0
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Teh Sariwangi yg legendaris itu akhirnya pailit dan kolaps. Utangnya 1 triliun lebih. Gak sanggup bayar. Kemungkinan kesalahan prediksi bisnis. Invest gila2an ternyata pasarnya nggak sebesar yg diduga. Bisnis tak selamanya seenak secangkir teh hangat di pagi hari.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Kerjasama dg Unilever yg dulu dilakukan hanya sebatas akuisisi merk. Bukan seluruh bisnis dibeli. Jadi mayoritas operasional bisnis tetap ada dalam kendali Sariwangi sendiri. Belum tau ke depannya bgm nasib brand teh celup Sariwangi.
Didi Arifianto @didiarifianto
@Strategi_Bisnis Saya lebih suka Tong Tji dan 2 Tang, min. Teh nya lebih punya karakter
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Sariwangi perusahaan yg blm go public. Jadi data2 keuangan mereka tak ada yg dipublish ke luar. Yg pasti, utangnya 1 triliun lebih dan sdh nyerah gak sanggup bayar. Gaji karyawan sdh sering telat dibayarkan.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Investasi besar2an dilakukan di aspek perkebunan. Yakni dalam soal irigasi kebun tehnya. Targetnya produksi teh bisa naik signifikan. Ternyata gagal. Investasi ratusan miliar buat teknologi irigasi kebun teh jd sia2. Jadi masalahnya di aspek produksi. Bukan pemasaran.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Sekali lagi masalah utama Sariwangi ini ternyata ada dalam aspek produksi perkebunannya. Mrk mungkin salah strategi dlm kelola produksi perkebunannya. Kolaps akhirnya. Kalo dari aspek pemasaran, mrka masih oke.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Pelajarannya kejatuhan perusahaan bisa krn : 1. Pemasaran produknya nggak laku. 2. Produksi yg kalang kabut Sariwangi ini kayaknya yg kedua. Penjualan oke2 saja. Namun manajemen produksi perkebunannya kurang bagus. Salah lakukan investasi produksi.
Woki Bin Smith @Soengkawa
@didiarifianto @Strategi_Bisnis Kalo di pecel lele pke teh apa ya gan? Koq kayaknya uenak bnget, suueggger gitu๐Ÿ˜‚
jangan datang atau @titipsalamm
@Soengkawa @didiarifianto @Strategi_Bisnis teh cap bendera mas, jaman saya kecil bapak dan ibuk saya nyetok itu buat nge teh pagi ๐Ÿ˜
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Klarifikasi dari Unilever. Intinya brand Sariwangi tetap akan eksis. Yg produksi bisa pabrik lain. Bukan pabrik sariwangi yg sdh bangkrut. Dulu yg dibeli Unilever memang brand-nya. Brand Sariwangi. Bukan pabriknya. So relax. Teg Celup Sariwangi akan tetap eksis. pic.twitter.com/1DOrtUd1QQ
Expand pic
detikcom @detikcom
Sariwangi Pailit Gara-gara Utang Menggunung, Berapa Jumlahnya? detik.id/VpNSn6 via @detikfinance pic.twitter.com/ytNi0WWPnZ
Expand pic
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Brand Sariwangi ini emang bagus sejak dulu. Makanya brand-nya dibeli Unilever. Mirip dg Kecap Bango yg brand-nya jg dibeli Unilever. Krn brand-nya yang dibeli, maka penjualan Sariwangi akan tetap jalan meski pabrik pembuatnya kolaps. Unilever bisa segera cari supplier lain.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Pelajaran lain : brand lbh utama daripada pabrik. Brand Coca Cola atau AQUA lbh mahal daripada harga ribuan mesin pabrikasinya. Pabrik Sariwangi boleh pailit. Tapi brand Sariwangi tetap terjaga baik dibawah naungan Unilever.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Tentu saja akan ada impaknya bagi Unilever. Tak mudah menemukan supplier teh lain dg segera. Apalagi yg punya kapasitas besar dan mutu konsisten. Pasti penjualan teh Sariwangi akan terganggu krn pasokan akan langka.
Mochamad Syadam S @MochSyadam
@detikcom @detikfinance Ini pasti Perkebunannya yg pailit, brand nya sih kaga. Emang perkebunan teh anjlok bgt akhir2 ini, sampe ada perkebunan tempat dulu ku kerja dalam setahun untungnya 2 bulan doang, sisanya rugi ๐Ÿ˜…
Maya Soffa @mayasoffa
@detikcom @detikfinance Ini teh kantong Bunda sari murni Yang rasanya Enak sekali Semua suka Aromanya nikmat Bikin kita jadi semangat..
anaherhilda @idanaher
@titipsalamm @Soengkawa @didiarifianto @Strategi_Bisnis Nah, ini. Ini enak banget, mas. Menurut saya.. Tapi susah carinya. Apalagi yg celup. Saya minta ibu mertua buat kirim dari Riau ke Jawa kalo lagi kangen sama rasanya.
Mochamad Syadam S @MochSyadam
@Strategi_Bisnis Ini pasti Perkebunannya yg pailit, brand nya sih engga karena emang dibeli Unilever. Emang perkebunan teh anjlok bgt akhir2 ini, sampe ada perkebunan tempat dulu ku kerja dalam setahun untungnya 2 bulan doang, sisanya rugi ๐Ÿ˜…
๐Ÿผ๐Ÿผ๐Ÿผ @FerynotPery
@HermawatiEvi @detikcom @detikfinance Itu yang pailit pabrik produsen teh-nya mba, untuk brand mah dipegang Unilever jadi tinggal nyari pabrik lagi aja buat suplay teh-nya
Lisa Fahranie @fahraniee
@detikcom @detikfinance Lebih seneng sama teh ini sih, aroma sama rasanya lebih endeus gitu pic.twitter.com/XWJ7amldAq
Expand pic
Expand pic
Load Remaining (108)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.