Berperang Melawan Cermin by @bang_dw

Chirpified
678 View 0 comments
Add to Favorite
0
Login and hide ads.

Berperang Melawan Cermin

Pilpres 2019, adalah pilpres pembuktian, mengapa disebut pilpres pembuktian? Bagi dua konsestan yang bersaing, ini adalah waktunya pembuktian

Bagi pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, pilpres 2019 adalah masa untuk pembuktian terutama kepada sosok Capres Prabowo Subianto

Pilpres 2019 menjadi ajang pembuktian bagi capres Prabowo Subianto bahwa dirinya bukanlah sosok capres abadi

Sudah menjadi keharusan dan mungkin menjadi kewajiban bagi partai koalisi pengusung Prabowo Subianto untuk memenangkan pilpres sekaligus menjadikan sosok yang selama ini disebut sebagai “capres abadi” akhirnya benar terpilih menjadi presiden RI ke-8

Ajang pembuktian yang mungkin juga bisa menjadi pengujian terakhir mesin politik yang selama ini mengusung nama Prabowo Subianto, karena pada pilpres selanjutnya yaitu pilpres 2024 bukan lagi masa elektabilitas Prabowo Subianto menjadi capres

Pertarungan akhir yang bisa sekaligus menjadi pertempuran pamungkas bagi sosok Prabowo untuk mencatatkan namanya layak menjadi presiden RI dan bukan lagi hanya menjadi “capres abadi” yang namanya muncul di tiap hajatan demokrasi lima tahunan

Lalu bagaimana dengan pasangan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin? Apa yang harus menjadi pembuktian dalam pilpres 2019

Pada pilpres 2019 ini, Jokowi bertarung bukan lagi dari posisi penantang, tetapi kini dari posisi sebagai petahana

Sebagai petahana atau incumbent, sosok Jokowi akan lebih banyak berperang dengan cermin, dimana kinerja serta janji selama memimpin akan menjadi cermin pembuktian bagi dirinya

Pada pilpres 2019, bagi petahana adalah ajang berperang melawan cermin kinerja dan janji, bagaimana pembuktian antara kedua hal tersebut dengan hasil dilapangan

Petahana akan ditempatkan dalam posisi untuk dinilai dan di evaluasi

Sosok Jokowi bukan lagi hadir dalam kondisi diri “From nothing to something” lagi, tetapi dari posisi “something to something”, saatnya dinilai dan di evaluasi

Bahan pengujiannya pun dari kinerja selama periode lima tahun memimpin negeri ini

Apakah Jokowi mampu membuktikan pada pilpres 2019, bahwa dirinya telah sesuai dengan janji kampanye 2014 sehingga berhak dipilih kembali pada pilpres 2019

Kalau ternyata pada akhirnya pilpres 2019 menjadi ajang pembuktian bagi kedua konsestan, sudah seharusnya rakyat berpikir dan memilih cerdas

Apakah akan kembali berharap pada sosok Jokowi untuk pembuktian dirinya kembali bisa menjadi presiden di periode ke-dua dengan kondisi kinerja yang sudah dikerjakan sebagai petahana

Atau memilih arah baru bangsa bersama Prabowo Subianto sebagai presiden RI, sekaligus membuktikan serta membantu mencatatkan nama Prabowo Subianto sebagai presiden RI ke-8 dan bukanlagi sosok “capres abadi”

Jadi, pilpres 2019 adalah ajang pembuktian, termasuk pembuktian bagi seluruh rakyat Indonesia bahwa pada pilpres 2019, persatuan Indonesia adalah hasil akhir yang disepakati bersama

Berpolitik secukupnya, basudara selebihnya

Bang dw

Sumber : www.dw-opini.home.blog

Login and hide ads.