0
Adv Budi Satria @AdvokatBS
1. Seorang professor doktor, ilmuan terkenal, mantan rektor dan deputi wapres, penerima banyak penghargaan internasional, ternyata bisa bias dlm menganalisa sesuatu peristiwa yg dituangkan ke melalui tulisannya. Saya sungguh tak menyangka, begitukah jalan pikiran ilmuan kita? pic.twitter.com/KYVkscFmVa
Expand pic
Adv Budi Satria @AdvokatBS
2. Ketika seorang Ratna Sarumpaet berbohong. Bohongnya bukan bohong biasa. Dia (dan pihak lain) merekayasa kebohongan itu sedemikian rupa, dlm waktu yg cukup sehingga kebohongan RS sdh dianggap cukup sempurna utk dijadikan sebuah kasus yg dijeratkan kepada dirinya & pihak lain
Adv Budi Satria @AdvokatBS
3. Pihak lain dimaksud di sini adalah elit politik tertentu yg diharapkan mengalami kerugian sbg dampak dari kebohongan Ratna. Saya tdk prejudice bahwa hanya saya dan segelintir orang yg waras di republik ini, yg dapat melihat bgmn kasus ratna dikontruksikan sedemikian rupa
Adv Budi Satria @AdvokatBS
4. Pada setiap penyelidikan sebuah kejahatan, protap atau SOP penyelidik pasti mencari jawaban: apa? mengapa? Bgmn? Siapa? Kapan? Apa dan kapan, sdh dapat jawabannya Bgmn, siapa, mengapa? Masih misteri Nalar dan akal sehat menuntun kita pada jawaban
Adv Budi Satria @AdvokatBS
5. Untuk apa Ratna mesti berbohong? Utk apa ia harus melakukannya pada waktu tertentu dan setelah bertemu orang2 tertentu dan setelah respon/reaksi orang2 tertentu itu disampaikan ke publik Utk apa ratna menjebak mereka dgn melacurkan integritas & reputasinya Siapa menyuruhnya?
Adv Budi Satria @AdvokatBS
6. Hanya orang tidak waras yg menilai apa yg dilakukan ratna merupakan spontanitas Ratna melakukan serangkaian perbuatan yg disusun secara rapi, dgn target orang2 tertentu, yg KEBETULAN sedang menjadi Capres dan timses Hanya orang bodoh yg tdk dapat menduga motif sang sutradara
Adv Budi Satria @AdvokatBS
7. Namun, saya tdk dalam kapasitas menilai seorang Prof DR, Ilmuan, aparat, media dll sebagai oknum bodoh. Mungkin mereka hanya khilaf. Mereka lupa. Lupa menggunakan akal sehatnya bahwa kebohongan ratna pasti disetting oleh pihak yg diuntungkan dari kerusakan yg ditimbulkan Ratna
Adv Budi Satria @AdvokatBS
8. Sejak 2011, seiring dgn munculnya fenomena Mukidi, perlahan namun pasti Indonesia memasuki jaman jahiliyah. Jaman kebodohan. Jika sebelum Rasulullah lahir, bayi perempuan yg lahir langsung dikubur hidup2 Kini di era Mukidi, akal sehat dan nalar rakyat dipaksa dikubur hidup2
Adv Budi Satria @AdvokatBS
9. Jika aku harus berperang melawan seluruh dunia untuk mempertahankan kebenaran, aku pasti akan melakukannya !!

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.