabar ini denger jawaban macam bgini dari seorang 'gubernur' yg mengabdi untuk rakyat
Elsa M. Panjaitan @eltzcha
@jatamnas Ya ampun pak baru juga kepilih pak jadi gubernur udah githu jawabannya. gimana selanjutnya.. huufth
Hanafi @Hanafi3009
@jatamnas @SamarindaUpdate Ada pertanggungjawaban dunia akhirat jawabannya. Saya kira itu sdh cukup mewakili apa yg akan beliau lakukan.
EddSuk @edd_suk
@jatamnas OMG, shame on you Pak, gw warga KalTim turut prihatin dgn jawaban bapak. Gimana mau siapin solusi, laah beritanya baru tau pas wartawan nanya, jumlah korban selama ini jg gak tau, please read newspaper to update
Hermanis Buatan @Hermanss26
@jatamnas Gak ngerti lagi. Cuma bisa geleng-geleng kepala sambil elus dada nahan emosi.
Veliana Septiawati @pelivelianas_
@jatamnas Emosi gua denger jawaban bapaknya. Cukup dengan "prihatin" terus bilang "udah nasibnya dia". Gaada kata kata lain yang lebih enak di denger apa yak. Padahal langsung sleding aja tuh sama wartawannya

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.