0

Dalam kunjungannya ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sandiaga menjanjikan kemudahan perizinan perikanan, khususnya untuk pembuatan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI).

Sandiaga Salahuddin Uno @sandiuno
Perizinan yang sulit yaitu SIPI (Surat Izin Penangkapan Ikan) dirasa sangat membebani para nelayan untuk mengembangkan usahanya. Proses perizinan harus kita disederhakan dan tidak memakan waktu, karena Tempat Penangkapan Ikan Karangsong ini menyumbang 62% perikanan di Jawa Barat. pic.twitter.com/DwHpgTqdGY
Expand pic

Namun pernyataan Sandiaga Uno tersebut dibantah oleh menteri Susi Pudjiastuti

Story Kembali 'Ngamuk' Pada Sandiaga Uno Soal Perijinan Nelayan, Menteri Susi Pudjiastuti "Apa.. Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti geram dengan ucapan calon Wakil Presiden Sandiaga Uno. 1577 pv
URL industri.bisnis.com 67 Sandiaga Janjikan Pangkas Izin Perikanan, Susi: Baca Dulu Undang-undangnya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastiti angkat bicara terkait pernyataan calon wakil presiden nomor urut 2 Sandiaga Uno yang berencana memangkas birokrasi dalam perizinan yang dinilai menyulitkan nelayan.

Tak lama setelah disemprot menteri Susi,Sandiaga Uno meralat ucapannya yang sempat berjanji untuk mempermudah perizinan nelayan dalam berlayar dan menangkap ikan. Ia mengakui bahwa di bawah kepemimpinan Susi Pudjiastuti, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah memberi kemudahan bagi nelayan. Sandiaga mengungkapkan, saat mengunjungi kampung nelayan di Indramayu beberapa waktu lalu, ia hanya mencoba menangkap aspirasi dari masyarakat.

URL KOMPAS.com 23395 Ralat Ucapannya, Sandiaga Akui Kinerja Susi Luar Biasa - Kompas.com Sandiaga mengakui bahwa di bawah kepemimpinan Susi Pudjiastuti, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah memberi kemudahan bagi nelayan.
Mohamad Guntur Romli @GunRomli
Ralat Ucapannya, Sandiaga Akui Kinerja Susi Luar Biasa kom.ps/AFyhv2 alhamdulllah, kebuka terus, untung baru cawapres, kok salah mulu, dr tempe setipis kartu ATM, 100 ribu dapat cabe & bawang, kasus hoax Ratna smpe minta maaf massal.... Amit2 deh klau benar2 jadi nih
Rizma Widiono @RizmaWidiono
Ralat Ucapannya, Sandiaga Akui Kinerja Susi Luar Biasa Bikin HOAX biar heboh..lalu ralat.., begini terus gayanya... Pencitraan yg MENJIJIKAN. Optimis #2019JokowiMarufAmin infopresiden.com/2018/10/ralat-…
Fachry Badry @fachryB
@GunRomli @hendrawarmanr Gak gitu juga. Damage has been done. Dan itu tujuannya. Audience nelayan yg kemarin dia bicara di depan mereka kan belum tentu lihat pernyataan maafnya. Tapi nelayan2 tsb sudah kadung mendapat info palsu, mereka punya keluarga dan komunitas, dan info palsu itu tentu sudah beredar

Budian Sudjatmiko pun ikut angkat bicara soal ralat Sandiaga tersebut.

Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) @budimandjatmiko
Ini bagian dr strategi. Sdh saya ungkap kemarin di @QA_MetroTV: buat klaim palsu & ralat lagi..buat klaim palsu & ralat lagi dst. Trump saja buat 8 kali klaim palsu PER HARI. Diralat lagi. Sengaja u/ merusak rasa percaya orang shg akhirnya pemilih malas mikir twitter.com/RizmaWidiono/s…
Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) @budimandjatmiko
Dgn sering membuat klaim palsu & meralatnya mrk berharap orang lama2 tdk percaya pd apapun...
Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) @budimandjatmiko
Ketidakpercayaan rakyat pemilih pd apapun ini terjadi krn mereka menuduh lawannya berbohong spt mrk. Bedanya: "kami minta maaf". Dlm hal ini mrk menang 1 langkah
Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) @budimandjatmiko
Yg dirusak dlm kampanye "buat klaim palsu & meralat" berkali2 ini adalah LOFC batang otak yg berfungsi menyerap banyak informasi kompleks sblm membuat keputusan apapun
Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) @budimandjatmiko
Dgn LOFC otak rusak, pemilih2 akhirnya bilang gini: "sudahlah gak usah mikir yg rumit2. Pilih aja yg orangnya keren. Yang 'guwe banget!' atau 'yg 1 kelompok (agama/suku dll) dgn kita' ". Di situlah kewarasan dirusak. Dan ini gak ada hubungannya dgn IQ !!
Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) @budimandjatmiko
Dari sana statistik, infografik, analisis makro (bagi petahana) & visi misi/program capres/cawapres manapun dll jadi tdk lagi ampuh memengaruhi pemilih yg sdh dirusak LOFC-nya...
Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) @budimandjatmiko
Pemilih akan lebih ingat "tempe setipis kartu ATM", "emak2", "emak2 dianiaya" (tp yg ini sdh kita gagalkan). Jika klaim2 palsu yg lain tdk kita gagalkan, celotehan2 tadi yg akan diingat pemilih di TPS. Mau IQ rendah atau tinggi!!
Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) @budimandjatmiko
Bgm menghadapinya? Ada 2 cara: 1. Bagi klaim palsu yg menjurus pidana (spy "Nenek Ratna yg emak2 dianiaya") bisa diurus scr hukum (sdg berlangsung) 2. Bagi yg bkn tindak pidana & sdh minta maaf (spt fitnah Sandi ke bu Susi) atau tempe kartu ATM, lebih rumit
Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) @budimandjatmiko
Saya berpendapat tipe klaim palsu yg ke 2 (yg lbh ringan tp jauh lebih sering & intensif merusak LOFC otak pemilih), memulihkannya bukan dgn data atau infografis semata tp dgn metafor yg etis, estetis (dlm hal ini menghibur) & logis (ditunjang data)
Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) @budimandjatmiko
Karena mayoritas pemilih Indonesia tradisinya adalah menonton & mendengar (bukan membaca), maka TV atau youtube jd sangat penting drpd data2 infografis yg statis
Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) @budimandjatmiko
Karena itu pakailah metafor2 utk melawan serbuan klaim palsu yg ringan tp intensif dlm merusak LOFC pemilih2
Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) @budimandjatmiko
Nah dari 3 unsur metafor (yg etis, estetis & logis), mana yg harus ditonjolkan?
Budiman Sudjatmiko (IG: budimaninovator) @budimandjatmiko
Dalam situasi normal, tonjolkan sisi etis dr metaformu. Dalam menghadapi orang2 yg lebih rasional, tonjolkan sisi yg logis (masuk akal) dr metaformu
Load Remaining (8)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.