0
Abdullah Azwar Anas @AzwarAnas_A3
Dari Festival Gandrung Sewu kemarin. Bangga makin banyak anak muda cinta seni-budaya bangsa. pic.twitter.com/j1EVi5kjsJ
abner sarlis tindi @abnertindi
@a_azwarnas Selamat untuk pegelaran Festival Gandrung Sewu. Semoga Banyuwangi semakin jadi destinasi favorit tourism.
Hidaman Yusuf @yusuf_hidaman
@a_azwarnas Bangga sekali kami selaku warga Banyuwangi tercinta dg tumbuhnya cinta Budaya d kalangan para pemuda pemudi Banyuwangi
NUR ISNANIYAH @isnanitah
@a_azwarnas terima kasih P bupati @a_azwarnas telah menjadikan bwi lebih baik& lebih di kenal pokok nya bwiπŸ‘πŸ‘πŸ‘
Vivin @Vivin57664449
@a_azwarnas @banyuwangi_kab Budaya ttp hrs di jaga untuk kelastarian anak cucu bangsa
asepapit @asepapit
@a_azwarnas @Raden_Atmadja Kereeeeennnnn πŸ˜€πŸ˜€πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘
joni_b @joni_budiawan
@a_azwarnas sampe merinding liatnya pengen kembali ke Banyuwangi....
Abdullah Azwar Anas @AzwarAnas_A3
Festival Gandrung Sewu hari ini. Atraksi wisata sekaligus upaya meregenerasi pelaku seni-budaya. #PesonaGandrungSewu pic.twitter.com/88zgJlB8FJ
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Djiddun@zza @djiddunazza
@a_azwarnas Istimewa....maju terus banyuwangi dalam segala hal.
Vhan @VhanJoel77
@a_azwarnas @banyuwangi_kab Isun deleng lewat yutub bae kang, kerono adoh umah isun kang #jember

Namun, ditolak FPI gelaran ke-8 yang melibatkan 1300-an penari gandrung, tarian tradisional Banyuwangi

detikcom @detikcom
Ormas Islam Banyuwangi Tolak Gelaran Festival Gandrung Sewu 2018 detik.id/V5xLPE pic.twitter.com/lZqFEesvEo
Expand pic

Ormas Islam di Banyuwangi menolak digelarnya kegiatan Festival Gandrung Sewu 2018. DPW FPI Banyuwangi mengeluarkan surat pernyataan sikap yang tertuang dalam surat No. 0003/SK/DPW-FPI Banyuwangi/II/1440 Tertanggal 11 Oktober 2018. Ketua DPW FPI Banyuwangi H Agus Iskandar membenarkan adanya pernyataan sikap tersebut.

"Benar, Itu pernyataan sikap kami. Maksudnya adalah kami mengingatkan agar kita tidak diazab oleh Allah karena mengumbar kemaksiatan seperti itu. Kejadian bencana di Palu harus menjadi cermin bagi kita warga Banyuwangi," ungkap Agus kepada wartawan, Kamis (18/10/2018).

Dalam konteks ini, kata Agus, pihaknya hanya ingin mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat terkait dengan kemaksiatan.

"Kami hanya mengingatkan. Soal mau diterima atau tidak, ya terserah. Menurut saya, bupati sebagai pemegang kebijakan, kan bisa mencari yang lain yang lebih santun untuk memajukan Banyuwangi," tandasnya.

dove @dhanieldove
@detikcom wani ta ngruduk festival ......kkkkkkk...arep di uncali sandal sak kabupaten kapok...
Aresh Kha @Ms_Kartikasari
@detikcom Apalagi loh, kmrn Jogja skrng Banyuwangi.
Paulus K. Wisnumurti @penjebarsmangat
@detikcom Gak usah digagas, kesenian ya kudu dilestarikan.
Minho @RanggaLupaLagi
@detikcom lagi lagi ormas itu.. Mohon jangan bawa agama ini kesenian tradisional Indonesia yang harus dilestarikan
MCK 212 ~ Monyet Cabul Kabur @DenmasBedj0
@detikcom Lha wong cuma FPI yang nolak, kok dibilang ormas Islam yang nolak. Wartawan kacrut!
Load Remaining (21)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.